Politik & Pemerintahan

Bawaslu Minta ASN di Humbahas Harus Netral Jelang Pilkada 2020


Bawaslu Minta ASN di Humbahas Harus Netral Jelang Pilkada 2020
BERITASUMUT.COM/IST

Beritasumut.com-Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas) menggelar sosialisasi sekaligus koordinasi terkait Pilkada yang akan digelar 9 Desember nanti. Dalam kegiatan yang digelar di Hotel Nowly tersebut ditekankan agar ASN di Humbahas bersikap netral dan tetap mengacu pada regulasi yang ada.

Dalam paparannya, Ketua Bawaslu Kabupaten Humbahas Henri W Pasaribu STh mengatakan banyak regulasi yang menjadi dasar larangan ASN tidak bisa terlibat dalam kampanye Pilkada. Berikut dengan sanksi yang melekat untuk setiap bentuk larangan sebagai konsekuensinya."Sanksi tadi bisa dalam bentuk administrasi hingga pidana mulai dari sanksi hukuman disiplin ringan, sedang hingga berat," ujarnya dilansir dari laman humbanghasundutankab.go.id, Minggu (25/10/2020).

Pengaduan yang telah masuk melibatkan para ASN, kata Henri, sejauh ini hanya satu kasus yang memenuhi kualifikasi untuk ditindak lanjut. Kasus yang masuk merupakan kejadian yang sederhana, yaitu melakukan like di postingan pasangan calon dan kemudian diadukan oleh seseorang ke Bawaslu."Melalui hal ini Bawaslu mengingatkan para ASN untuk lebih berhati-hati dalam bermedia sosial, sehingga kejadian ini dapat menjadi pembelajaran," terangnya.

Kehadiran PNS dalam kampanye terbatas juga merupakan salah satu poin pelarangan. Kerap menjadi alasan, jika suami atau istri salah satu PNS menjadi tuan rumah kegiatan paslon. Hal seperti itu merupakan pelanggaran. Karena status ASN melekat secara personal, terlepas dari ruang, tempat, dan waktu.Merujuk pada regulasi kampanye dikondisi pandemi Covid 19, kampanye umum tidak bisa melebihi 50 orang, itupun harus mengikuti protokoler kesehatan yang sudah menjadi ketentuan. Bawaslu berhak membubarkan kegiatan tersebut apabila protokoler kesehatan ini diabaikan.

Kepala Dinas Kominfo Humbahas, Drs Hotman Hutasoit yang bertindak sebagai pembicara sekaligus perwakilan juga memaparkan bahwa pentingnya netralitas ASN. Kadis Kominfo juga mengingatkan para ASN bahwa jejak digital tidak bisa hilang dan akan terus ada, sehingga sebagai ASN wajib berhati-hati dalam memposting apa pun di media sosial.(BS09)


Tag:ASNPNSPilkadaPilkada 2020Pilkada Serentak