Politik & Pemerintahan

Bappeda Pematangsiantar Gelar Konsultasi Publik Revisi Perda RT/RW


Bappeda Pematangsiantar Gelar Konsultasi Publik Revisi Perda RT/RW
BERITASUMUT.COM/IST
Beritasumut.com-Badan Perencana Daerah (Bappeda) Pematangsiantar menggelar konsultasi publik terkait rencana revisi Peraturan Daerah tentang Rencana Tata Ruang/Wilayah (RT/RW) Kota Pematangsiantar.
 
Plh Walikota Pematangsiantar Hefriansyah SE MM diwakili Asisten II Drs M Akhir Harahap dalam sambutannya mengatakan, beberapa dinamika mempengaruhi peninjauan terhadap tata ruang yang ada, untuk itu perlu dilakukan revisi untuk mencapai keserasian, keharmonisan penataan ruang yang ada. "Perkembangan situasi nasional, pembangunan kawasan strategis serta faktor faktor pembangunan lainnya sangat berpengaruh pada perubahan tata ruang," ujarnya dilansir dari laman resmi pematangsiantarkota.go.id, Minggu (28/05/2017).
 
"Kota pematangsiantar berada dekat dengan Kawasan Strategis Nasional (KSN) Danau Toba tentu akan berpengaruh dengan sektor pembangunan ekonomi, sektor parawisata, pembangunan jalan akan berpengaruh bagi kota kita, maka semua hal diatas dapat menjadi pertimbangan terhadap revisi RT/RW kota Pematangsiantar," sambungnya lagi.
 
Robert Tua Siregar PhD dari program Pasca Sarjana Universitas Simalungun selaku pembicara menambahkan, tujuan dari konsultasi publik ini tentunya untuk melakukan review terhadap (RT/RW) Kota Pematangsiantar. "Dimulai dari penyusunan, muatan materi pengaturan, hingga progres operasional implementasi tata ruang, tinjauan kritis dalam penataan ruang meliputi tujuan, kebijakan serta strategi ruang wilayah kota," tegasnya.
 
Acara konsultasi publik diikuti berbagai instansi seperti kepolisian, kejaksaan, akademisi, masyarakat, Badan Pertanahan, perwakilan Pemkab Simalungun, Camat dan Lurah se Kota Pematangsiantar, hadir juga Ketua DPRD Siantar Eliakim Simanjuntak SE.Acara ditandai dengan pendatanganan berita acara kesepakatan Pemko Siantar dengan Pemerintah Kabupaten Siamlungun sebagai daerah berbatasan.(BS02)
 

Tag:BappedaBappeda PematangsiantarPerda RT/RWsimalungun