Jumat, 19 Januari 2018
  • Home
  • Wisata
  • GHK Lombok Utara Bisa Saingi Terusan Kra di Thailand
pilkada beritasumut.com

GHK Lombok Utara Bisa Saingi Terusan Kra di Thailand

Selasa, 24 Oktober 2017 13:00:00
BAGIKAN:
beritasumut.com/ist
Beritasumut.com-Anggota Komisi VII dari Fraksi Partai NasDem menegaskan bahwa keberadaan Global Hub Kayangan (GHK) di Lombok Utara nantinya bisa menyaingi Terusan Kra di Thailand.
 
"Apabila isu regional selama ini mengenai pembangunan Terusan Kra menjadi kenyataan maka yang akan bisa menyaingi Terusan Kra adalah Global Hub Kayangan (GHK)," kata Kurtubi di Kompleks Parlemen, Senin (24/10/2017).
 
Menurutnya, hal ini sangat beralasan. Tren efisiensi perdagangan internasional ke depan salah satunya dengan cara menekan biaya angkut per ton dan arus barang niaga antar benua atau kawasan. "Efisiensi itu hanya bisa dicapai dengan  memperbesar daya angkut kapal niaga dan atau memperpendek jarak angkut," ujar legislator dapil NTB ini.
 
Maka, lanjutnya, efisiensi inilah yang dilihat oleh Thailand untuk membangun terusan Kra. Adanya Terusan Kra baru akan bisa mengefisienkan ongkos angkut barang niaga yg diangkut dari Eropa menuju ke Asia Timur (Taiwan, Korea, Jepang China, Siberia Timur) bahkan ke Alaska.
 
"Jika nantinya skenario pembangunan Terusan Kra menjadi kenyataan, maka dapat diprediksi jalur niaga yang saat ini melalui Singapura nyaris pasti akan sepi. Karena tidak  akan lagi disinggahi oleh kapal- niaga yang berasal dari Eropa dengan tujuan Asia Timur," ungkapnya meyakinkan.
 
Namun, Kurtubi kembali menegaskan, Indonesia tidak perlu khawatir dengan adanya proyek terusan di Thailand ini. Dia meyakini bahwa pembangunan GHK mampu membendung dan menandingi jalur niaga yang akan menuju ke Terusan Kra nantinya.
 
Secara geografis, dengan posisi yang terletak di ALKI II (Selat Lombok)  yang lebar dan dalam, membuat kawasan ini memiliki keunggulan dibandingkan jalur Singapura atau pun Terusan KRA.
 
"GHK yang akan dikembangkan dengan payung hukum PP No.13/2017 berpeluang besar menggantikan peran Singapura sekaligus menyaingi Terusan Kra sebagai tempat persinggahan baru untuk kapal-kapal niaga ukuran raksasa yang tidak bisa lewat Terusan Suez," tegasnya.
 
Maka dia menilai keputusan pemerintah mengeluarkan PP No 13/2017 sudah sangat tepat dalam rangka mengantisipasi tren perdagangan internasional jauh ke depan.
 
Sisi lainnya, politisi NasDem ini mengingatkan, pemerintah dalam mengembangkan GHK yang terintegrasi dengan Kota Industri Baru dan Kilang BBM dibutuhkan juga pasokan kebutuhan listrik yang besar. "Untuk memenuhi kebutuhan listrik sekitar 1000 MW sangatlah tepat untuk bisa dipenuhi dengan PLTN," pungkasnya.
 
Dia menambahkan bahwa untuk memenuhi kebutuhan listrik bagi kawasan tersebut, BATAN akan melakukan studi PLTN di NTB. Ini dilakukan setelah memperoleh dukungan Komisi VII serta penandatangan MOU dengan Pemda NTB pada 20 Oktober 2017.
 
Perlu diketahui, sejak 2015 Thailand sedang mengerjakan proyek terusan yang mengambil konsep seperti terusan Suez dan Panama. Terusan yang diperkirakan selesai tahun 2025 ini akan menggantikan posisi jalur selat Malaka yang selama ini menjadi jalur favorit bagi kapal-kapal niaga dari Eropa maupun Afrika menuju Asia Timur.(rel)
T#g:GHK lombokTerusan KrapariwisataWisata
ceritasumut.com
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
  • 2 minggu lalu

    Polres Simalungun Perkenalkan Wisata Sipittu Tikka kepada Dunia

    Beritasumut.com-Memang sangat menarik dan menantang rasanya bila melakukan kegiatan explor terhadap objek-objek wisata. Seperti halnya di Kabupaten

  • 2 minggu lalu

    Belum Miliki Kelengkapan Imigrasi, Bandara Silangit Tak Terdaftar Jadi Pintu Masuk Wisman

    Beritasumut.com-Berdasarkan data BPS Sumut jumlah Wisatawan Mancanegara (Wisman) ke Sumut selama November 2017 mencapai 24.497 kunjungan, naik 12,6

  • 2 minggu lalu

    Minus Bandara Silangit, Kunjungan Wisman ke Sumut Meningkat 14,06 Persen Sepanjang 2017

    Beritasumut.com-Jumlah wisatawan mancanegara (wisman) ke Sumatera Utara (Sumut) sepanjang Januari hingga November 2017 mencapai 233.483 kunjungan,

  • 4 minggu lalu

    Pemerintah Cabut Status Tanggap Darurat Gunung Agung

    Beritasumut.com-Rapat Terbatas (ratas) yang dipimpin oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Wisma Diklat Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Ra

  • 4 minggu lalu

    Ini Rekayasa Lalulintas Polres Simalungun Jelang Tahun Baru

    Beritasumut.com-Untuk menghindari macet dan lancarnya arus lalulintas di wilayah Kabupaten Simalungun, khususnya di kota wisata Parapat menjelang T

  • Copyright © 2010 - 2018 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.