Politik & Pemerintahan

Pemko Medan Siap Laksanakan SE MenPAN-RB No.62 Tahun 2020 Tentang Penyelamatan Arsip Penanganan Covid-19


Pemko Medan Siap Laksanakan SE MenPAN-RB No.62 Tahun 2020 Tentang Penyelamatan Arsip Penanganan Covid-19
BERITASUMUT.COM/IST

Beritasumut.com-Pemko Medan mengaku siap melaksanakan Surat Edaran (SE) dari Menteri PAN-RB Nomor 62 Tahun 2020 tentang Penyelamatan Arsip Penanganan Covid-19. Surat ini bertujuan mengarsipkan seluruh prosedur penanganan Covid-19 sebagai pembelajaran.

Demikian disampaikan Asisten Administrasi Umum (Asmum), Renward Parapat ATD MT, mewakili Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Medan, Ir H Akhyar Nasution MSi saat mengikuti webinar kearsipan terkait sosialisasi surat tersebut dari ruang Command Center Kantor Wali Kota Medan, Kamis (16/07/2020).

Webinar yang juga diikuti oleh Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Medan, Maya Fitriani ini dibuka langsung oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Tjahjo Kumolo SH.

Asmum menilai, penanganan covid-19 ini sangat penting untuk diarsipkan sebab peristiwa ini merupakan sejarah dan akan menjadi pembelajaran bagi setiap orang. "Karena itulah melalui surat edaran yang telah dikeluarkan tersebut Pemerintah Pusat meminta kepada seluruh instansi termasuk Pemerintah Daerah untuk menata arsip penanganan covid-19 ini," ujarnya dilansir dari Pemkomedan.go.id, Kamis (16/07/2020).

"Pemerintah pusat menginstruksikan kepada kita agar mengamankan arsip-arsip penanganan covid-19 ini mulai dari perencanan, penanganan hingga pengambilan kebijakan sehingga nantinya menjadi pembelajaran bagi kita semua," jelas Renward Parapat.

Sebelumnya Menteri PANRB, Tjahjo Kumolo dalam sambutan pembukaanya mengatakan salah satu visi misi dari Presiden Joko Widodo yang berkaitan dengan reformasi dan birokrasi ialah penyederhanaan proses birokrasi. "Hal ini agar Pemerintah cepat dalam mengambil keputusan sehingga tercipta birokrasi yang dinamis, profesional dan efisien. Reformasi dan Birokrasi ini termasuk juga dalam pengelolaan kearsipan, karena arsip dianggap sebagai bukti otentik pelaksanaan Pemerintahan baik di pusat maupun daerah," paparnya.

Dengan adanya kearsipan ini, lanjut Menteri, akan memudahkan kita dalam menelusuri dan mencari kebenaran suatu sumber data dan informasi. Terkait dengan Surat Edaran Menteri PAN-RB Nomor 62 Tahun 2020 tentang Penyelamatan Arsip Penanganan Covid-19, Tjahjo Kumolo berpendapat pentingnya pengelolaan arsip ini sebagai knowledge dalam penanganan wabah.

Karenanya, Tjahjo Kumolo meminta kepada setiap pengelola arsip agar mengarsipkan setiap penanganan dan pengambilan kebijakan terkait covid-19 yang telah dilakukan. "Karena itu kita harus mengoptimalkan peran arsip dalam mengelola arsip khususnya arsip penanganan Covid-19," tandasnya. (BS04)


Tag:Arsip Covid-19Arsip Covid 19Asmum MedanCOVID 19COVID-19Menpan RBMenPAN-RBPemko MedanRenward Parapat