Peristiwa

Seorang Anggota TNI Gadungan Ditangkap Petugas Unit Pidum Polrestabes Medan


Seorang Anggota TNI Gadungan Ditangkap Petugas Unit Pidum Polrestabes Medan
beritasumut.com/ist
Beritasumut.com-Seorang anggota TNI gadungan dengan membawa senpi jenis Airshoft Gun berhasil diamankan petugas Unit Pidum Satuan Reskrim Polrestabes Medan di kawasan Jalan Luku, Kelurahan Kwala Bekala, Kecamatan Medan Johor. Pelaku yang diboyong ke komando itu bernama Muslianto (52) warga Jalan Pintu Air VI, Kecamatan Medan Johor.

Kasat Reskrim Polrestabes Medan Pejabat Sementara (PS) Kompol Martuasah Tobing kepada wartawan, Jumat (31/07/2020) mengatakan, keberhasilan melakukan penangkapan itu pada pda hari Kamis tanggal 30 Juli 2020 sekira pukul 18.30 WIB di Jalan Luku, di mana pada saat itu tersangka Muslianto sedang dalam perjalanan hendak ke Jalan Binjai namun di tengah jalan diberhentikan oleh saudara Hotman Purba karena Muslianto menggunakan seragam Tentara Nasional Indonesia. Dan selanjutnya Hotman mengajak pelaku, karena curiga akan seragam yang digunakan pelaku dan langsung membawa pelaku ke Koramil 05 / MB dan setelah sampai di Koramil dan dilakukan pemeriksaan terhadap pelaku, ternyata pelaku membawa senjata jenis Airshoft Gun dan setelah diperiksa ternyata KTP, SIM serta kartu keluarga pelaku Muslianto juga sudah dipalsukan dan atas kejadian tersebut Hotman Purba membawa pelaku ke Polrestabes Medan guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Disebutkan, Kompol Martuasah telah mengamankan satu orang laki-laki diduga pelaku tindak pidana, membawa menyimpan, menyembunyikan senjata tajam , senjata penusuk dan atau menempatkan keterangan palsu ke dalam suatu akte aunthentik” sebagaimana dimaksud dalam pasal 2 ayat (1) Undang undang darurat No 12 Tahun 1951 dan atau 266 ayat (1) KUHPidana. Dari pelaku itu petugas berhasil menyita 1 pucuk senjata jenis Airshoft Gun, 1 bilah pisau sangkur dengan panjang kira-kira 30 cm, 1 buah KTP atas nama Mulianto, pekerjaan TNI ( identitas pekerjaan palsu ), 1 buah kartu SIM, 1 lembar KK Muslianto pekerjaan TNI ( Identitas pekerjaan palsu ), 4 potong baju dinas TNI. 3 celana dinas TNI, 2 potong kaos TNI, 1 pasang sepatu PDL warna hitam dan 1 buah baret TNI .

Berdasarkan hasil pemeriksaan pelaku mengakui perbuatanya telah melakukan tindak pidana membawa menyimpan, menyembunyikan senjata tajam dan atau menempatkan keterangan palsu pada akte autentik. Di mana pelaku mengaku sebagai Tentara Nasional Indonesia dengan maksud, untuk gagahan dan agar di segani orang serta dan termotivasi.(BS06)

Tag:Polresta MedanTNI Gabdungan