Peristiwa

Polrestabes Medan Buru Seorang Komplotan Jambret Sadis yang Kerap Beraksi di Kota Medan


Polrestabes Medan Buru Seorang Komplotan Jambret Sadis yang Kerap Beraksi di Kota Medan
BERITASUMUT.COM/BS04
Beritasumut.com-Polrestabes Medan memburu seorang komplotan jambret berinisial RI (25) yang kerap meresahkan warga Kota Medan. Kapolrestabes Medan Kombes Pol Riko Sunarko menegaskan guna menciptakan rasa aman dan kondusif, pihaknya akan melakukan tindakan tegas terhadap para begundal jalanan ini.

Kombes Riko mengaku salut melihat Satuan Reskrim Polrestabes Medan yang mengambil alih kasus jambret di Polsek Sunggal dan Polsek Medan Baru untuk diungkap dengan cepat.Keberhasilan itu tidak terlepas dari penyelidikan dan informasi dari masyarakat yang melihat aksi sadis dilakukan komplotan jambret Kota Medan. "Empat orang para pelaku, seorangnya lagi mati adalah napi asimilasi yang baru bebas dari Lembaga Pemasyarakatan (LP) Tanjung Gusta Medan," Kombes Riko usai memaparkan keberhasilan Satuan Reskrim Polrestabes Medan mengungkap kasus jambret dan seorangnya ditembak mati, Selasa (16/6/2020).

Sementara itu, Listiadi salah satu korban jambret di Sunggal mengaku salut melihat kiprah Polrestabes Medan berhasil mengungkap kasus jambret kepada dirinya. "Sudah pantas, para pelaku ditembak petugas Polrestabes Medan. Saya mengalami kerugian Rp 14 juta pada tanggal 12 Juni di Jalan Sunggal Medan," jelasnya.

Sebelumnya, Satuan Reskrim Polrestabes Medan meringkus 4 orang tersangka, satu di antaranya tewas ditembak mati petugas di Jalan Sei Batang Hari pada Senin (15/06/2020) kemarin. Para pelaku tersebut adalah S alias Sabir (25) warga Jalan Benteng, E.S (24) warga Jalan Kelambir V Tanah Garapan, GP (22) warga Binjai, sedangkan tersangka yang meninggal dunia berinisial APS alias L (29) warga Kelambir V.

Kombes Riko menjelaskan, aksi perampokan yang dilakukan keempat tersangka yang terekam kamera CCTV terjadi pada Selasa (09/06/2020) sekira pukul 13.30 WIB, ketika itu tersangka S bersama tersangka RI (DPO) berboncengan mendekati korban yang merupakan seorang ibu rumah tangga (IRT), sementara tersangka APS alias L mengamati lokasi dan tersangka yang berada diboncengan langsung menarik tas milik korban yang disandang dibagian kiri, lalu terjadi tarik menarik antara korban dan tersangka, akan tetapi karena kalah kuat, tas korban berhasil dibawa kabur oleh kedua tersangka dan diikuti oleh tersangka APS alias L.

Sontak korban berteriak minta tolong, namun tak satupun warga maupun pengguna jalan yang mau membantu korban. Selanjutnya korban mendatangi Polsek Medan Baru untuk melaporkan aksi perampokan yang baru saja dialaminya.

Selanjutnya, para tersangka kembali beraksi di wilayah hukum Polsek Sunggal pada Jumat (12/6/2020) sekira pukul 00.00 WIB, kedua tersangka mengendarai sepeda motor matic langsung merampas tas korban yang lagi-lagi seorang ibu rumah tangga (IRT) dari sebelah kanan dan selanjutnya kedua tersangka langsung melarikan diri.

Kemudian korban berusaha mengejar kedua tersangka sambil berteriak maling. Namun kedua tersangka berhasil kabur. Selanjutnya korban mendatangi Polsek Medan Sunggal untuk melaporkan aksi perampokan yang baru saja dialaminya.

Sementara otak pelaku adalah APS alias L yang merupakan seorang residivis dengan kasus jambret dan tersangka juga baru saja keluar dari penjara karena mendapat asimilasi. Tersangka ES bertugas sebagai joki, S alias Sabir bertugas sebagai eksekutor, tersangka GP bertugas sebagai layang-layang (menghalangi jika ada warga yang mengejar).

Barang bukti yang diamankan dari para tersangka yakni 1 buah laptop, uang sebesar Rp 100 ribu, 4 buah helem dan 3 unit sepeda motor matic.Disaat dilakukan penangkapan terhadap keempat tersangka, petugas mendapat pelawan dari tersangka APS alias L hingga seorang personil Satreskrim Polrestabes Medan Bharada Bimo mengalami luka di lengannya dan saat ini masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Bhayangkara Medan, kemudian petugas melakukan tindakan tegas terukur kepada tersangka hingga tersangka APS alias L meninggal dunia.

Sedangkan tersangka S alias Sabir ditembak kedua kakinya, ES ditembak kaki sebelah kiri dan tersangka GP ditembak kedua kakinya lalu para tersangka di bawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Medan.(BS04)

Tag:JambretMalingPolrestabes MedanbegalPerampok