Politik & Pemerintahan

Terdampak Covid-19, Pemkab Samosir Bakal Bagikan Bibit Sayur dan Sarana Produksi untuk 6000 KK


Terdampak Covid-19, Pemkab Samosir Bakal Bagikan Bibit Sayur dan Sarana Produksi untuk 6000 KK
BERITASUMUT.COM/ILUSTRASI

Beritasumut.com-Dalam rangka mengatasi dampak pandemi Virus Corona (Covid-19), Pemkab Samosir akan membagikan bibit sayuran dan sarana produksi bagi masyarakat ekonomi lemah sejumlah 6000 Kepala Keluarga (KK) di Kabupaten Samosir.

Sekdakab Samosir Jabiat Sagala, dilansir dari Samosirkab.go.id, Senin (01/06/2020) mengatakan, pembagian bibit Sayuran ini dijadwalkan berlangsung pada hari Selasa (02/06/2020) di Desa Hutanamora. Hal ini diungkapnya dalam Rapat Tindak Lanjut Pemberian Bibit Sayuran dan Sarana Produksi Dalam Rangka Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

Rapat ini dipimpin oleh Sekdakab Jabiat Sagala dan dihadiri oleh ketua TP PKK Kabupaten, Sorta Ertaty Siahaan, Danramil Pangururan, Polres Pangururan, Asisten II dan III, dan Pimpinan SKPD terkait.

Jabiat Sagala menekankan, agar memperhatikan proses program ini dengan perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, monitoring, dan evaluasi untuk melihat keberhasilannya di tengah-tengah masyarakat selama pandemi COVID-19. "Kegiatan ini dilakukan lintas SKPD dengan prinsip kemauan yang kuat dan fokus pada praktiknya di lapangan bersama masyarakat," ungkap Sekdakab Samosir.

Sementara itu, Kadis Ketapang Samosir Rawati Simbolon menyebut, pemberian bibit sayuran ini merupakan kebijakan Pemkab Samosir agar masyarakat dapat memanfaatkan lingkungan/pekarangan rumah menjadi tempat budidaya tanaman sayuran melalui media polybag selama pandemi COVID-19. "Adapun sasaran pemberian bibit sayur dan sarana produksi dimaksud mencakup 9 kecamatan, 128 desa, dan 9 kelurahan yang secara keseluruhan berjumlah 6000 KK," ujarnya.

Ketua TP PKK Samosir, Sorta Ertaty Siahaan memperhatikan detail kendala teknis dan non teknis pelaksanaannya di lapangan agar tidak terjadi masalah mengingat pengalaman-pengalaman terdahulu. “Perlu dijelaskan kepada masyarakat dasar dan kriteria pemberian kepada masyarakat dengan juknis,” pintanya kepada pelaksana di lapangan agar program ini berhasil dan berdampak pada kehidupan masyarakat.

Pada rapat itu, Saul Situmorang Asisten II Setdakab Samosir, meminta agar penanaman bibit diberi selang waktu agar masyarakat tetap dapat menikmati ketersediaan sayur setiap hari untuk meningkatkan imunitas tubuh terhadap penyakit. (BS09)


Tag:Bibit SayurCOVID 19COVID-19Dinas Ketapangketahanan panganPemkab Samosir