Sabtu, 18 November 2017
  • Home
  • Wisata
  • GHK Lombok Utara Bisa Saingi Terusan Kra di Thailand
pilkada beritasumut.com

GHK Lombok Utara Bisa Saingi Terusan Kra di Thailand

Selasa, 24 Oktober 2017 13:00:00
BAGIKAN:
beritasumut.com/ist
Beritasumut.com-Anggota Komisi VII dari Fraksi Partai NasDem menegaskan bahwa keberadaan Global Hub Kayangan (GHK) di Lombok Utara nantinya bisa menyaingi Terusan Kra di Thailand.
 
"Apabila isu regional selama ini mengenai pembangunan Terusan Kra menjadi kenyataan maka yang akan bisa menyaingi Terusan Kra adalah Global Hub Kayangan (GHK)," kata Kurtubi di Kompleks Parlemen, Senin (24/10/2017).
 
Menurutnya, hal ini sangat beralasan. Tren efisiensi perdagangan internasional ke depan salah satunya dengan cara menekan biaya angkut per ton dan arus barang niaga antar benua atau kawasan. "Efisiensi itu hanya bisa dicapai dengan  memperbesar daya angkut kapal niaga dan atau memperpendek jarak angkut," ujar legislator dapil NTB ini.
 
Maka, lanjutnya, efisiensi inilah yang dilihat oleh Thailand untuk membangun terusan Kra. Adanya Terusan Kra baru akan bisa mengefisienkan ongkos angkut barang niaga yg diangkut dari Eropa menuju ke Asia Timur (Taiwan, Korea, Jepang China, Siberia Timur) bahkan ke Alaska.
 
"Jika nantinya skenario pembangunan Terusan Kra menjadi kenyataan, maka dapat diprediksi jalur niaga yang saat ini melalui Singapura nyaris pasti akan sepi. Karena tidak  akan lagi disinggahi oleh kapal- niaga yang berasal dari Eropa dengan tujuan Asia Timur," ungkapnya meyakinkan.
 
Namun, Kurtubi kembali menegaskan, Indonesia tidak perlu khawatir dengan adanya proyek terusan di Thailand ini. Dia meyakini bahwa pembangunan GHK mampu membendung dan menandingi jalur niaga yang akan menuju ke Terusan Kra nantinya.
 
Secara geografis, dengan posisi yang terletak di ALKI II (Selat Lombok)  yang lebar dan dalam, membuat kawasan ini memiliki keunggulan dibandingkan jalur Singapura atau pun Terusan KRA.
 
"GHK yang akan dikembangkan dengan payung hukum PP No.13/2017 berpeluang besar menggantikan peran Singapura sekaligus menyaingi Terusan Kra sebagai tempat persinggahan baru untuk kapal-kapal niaga ukuran raksasa yang tidak bisa lewat Terusan Suez," tegasnya.
 
Maka dia menilai keputusan pemerintah mengeluarkan PP No 13/2017 sudah sangat tepat dalam rangka mengantisipasi tren perdagangan internasional jauh ke depan.
 
Sisi lainnya, politisi NasDem ini mengingatkan, pemerintah dalam mengembangkan GHK yang terintegrasi dengan Kota Industri Baru dan Kilang BBM dibutuhkan juga pasokan kebutuhan listrik yang besar. "Untuk memenuhi kebutuhan listrik sekitar 1000 MW sangatlah tepat untuk bisa dipenuhi dengan PLTN," pungkasnya.
 
Dia menambahkan bahwa untuk memenuhi kebutuhan listrik bagi kawasan tersebut, BATAN akan melakukan studi PLTN di NTB. Ini dilakukan setelah memperoleh dukungan Komisi VII serta penandatangan MOU dengan Pemda NTB pada 20 Oktober 2017.
 
Perlu diketahui, sejak 2015 Thailand sedang mengerjakan proyek terusan yang mengambil konsep seperti terusan Suez dan Panama. Terusan yang diperkirakan selesai tahun 2025 ini akan menggantikan posisi jalur selat Malaka yang selama ini menjadi jalur favorit bagi kapal-kapal niaga dari Eropa maupun Afrika menuju Asia Timur.(rel)
T#g:GHK lombokTerusan KrapariwisataWisata
ceritasumut.com
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
  • 24 jam lalu

    Pemerintah Prioritaskan Pengembangan Danau Toba, Borobudur, Mandalika dan Labuan Bajo

    Beritasumut.com-Dari 10 (sepuluh) destinasi wisata “Bali Baru”, pemerintah memutuskan lebih memprioritaskan 4 (empat) destinasi untuk f

  • kemarin

    Presiden Ingin 10 Bali Baru Bisa Segera Diselesaikan

    Beritasumut.com-Pengembangan sepuluh destinasi wisata baru atau biasa disebut dengan "Bali baru" terus dikebut pemerintah. Dalam rapat te

  • 5 hari lalu

    Peresmian Desa Wisata Tomok Danau Toba, Pelindo 1 Serahkan Bantuan

    Beritasumut.com-PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) atau Pelindo 1 melakukan Penyerahan Bantuan Pembangunan Desa Wisata Tomok Parsaoran, Danau Toba

  • 2 minggu lalu

    Danau Toba Sangat Potensi Tarik Wisatawan Asal Denmark

    Beritasumut.com-Pesona wisata dan budaya Sumatera Utara (Sumut) ternyata sangat menarik perhatian jurnalis Denmark. Bahkan keindahan alam dan kekay

  • 2 minggu lalu

    Gubernur Sumut Resmikan Permandian Air Panas di Taput

    Beritasumut.com-Gubsu Dr Ir HT Erry Nuradi meresmikan Permandian Air Panas USK Hineni, di Tarutung Kabupaten Tapanuli Utara, Minggu (05/11/2017). G

  • http://ceritasumut.com/
    Copyright © 2010 - 2017 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.