Tekno

Indosat Ooredoo Optimis Pertumbuhan Total Pendapatan Naik 8% dari Tahun Lalu


Indosat Ooredoo Optimis Pertumbuhan Total Pendapatan Naik 8% dari Tahun Lalu
BERITASUMUT.COM/IST

Beritasumut.comâ€"Indosat Ooredoo melaporkan kinerja triwulan pertama tahun 2020 pada hari ini, Kamis (30/04/2020). Total pendapatan tumbuh sebesar 7,9% dibandingkan tahun lalu menjadi Rp6,5 triliun, Pendapatan seluler tumbuh sebesar 10,6% dibandingkan tahun lalu menjadi Rp5,4 triliun, dan EBITDA mencapai Rp2,4 triliun atau meningkat sebesar 10,4% dibandingkan tahun lalu.

Hal ini diungkap President Director & CEO Indosat Ooredoo, Ahmad Al-Neama, melalui siaran persnya, Kamis (30/04/2020). Dia menjelaskan, jumlah pelanggan seluler tercatat sebanyak 56,2 juta pada akhir Maret 2020, dan rata-rata pendapatan per pelanggan (ARPU) meningkat menjadi Rp29,6 ribu. Dari sebelumnya Rp 26,5 ribu periode yang sama tahun lalu, yang terutama diakibatkan oleh peningkatan traffic Data sebesar 63%.

“Membangun atas momentum pertumbuhan tahun 2019, Indosat Ooredoo kembali menghasilkan kinerja yang kuat di triwulan I 2020 ini. Sejauh ini kami berada di posisi yang sesuai dengan rencana turnaround 3 tahun perusahaan. Kami berharap momentum positif ini akan terus berlanjut di triwulan yang akan datang," ujar Ahmad.

Dia menyebut, saat ini semua sedang menghadapi tantangan yang belum pernah terjadi sebelumnya. "Indosat Ooredoo telah mengambil langkah proaktif dan progresif untuk mendukung karyawan, pelanggan, dan komunitas kami di situasi menantang ini. Kami salah satu perusahaan pertama yang menerapkan cara kerja virtual untuk karyawan guna memastikan kesehatan dan keselamatan mereka," jelas Ahmad.

Untuk itu, sambung President Director & CEO Indosat Ooredoo, pihaknya juga mempercepat rencana penggelaran jaringan untuk memastikan semua orang dapat tetap terhubung. Langkah-langkah juga telah diambil unuk mendukung kelangsungan bisnis pelanggan korporat. "Indosat Ooredoo terus mendukung inisiatif Pemerintah Indonesia untuk menghadapi masa sulit ini. Kami tetap berkomitmen untuk mempercepat ekonomi digital Indonesia dengan memberikan dukungan untuk membantu negara kita mengatasi pandemi ini,” tegasnya.

Dijelaskan Ahmad, pendapatan tercatat sebesar Rp6.523,1 miliar pada triwulan I tahun 2020, meningkat sebesar Rp476,9 miliar atau naik 7,9% dibandingkan triwulan I tahun 2019. Layanan Seluler, MIDI, dan Telekomunikasi Tetap milik Indosat Ooredoo masing-masing memberikan kontribusi sebesar 82%, 15%, dan 3% terhadap pendapatan usaha konsolidasian yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2020.

Indosat Ooredoo membukukan rugi bersih sebesar Rp605,6 miliar atau naik sebesar Rp313,1 milliar dibandingkan rugi bersih di TW1 2019 yang utamanya disebabkan oleh dampak penyesuaian organisasi dan rugi selisih kurs. Indosat Ooredoo mengakhiri triwulan I tahun 2020 dengan total basis pelanggan seluler sebesar 56,2 juta, naik sebesar 5,4% dibandingkan triwulan I tahun 2019 sebagai hasil dari penawaran produk yang baik serta kualitas jaringan yang baik.

"Perusahaan mengoperasikan total 133,186 BTS pada 31 Maret 2020 yang meningkat sebesar 51.680 BTS dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Sampai dengan saat ini, Indosat Ooredoo mengoperasikan sebanyak total 52.174 BTS 4G," pungkas Ahmad. (BS09)


Tag:Ahmad Al-NeamaIM3 OoredooIndosat Ooredoo