Politik & Pemerintahan

Pemko Medan Miliki Perwal Pedoman Penyerahan PSU Perumahan dan Permukiman, Ini Komentar KPK


Pemko Medan Miliki Perwal Pedoman Penyerahan PSU Perumahan dan Permukiman, Ini Komentar KPK
BERITASUMUT.COM/IST

Beritasumut.com-Pemerintah Kota (Pemko) Medan telah menunjukkan komitmen menertibkan Prasarana Sarana Utilitas (PSU) di perumahan dan permukiman. Komitmen ini terbukti dengan penerbitan Peraturan Wali Kota Medan Nomor 35 Tahun 2020 tentang Pedoman Penyerahan Prasarana, Sarana, dan Utilitas Perumahan dan Permukiman di Medan. Selain itu, sudah tiga perumahan di Medan yang telah menyerahkan PSU kepada Pemko Medan.

Adanya perwal ini mendapat apresiasi langsung dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang disampaikan Kepala Satuan Tugas Koordinasi dan Supervisi Pencegahan (Korsupgah) Korupsi KPK, Maruli Tua, saat memimpin Rapat Monitoring Evaluasi Penertiban Aset Prasarana, Sarana, dan Utilitas (PSU), Selasa (15/09/2020).

Rapat melalui video conference ini diikuti segenap Sekda, Inspektur, dan Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) se-Sumut. Mewakili Sekda Medan, Ir Wiriya Alrahman MM didampingi Kepala BPKAD Medan, Tengku Ahmad Sofyan.

Dalam rapat itu, Maruli Tua mengharapkan agar seluruh kabupaten/kota di Sumut dapat menyiapkan peraturan kepala daerah sebagai pedoman penyerahan PSU dari perumahan. "Di Sumut ini, sebutnya, yang telah mempunyai peraturan kepala daerah soal penyerahan PSU ini adalah Kota Medan dan Kabupaten Deli Serdang," katanya. Dia berharap pada 25 September ini, semua kabupaten dan kota di Sumut sudah memyiapkan peraturan kepala daerah sebagai pedoman penyerahan PSU

Maruli Tua memaparkan, dasar hukum penyerahan PSU ini, yakni Undang-undang Nomor 1 Tahun 2011 tentang Perumahan dan Kawasan Permukiman, Peraturan Pemerintah Nomor 14 Tahun 2016 tentang Penyelenggaraan Perumahan dan Kawasan Permukiman, dan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 9 Tahun 2009 tentang Pedoman Penyerahan Prasarana Sarana dan Utilitas Perumahan dan Permukiman di Daerah.

Dijabarkannya pula Prasarana terdiri dari jaringan jalan, saluran pembuangan air limbah, saluran pembuangan air hujan, dan tempat pembuangan sampah. Sarana meliputi perniagaan, pendidikan, kesehatan, peribadatan, rekreasi dan olah raga, pemakaman, pertamanan dan ruang terbuka hijau, serta parkir. Sedangkan Utilitas mencakup jaringan air bersih, listrik, telepon, gas, trasportasi, pemadam kebakaran, dan penerangan jasa umum.

Menurut Maruli, yang terpenting penyelamatan aset daerah ini adalah komitmen dan nyali kepala daerah. Dan dia meyakini semua kepala daerah di Sumut mempunyai nyali yang tinggi. (Rel)


Tag:Aset PemkoKPKMaruli TuaPemko MedanPerwal PSU