Gaya Hidup

Medan Butuh Penambahan Hutan Kota


Medan Butuh Penambahan Hutan Kota
beritasumut.com/ilustrasi

Beritasumut.com - Sebagai kota metropolitan Kota Medan hendaknya tidak mengabaikan ketersedian Ruang Terbuka Hijau (RTH). Selain untuk memperbaiki iklim mikro, nilai-nilai estetika, meresap air, menciptakan keseimbangan dan keserasian lingkungan fisik Kota, juga untuk mendukung keanekaragaman hayati Indonesia.

Akademisi sekaligus pengamat Perkotaan DR Darwin Effendi Lubis, mengatakan saat, ini Kota Medan memiliki Hutan Kota yang tersebar di Kecamatan Medan Baru (Taman Beringin), Kecamatan Medan Johor (Bumper Pramuka Cadika), Medan Polonia (Hutan Kota CBD Polonia), Medan Tuntungan (Kebun Binatang dan Hutan Kota), Medan Johor (Kanal Sungai Deli),  dan Medan Labuhan (Hutan Kota).

"PP No 63 Tahun 2002 menyatakan bahwa luasan hutan Kota minimal 10 persen dari total wilayah Kota. Hutan kota di Kota kita ini hanya seluas 108,4 hektar atau sekitar 4,09 persen dari luas minimal yang disyaratkan yaitu seluas 2.651 hektar," ujar Darwin kepada beritasumut.com, Minggu (03/04/2016).

Minimnya jumlah hutan Kota dibandingkan luasnya, lanjut Darwin maka diperlukan penambahan hutan agar dapat memperbaiki iklim mikro dan nilai estetika Kota.

"Pembangunan RTH sebaiknya dibangun pada daerah-daerah yang memilii RTH yang masih kategori luas atau lebih dari 30 persen seperti Kecamatan Belawan, Marelan, Selayang, Tutungan dan Medan Labuhan," pungkasnya.(BS03)

Tag: