Rabu, 22 November 2017
  • Home
  • Sosok
  • Kapolri Jenderal Tito Karnavian Dikukuhkan Sebagai Guru Besar STIK-PTIK
pilkada beritasumut.com

Sandang Gelar Profesor Bidang Kajian Kontra-Terorisme

Kapolri Jenderal Tito Karnavian Dikukuhkan Sebagai Guru Besar STIK-PTIK

Jumat, 27 Oktober 2017 12:31:00
BAGIKAN:
beritasumut.com/ist
Beritasumut.com-Kapolri Jenderal Tito Karnavian, dikukuhkan sebagai Guru Besar Bidang Ilmu Kepolisian STIK-PTIK, Studi Strategi Kajian Kontra Terorisme, dengan gelar Profesor tepat di hari ulang tahunnya ke-53, Kamis (26/10/2017).
 
Acara pengukuhan dilakukan dalam sidang senat terbuka dipimpin oleh Gubernur selaku Ketua STIK-PTIK Irjen Pol Dr Remigius Sigid Tri Harjanto SH MSi. Pernyataan pengukuhan dilakukan oleh Irjen Pol Prof Dr Iza Fadri SH MH, selaku perwakilan guru besar pada senat akademik, yang juga dihadiri oleh Menteri Ristek Dikti Prof Dr Mohammad Nasir.
 
Dengan bertambahnya Guru Besar Ilmu Kepolisian di STIK-PTIK, diharapkan semakin menjadikan Ilmu Kepolisian menjadi ilmu terbuka yang mampu memberikan solusi bagi kepentingan keilmuan maupun kepentingan praktis dalam kaitan dengan tugas-tugas kepolisian, yaitu pemeliharaan kamtibmas, penegakan hukum, serta perlindungan, pengayoman dan pelayanan kepada masyarakat.
 
“Apalagi Profesor Tito Karnavian dikukuhkan sebagai guru besar untuk studi strategis kajian kontra terorisme, sehingga di harapkan pemikiran-pemikiran beliau nanti dapat diaplikasikan bagi kepentingan bangsa Negara Indonesia, khususnya dalam menghadapi ancaman terorisme,” ujar Irjen Pol Iza Fadri.
 
Dilansir tribratanews.com, keputusan terhadap Kapolri sebagai Profesor/Guru Besar telah ditandatangani oleh Menristekdiktif Prof Dr Mohamad Nasir dengan Surat Keputusan Nomor 98876/A2.3/KP/2017 tanggal 19 Oktober 2017. Proses pengurusan jabatan akademik tertinggi menjadi Guru Besar ini memakan waktu cukup lama dan telah melalui prosedur yang ditentukan berdasarkan undang-undang.
 
Dengan kapasitas keilmuan, proses administrasi untuk pengusulan jabatan akademik guru besar ini secara intensif telah dilakukan sejak awal bulan Juli 2017, setelah sebelumnya dilakukan inventarisasi karya-karya akademik dan verifikasi atas kegiatan ilmiah dan karya tulis beliau untuk dijadikan sebagai bagian dari syarat pengurusan jabatan akademik guru besar.
 
Sesuai dengan peraturan Mendikbud Nomor 88 tahun 2013 tentang Pengangkatan Dosen Tidak Tetap dalam Jabatan Akademik pada Perguruan Tinggi Negeri, pada Pasal 2 ayat (1) disebutkan, bahwa Menteri dapat menetapkan dosen tidak tetap pada perguruan tinggi negeri yang memiliki kompetensi luar biasa untuk diangkat dalam jabatan akademik Professor berdasarkan usulan dari Perguruan Tinggi dan rekomendasi dari Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi.
 
Muhammad Tito Karnavian dilahirkan di Palembang pada tanggal 26 Oktober 1964. Setelah tamat SMA di Palembang ia diterima di Akademi Kepolisian dan lulus tahun 1987 sebagai penerima Bintang Adhi Makayasa, penghargaan yang diberikan bagi lulusan terbaik Akademi Kepolisian.
 
Penugasan pertama di Polda Metro Jaya sebagai perwira reserse. Tahun 1992 mendapat bea siswa dari The British Council untuk program Master in Police Studies. Sistem pendidikan di Inggris yang tidak mengenal SI seperti di Indonesia memungkinkannya untuk mengikuti program S2 di University of Exeter, Inggris dan lulus dengan gelar MA di tahun 1993.
 
Tahun 1994- 1996 Tito mengikuti pendidikan kedinasan PTIK dan lulus sebagai peserta terbaik. Pada tahun 1998 tawaran dari pemerintah New Zealand kepada Polri untuk program Sesko ia peroleh dan lulus sekaligus menyandang BA dalam bidang Strategic Studies, karena kerjasama Sesko New Zealand dengan Massey University, salah satu universitas ternama di negara itu. Pada tahun 2000, Tito mengikuti program penyamaan Sesko luar negeri di Sespimpol Lembang Bandung.
 
Setelah itu Tito banyak bertugas di jajaran reserse Polda Metro Jaya dan Sulawesi Selatan, serta Kapolres di Serang, Banten. Pada tahun 2005-2007 ia memimpin operasi kontra terorisme di Poso Sulawesi Tengah. Operasi ini sukses menangkap puluhan tersangka, mengungkap puluhan kasus kekerasan dan jaringan radikal yang beroperasi disana. Pengalaman ini membuahkan buku “Indonesian Top Secret” terbitan Gramedia yang ditulis Tito dan rekan-rekannya dalam operasi tersebut.
 
Pada tahun 2008, Tito mendapat beasiswa pada program PhD bidang Strategic Studies yang merupakan anak cabang dari disiplin ilmu Politik Internasional di S. Rajaratnam School of International Studies (RSIS) di Nanyang Technological University (NTU) Singapore. NTU merupakan universitas yang masuk dalam kategori 100 universitas terbaik dunia dan 20 besar universitas terbaik di Asia. Sedangkan RSIS sendiri masuk dalam kategori 50 think-tank terbaik di dunia dan nomor 3 di Asia.
 
Tertarik dengan dunia terorisme dan insurgensi, Tito menulis disertasi tentang Insurgensi Islamis yang masih belum banyak diekslorasi dalam literatur Strategic Studies, dengan studi kasus gerakan al Jamaah al Islamiyyah. Pada bulan April 2013 ia berhasil mempertahankan disertasinya dan memperoleh gelar PhD dengan penghargaan 2nd Class Upper (setingkat Magna Cum Laude dengan GPA 4.25) pada 8 Mei 2013. Tahun 2011 Tito juga menyelesaikan pendidikan Lemhannasnya dengan predikat penerima Bintang Seroja lulusan terbaik.
 
Pernah menjabat sebagai Kadensus 88 Anti Terorisme, Deputi Penindakan pada Badan Nasional Penanggulangan Terorisme, Kapolda Papua, Asisten Kapolri Bidang Perencanaan dan Anggaran, Kapolda Metro Jaya. Pada tanggal 13 Juli 2016 dilantik oleh Presiden Joko Widodo menjadi Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia.(BS01)
T#g:KapolriTito KarnavianGuru Besartokoh nasional
ceritasumut.com
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
  • 5 hari lalu

    Kapolri Terbitkan Telegram Mutasi Pamen Polda Sumut, Kapolrestabes Medan Dimutasi ke Mabes Polri

    Beritasumut.com-Telegram rahasia yang dikeluarkan Kapolri ST/XI/2017, tanggal 16 November 2017 mengabarkan mutasi pamen sejumlah pejabat di jajaran

  • satu bulan lalu

    43 Polisi dan 2 Tentara Terima Penghargaan dari Kapolri, Salah Satunya Bhabinkamtibmas Polres Langkat

    Beritasumut.com–Sebanyak 43 anggota Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas) dan dua anggota Bintara Pembina

  • 2 bulan lalu

    Wakil Walikota Medan Dukung Seminar Pengusulan Mayor Bedjo Jadi Pahlawan Nasional

    Beritasumut.com-Wakil Walikota Medan Ir H Akhyar Nasution MSi menyambut baik rencana Panitia Seminar Pengusulan Mayor Bedjo menjadi Pahlawan Nasion

  • 2 bulan lalu

    Kapolres Simalungun Pimpin GK dan Anev Guantibmas Triwulan III Tahun 2017

    Beritasumut.com-Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Simalungun AKBP Marudut Liberty Panjaitan SIK MH memimpin rapat Gelar Kinerja dan Analisa Evalua

  • 2 bulan lalu

    Kapolri Harap Perguruan Tinggi Dapat Bantu Polisi dalam Upaya Deradikalisasi

    Beritasumut.com-Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian, didampingi Kabaharkam Polri Komjen Pol Drs Putut Eko Bayuseno SH, Kepala BNPT Komjen Pol Suhar

  • http://ceritasumut.com/
    Copyright © 2010 - 2017 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.