Politik & Pemerintahan

Jelang Pilkada 2020, KPU Gelar Rakor denga Pemkab Labura


Jelang Pilkada 2020, KPU Gelar Rakor denga Pemkab Labura
BERITASUMUT.COM/IST

Beritasumut.com-Rapat Koordinasi Pelaksanaan Tahapan Lanjutan Pemilihan Bupati/Wakil Bupati Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura) yang jatuh pada tanggal 9 Desember 2020 di buka langsung Ketua KPU Kabupaten Labura Heriamsyah Simanjuntak SH didampingi 4 Anggota Komisioner KPU Labura.

Hadir dalam kegiatan itu, Bupati Labura H Kharuddin Syah SE diwakili Asisten Bidang Pembangunan dan Ekonomi Drs H Raja Salkjuddin, Dandim 02/09 yang diwakili Danramil 01/AK Mayor Inf Aritonang, Kapolres Labuhanbatu diwakili Kapolsek Kualuh Hulu AKP Sahrial Sirait, Kepala Kejaksaan Negeri Rantau Prapat wakili Kasipidsus Muhammad Afif, para pimpinan OPD Pemkab Labura, Ketua Bawaslu Labura serta para pimpinan dan perwakilan Partai Politik se-Kabupaten Labura.

Bupati diwakili Raja Saljukdin menyampaikan Pemkab akan memfasilitasi apa-apa yang dibutuhkan pada pelaksanaan pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Labuta tahun 2020, baik itu berupa dana yang telah dihibahkan ke KPU Labura."Harapan Bapak Bupati semoga pada Pemilihan Kepala Daerah pada tahun ini dapat berjalan dengan lancar dan sukses seperti pada Pemilu 2019, tingkat partisipasi pemilih di Labura sangat tinggi," ujar Raja dilansir dari laman labura.go.id, Minggu (28/06/2020).

Sementara itu, Ketua KPU Heriamsyah Simanjuntak mengajak dan berharap kiranya Pilkada pada tahun 2020 berjalan sukses serta mengharapkan sinkronisasi dan sinergitas kerja antara penyelenggara Pilkada dengan pihak Pemerintah, Bawaslu, Partai Politik dan juga kepada para Calon Bupati/Wakil Bupati yang akan dipilih.

Lebih jauh Heriamsyah mengatakan sebenarnya yang selalu dihadapi dan timbul dalam kontestasi Pilkada atau Pemilu adalah semua pihak tidak melakukan keterbukaan diri."Sehingga dalam mencapai tujuan agar sukses harus ada keterbukaan diri. Pemilu ini bukanlah kepentingan pihak KPU saja, melainkan kepentingan bersama," terangnya.

Ketua Bawaslu Kabupaten Labura melalui anggotanya Maruli Sitorus dalam rapat ini menekankan kepada seluruh yang hadir baik KPU, Pemkab Labura melalui pimpinan OPD yang hadir, para Ketua dan Perwakilan Partai Politik jika pihaknya dalam proses Pilkada ini tidak berjalan sesuai dengan mekanisme pengawasan maka Bawaslu siap ditindak dan menerima sanksi jika ada melakukan pelanggaran kode etik.(BS09)


Tag:LaburaPemiluPilkadaPilkada Serentak