Peristiwa

Keluarga Napi Korban Penganiayaan Minta Keadilan


Keluarga Napi Korban Penganiayaan Minta Keadilan
beritasumut.com/ist

Beritasumut.com-MSM (59), seorang narapidana kasus penggelapan mobil di Rumah tahanan (Rutan) Klas 1A Tanjung Gusta Medan mengalami luka memar di wajah dan seluruh tubuh. MSM diduga dianiaya oleh napi lainnya di Rutan Klas 1A Tanjung Gusta Medan.

Fahmi (33) anak kandung dari MSM mengaku terkejut mengetahui kondisi yang dialaminya orang tuanya. "Saat dijenguk, ayah saya mengaku dianiaya oleh napi lainnya, lainnya sehingga mengalami memar di wajah dan tubuh di dalam sel Blok I 9 Rutan Tanjung Gusta Medan, " ucap Fahmi kepada wartawan, di Medan, Sabtu (19/09/2020).

Fahmi mengaku, ayahnya disiksa dan dipukuli di dalam sel tahanan Rutan Tanjung Gusta Medan dengan bukti-bukti yang ada. Fahmi mengharapkan, petugas yang ada di Rutan Tanjung Gusta Medan harus bergerak cepat untuk memproses tindakan main hakim sendiri tersebut.

Dia mengharapkan, petugas yang ada di Rutan Tanjung Gusta Medan harus membawa MSM ke rumah sakit sebab mengalami luka memar. "Sebelum terlambat ayah saya harus dibawa dulu ke rumah sakit untuk mengetahui luka yang dialaminya, " paparnya.

Sementara itu, saat dikonfirmasi Kepala Rumah Tahanan (Rutan) Tanjung Gusta Klas 1A Medan Theo Andrianus Purba mengaku segera menindaklanjutinya dan mengecek untuk melihat warga binaan yang ada di Rutan Tanjung Gusta Medan.(BS06)


Tag:LP Tanjung Gustanapi korban penganiaayaanpenganiayaan napi