Wisata

Pelaku Pariwisata Parapat Dukung New Normal di Kabupaten Simalungun


Pelaku Pariwisata Parapat Dukung New Normal di Kabupaten Simalungun
BERITASUMUT.COM/IST

Beritasumut.com-Pasca dilaksanakan kegiatan sosialisasi dan simulasi pelaksanaan new normal di Kabupaten Simalungun, khususnya daerah wisata Parapat, para pelaku pariwisata di Parapat menyampaikan apresiasi yang tinggi khususnya kepada Dr JR Saragih SH MM selaku Bupati dan Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid19 Kabupaten Simalungun, serta para Pimpinan yang tergabung dalam Forkopimda Kabupaten Simalungun.

Ungkapan ini disampaikan oleh Perhimpunan Hotel Restoran Indonesia Kabupaten Simalungun, melalui Sekretaris H Rahimal K Noor S Fil, dirinya mengapresiasi tindakan yang ambil oleh Bupati Simalungun dalam menghidupkan kembali dunia pariwisata di Parapat.

"Rasa terima kasih dan ucapan tulus kami sampaikan kepada pak JR Saragih, ini menjadi momentum untuk sektor hotel dan restoran, agar kembali bergeliat. Masyarakat Parapat bergantung sepenuhnya kepada sektor pariwisata. Pasalnya, banyak yang terdampak selama pandemi Corona".

"Kalau boleh dipakai istilah seperti ikan yang diangkat dari dalam air, nafas ini bukan saja cengap cengap, tapi sudah sampai dikerongkongan, megap megap mengharapkan oksigen, karena seperti itulah ilustrasi kondisi pelaku wisata di daerah pesisir Danau Toba, terkhusus di daerah Parapat yang masih dalam kawasan Kabupaten Simalungun," paparnya dilansir dari laman simalungunkab.go.id, Minggu (07/06/2020).

Ditambahkannya, akibat pandemi Covid-19 banyak pekerja di sektor pariwisata ini menjadi warga miskin baru akibat mereka tidak bekerja dan memiliki penghasilan.

Senada, pengusaha Restoran/Rumah Makan Silaturahim Selera Bunda, Zuraini Helny Siregar, juga menyampaikan terimakasih kepada Bupati Simalungun yang telah perduli terhadap kesulitan yang dihadapi oleh mereka."Terimakasih Pak JR Saragih atas prakarsa ini, kami tidak saja diperintah namun juga dipandu oleh petugas Satpol PP dan pihak Kecamatan Girsang Sipangan Bolon yang turun langsung untuk memandu hal yang harus kami siapkan dalam pelaksanaan penerapan New Normal."

"Kami berupaya untuk mematuhi protokol kesehatan yang menjadi prasyarat pelayanan seperti penyiapan tempat cuci tangan, memakai masker dan kami juga sudah mencantumkan batasan maksimal jumlah tempat duduk di dalam restoran kami. Secara sadar mengurangi jumlah tempat duduk, dan menempelkan pengumuman jumlah maksimal kapasitas tempat duduk menjadi 35 dari 100 tempat duduk semula. Semoga ini memberikan keyakinan kepada pengunjung nantinya," terangnya.

Demikian juga disampaikan GM Hotel Inna Parapat Pardomuan Siregar, pihaknya sudah menyiapkan segala keperluan dalam mendukung pelaksanaan new normal di Kabupaten Simalungun"Saya sudah membuat kebijakan langsung dalam mendukung new normal nantinya, pengukuran suhu tubuh, tempat cuci tangan, penyiapan ruang tunggu, pelayanan makan ke kamar masing-masing, hingga penyiapan ruang isolasi sementara menunggu pengantaran ke RS Parapat jika nanti ditemukan kasus pada tamu hotel kami," ujarnya.

Bupati Simalungun, Dr JR Saragih mengatakan bahwa Parapat merupakan daerah wisata yang terintegrasi dengan beberapa Kabupaten/Kota dan Parapat juga merupakan pintu gerbang ke kawasan Danau Toba.

"Kami pahami betul masyarakat Parapat yang notabene mata pencariannya bergantung pada sektor pariwisata. Simulasi ini akan dijalankan sesuai arahan Presidensial, serta dikawal oleh TNI dan Polri, Satpol PP, Dinas Perhubungan dan Dinas Kesehatan demi memastikan simulasi tersebut berjalan semestinya dan terhindar dari gelombang kedua COVID-19," jelasnya.

Bupati menambahkan bahwa kebijakan ini harus didukung oleh semua stakeholder yang ada."Memang daerah kita belum zona hijau, namun juga tidak zona merah seluruhnya. Kegiatan ini dilaksanakan sembari menyusun standar operasional dalam penerapan new normal nanti.Harapan kita semoga pandemi ini cepat teratasi, dalam masa transisi yang aturannya sedang dipersiapkan oleh Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Propinsi Sumatera Utara," tutup Bupati.(BS09)


Tag:COVID 19COVID-19COVID 19COVID-19Coronadanau tobasimalungunParapat