Rabu, 21 Februari 2018
  • Home
  • Peristiwa
  • Angkat Kearifan Lokal, 1.500 Peserta dan Tokoh Dunia Hadiri World Culture Forum 2016 di Bali
pilkada beritasumut.com

Angkat Kearifan Lokal, 1.500 Peserta dan Tokoh Dunia Hadiri World Culture Forum 2016 di Bali

Rabu, 12 Oktober 2016 12:33:00
BAGIKAN:
beritasumut.com/ist

Beritasumut.com-Sekitar 1.500 peserta dan tokoh-tokoh dunia telah memberikan konfirmasi untuk menghadiri Forum Budaya Dunia atau World Culture Forum (WCF), yang digelar di Nusa Dua, Bali, 10 – 14 Oktober ini, dengan mengangkat tema “Culture for an inclusive sustanaible planet”, atau pembangunan yang berkelanjutan melalui kebudayaan.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy mengatakan, forum ini merupakan perhelatan budaya berskala internasional yang diselenggarakan sebagai wujud mengenalkan kebudayaan Indonesia ke kancah dunia.

“Melalu WCF ini diharapkan dapat mengangkat kearifan lokal menuju level global, melalui perangkat teknologi ramah lingkungan yang mendukung pembangunan berkelanjutan,” kata Muhadjir melalui situs Kemdikbud beberapa waktu lalu.

Penyelenggaraan WCF 2016 ini, jelas Mendikbud, akan dihadiri lebih dari 1500 peserta dan tokoh-tokoh dunia, di antaranya menteri-menteri kebudayaan negara sahabat, perwakilan NGO, dan partisipan yang bergerak di bidang kebudayaan.

Selain itu, akan hadir sebagai pembicara dalam simposium, yakni Ridwan Kamil (Walikota Bandung), Aleta Baun (Kepala Desa Mollo, NTT), Celio Turino (Culture Points, Brazil), Jill Cousins (Dirut Europana), Shinsuke Ota (Japan Water Agency), Wayan Windia (Ahli Subak), hingga Desi Anwar (CNN Indonesia).

Mendikbud menjelaskan, WCF dalam pelaksanaannya nanti akan membahas isu-isu strategis, dan rekomendasikan kebijakan untuk pengembangan budaya dunia yang berkelanjutan, khususnya yang berkaitan dengan perdamaian, kemakmuran, pelestarian, dan pengembangan kualitas hidup tingkat tinggi peradaban global.

“Untuk pelaksanaan simposium ini, para pembicara akan membahas beberapa sub tema WCF 2016,” kata Muhadjir seraya menyebutkan, Bali dipilih sebagai lokais penyelenggaraan WCF karena pertimbangan Bali sebagai pusat kegiatan diskusi tentang pembangunan kebudayaan.(BS01)

T#g:Pahlawantokoh nasional
ceritasumut.com
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
  • 6 hari lalu

    Djarot: Ayah Selalu Berpesan Ziarahi Makam Pahlawan Tak Dikenal

    Beritasumut.com-Terik matahari terasa sangat menyengat di kulit. Namun tak menghalangi langkah pasangan Djarot Saiful Hidayat dan Sihar Sitorus unt

  • 2 minggu lalu

    Tokoh Nasional dan Sejumlah Kepala Daerah Hadiri Peresmian Perpustakaan Larfan Pane di Sipirok

    Beritasumut.com-Sejumlah tokoh nasional  dan kepala daerah di wilayah Tapanuli Raya  yang meliputi, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel),

  • 2 bulan lalu

    Ketua DPD RI Irup Upacara Pemakaman Alm AM Fatwa

    Beritasumut.com-Ketua DPD RI DR H Oesman Sapta menjadi Inspektur Upacara (Irup) upacara pemakaman tokoh nasional H AM Fatwa, di Taman Makam Pahlawa

  • 2 bulan lalu

    Jasa Guru Tidak Bisa Dinilai dengan Apa Pun

    Beritasumut.com-Walikota Medan diwakili Asisten Ekonomi Pembangunan, Ir Qamarul Fattah MSi memberi penghargaan kepada guru-guru terbaik pilihan dar

  • 3 bulan lalu

    Tengku Erry Berterima Kasih Larfan Pane Jadi Pahlawan Nasional

    Beritasumut.com-Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Tengku Erry Nuradi menyampaikan ucapan terimakasihnya kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang tel

  • Copyright © 2010 - 2018 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.