Politik & Pemerintahan

Akurasi DPT, Bawaslu Koordinasi dengan KPU dan Dinas Kependudukan


Akurasi DPT, Bawaslu Koordinasi dengan KPU dan Dinas Kependudukan
beritasumut.com/BS06
Beritasumut.com-Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sumatera Utara (Bawaslu) mengungkapkan persoalan Daftar Pemilih merupakan salah satu bagian penting dalam penyelenggaran pemilu. Karenanya, Bawaslu Sumut telah menginstruksikan jajarannya di kabupaten/kota untuk bersama-sama KPU dan Dinas Kependudukan setempat untuk melakukan perekaman KTP Elektronik bagi yang memenuhi syarat dan belum terdaftar di DPT.
 
"Data warga Sumut yang belum lakukan perekaman KTP elektronik ini masih dinamis sampai saat ini. Kami bersama kawan-kawan Bawaslu kabupaten/kota, KPU dan Disdukcapil setempat terus melakukan pembersihan atas data perekaman KTP elektronik. Jadi memang masih on proses," kata Koordinator Divisi Hubungan Masyarakat dan Hubungan Antar Lembaga Bawaslu Sumut, Marwan dalam acara Sosialisasi Pemilu 2019, di Kedai Mantan Jalan Danau Marsabut Medan, Senin (29/10/2018).
 
Hasil pencermatan bersama pihaknya mengenai data DPT ini, cukup miris ketika ditelusuri di lapangan. Bahwa setelah dicek oleh Disdukcapil setempat banyak yang dibersihkan karena ternyata ada data anomali maupun kegandaan. 
 
"Contoh di Serdangbedagai, setelah kita koordinasi dengan KPU dan Disdukcapil di sana awalnya terungkap 3.000 warga belum merekam. Tapi setelah ditelusuri melalui sistem jemput bola Disdukcapil sampai ditingkat kecamatan, masyarakat malah kurang proaktif menyikapi masalah ini. Selain itu masih banyak ditemukan data anomali, seperti satu orang punya dua sampai tiga KK," katanya didampingi Kordiv Pengawasan Suhadi Sukendar Situmorang. 
 
"Untuk saat ini data DPT masih on proses dan sudah banyak terjadi pengurangan setelah kami lakukan pencermatan dan penelusuran secara triparted," tambahnya.
 
Sementara itu Suhadi Sukendar secara eksplisit menyebutkan, hingga Oktober 2018 data warga di Sumut yang belum melakukan perekaman KTP el sekitar 408.827 orang. Data tersebut menurutnya sudah jauh berkurang dari sebelumnya. 
 
"Betul memang beberapa waktu lalu ada sebanyak 818 ribu warga Sumut belum melakukan perekaman KTP. Tapi hingga 24 Oktober kemarin, menurut data kita sesuai hasil pencermatan yang dilakukan bersama bahwa turun menjadi 408.827 orang," katanya.(BS06)

Tag:BawasluDPTPemilupilpres