Rabu, 21 Februari 2018
  • Home
  • Tekno
  • Penuhi Permintaan Terkait Konten Pornografi, Pemerintah Batal Blokir WhatsApp
pilkada beritasumut.com

Penuhi Permintaan Terkait Konten Pornografi, Pemerintah Batal Blokir WhatsApp

Kamis, 09 November 2017 14:00:00
BAGIKAN:
beritasumut.com/ist
Beritasumut.com-Karena sudah memenuhi permintaan pemerintah untuk membenahi masalah konten yang berbau pornografi, pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Informatikan (Kemenkominfo) memutuskan untuk membatalkan rencana melakukan blokir terhadap media sosial.
 
Direktur Jenderal (Dirjen) Aplikasi dan Informatika Kemenkominfo Semuel Abrijani Pangerapan, menjelaskan, dalam dua hari terakhir pihaknya sudah berkomunikasi dengan WhatsApp untuk menangani konten pornografi di platform berbagi pesan itu.
 
Pihak WhatsApp, lanjut Semuel, telah menyampaikan kepada Kemenkominfo bahwa mereka telah menjalin komunikasi dengan Tenor sebagai pihak ketiganya, yang kedapatan menyediakan layanan GIF berbau porno di platform messaging.
 
“Tenor sudah dihubungi oleh WhatsApp. Akhirnya terjadi pembicaraan dengan pihak ketiga. Sehingga kata kunci yang mengarah konten yang dilarang perundang-undangan kita, sudah tidak bisa diakses,” kata Semmy, panggilan akrab Semuel Abrijani Pangerapan dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (08/11/2017).
 
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, terkait dengan banyaknya laporan mengenai maraknya adanya konten negatif khususnya berkaitan dengan asusila dalam bentuk gambar bergerak GIF pada media sosial WhatsApp (WA), Kemenkominfo sejak Senin (5/11) kemarin telah memblokir 6 (enam) penyedia materi (content provider) yang menjadi penyedia konten tersebut .
 
“Kementerian Kominfo melalui Tim Aduan Konten, pada 6 November 2017 pagi hari telah melakukan pemblokiran terhadap 6 DNS dari Tenor yaitu: 1. tenor.com; 2. api.tenor.com; 3. blog.tenor.com; 4. qa.tenor.com; 5. media.tenor.com; dan 6. media1.tenor.com,” kata Direktur Jenderal Aplikasi Informatika  Kemenkominfo, Semuel Abrijani Pangerapan, dalam keterangan pers di Jakarta, Senin (06/11/2017) lalu.
 
Menurut Semmy, Tim Aduan Konten telah melakukan analisa dan menemukan GIF di WhatsApp yang bermuatan asusila yang dapat ditemukan dengan keywords tertentu terkait dengan konten asusila.
 
Konten tersebut, menurut Dirjen Aplikasi dan Informatika Kemenkominfo itu berasal dari penyedia konten GIF yaitu Tenor.com dan Giphy.com yang merupakan aplikasi pihak ketiga (third party), bukan aplikasi yang disediakan sendiri oleh WhatsApp.
 
Karena itu, Kemenkominfo selanjutnya melakukan komunikasi permintaan takedown secara langsung kepada Giphy.com dan Tenor.com. “Pihak Giphy menyatakan bersedia untuk melakukan filtering dari searching konten GIF yang masuk kategori asusila dan konten negatif lainnya sehingga tidak terakses dari Indonesia,” ujar Semmy, seperti dilansir setkab.go.id.
 
Sementara itu, tenor.com belum memberikan konfirmasi dalam waktu cepat sehingga Kementerian Kominfo melalui Tim Aduan Konten, pada 6 November 2017 pagi hari telah melakukan pemblokiran terhadap 6 DNS dari Tenor yaitu: 1. tenor.com; 2. api.tenor.com; 3. blog.tenor.com; 4. qa.tenor.com; 5. media.tenor.com; dan 6. media1.tenor.com.
 
Dijelaskan oleh Dirjen Aplikasi dan Informatika Kemenkominfo Semuel Abrijani Pangerapan, bahwa pihaknya sudah berkomunikasi dengan WhatsApp untuk menangani konten pornografi di platform berbagi pesan itu.
 
“Dua hari ini kami maraton berkomunikasi sangat intensif. Respons Tenor dan Giphy juga membantu, kami disambungkan oleh WhatsApp. Jadi, itu (blokir) sudah kami cabut,” tegas Semmy.
 
Menurut Semmy, WhatsApp sudah memenuhi permintaan pemerintah untuk membenahi masalah konten yang bertentangan dengan undang-undang Indonesia dengan tenggat 2 x 24 jam. “Saat ini konten yang mengandung pornografi dari situs Tenor tidak lagi dapat diakses melalui WhatsApp,” ujarnya.(BS01)
T#g:Media Sosialmedsospornografi
ceritasumut.com
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
  • 7 hari lalu

    Kapolrestabes Medan Himbau Masyarakat Jangan Terprovokasi Isu Penyerangan tokoh Agama di Medsos

    Beritasumut.com-Belakangan ini, isu provokasi penyerangan tokoh agama menyebar di media sosial (medsos). Terkait hal itu, Kapolrestabes Medan Kombe

  • 2 minggu lalu

    Kapolrestabes Medan Silaturahmi ke Kantor Keuskupan Agung Medan

    Beritasumut.com-Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr Dadang Hartanto SH SIK MSi menggelar acara silaturahmi di Kantor Keuskupan Agung, Jalan Imam Bonj

  • satu bulan lalu

    SociaBuzz Luncurkan Marketplace Jasa Fotografi

    Beritasumut.com-Perusahaan jasa endorse SociaBuzz.com meluncurkan Servolia.com, yakni situs yang membantu kalangan milenial dan juga bisnis untuk m

  • 2 bulan lalu

    Pengguna Internet di Indonesia Dominan Akses Konten Media Sosial

    Beritasumut.com-Pengguna internet diindonesia dengan jumlah angka-angka cukup signifikan, dari 256,2 juta penduduk 51,8 % merupakan pengguna aktif

  • 2 bulan lalu

    Sidang di PN Medan, Inilah Alasan Terdakwa Farhan Balatif Hina Presiden dan Kapolri di Facebook

    Beritasumut.com-M Farhan Balatif alias Ringgo Abdillah terdakwa kasus penghinaan terhadap Presiden Jokowi dan Kapolri Jendral Tito Karnavian melalu

  • Copyright © 2010 - 2018 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.