Peristiwa

Anak di Bawah Umur Dipekerjakan sebagai Tukang Kusuk Esek-esek, Pria Ini Ditangkap Polres Pelabuhan Belawan


Anak di Bawah Umur Dipekerjakan sebagai Tukang Kusuk Esek-esek, Pria Ini Ditangkap Polres Pelabuhan Belawan
BERITASUMUT.COM/IST

Beritasumut.com�"Satreskrim Polres Pelabuhan Belawan berhasil menangkap pelaku perdagangan anak di bawah umur. Pelaku adalah Riamor Perangin-angin alias RP (45) warga Desa Tanjung Selamat Pasar ll, Kecamatan Percut Seituan, Kabupaten Deli Serdang.

Pelaku ditangkap sebab memperkerjakan anak di bawah umur sebagai Pekerja Seks Komersial (PSK) bermodus Tukang Pijat (Kusuk), di salah satu tempat berinisial M yang berada di kawasan Jalan Haji Anif, Desa Sampali, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, pada Senin (13/07/2020) sekira pukul 21.30 WIB.

Kapolres Pelabuhan Belawan, melalui Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan AKP I Kadek HC SIK SH, dilansir dari Tribratanews.sumut.polri.go.id, Selasa (04/08/2020) menjelaskan, peristiwa bermula pada hari Sabtu (11/07/2020) sekira pukul 14.30 WIB. "Telah terjadi tindak pidana melakukan eksploitasi terhadap anak, dimana korban yang merupakan anak pelapor yang di pekerjakan oleh tersangka sebagai pekerja seks dengan modus sebagai tukang kusuk lulur," jelasnya.

Polisi pun menangkap pelaku dari tempat kusuk berinisial ”M” miliknya yang berada di kawasan Jalan Haji Anif, Desa Sampali, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang. “Anak pelapor diketahui pergi dari rumah dengan tujuan Medan untuk menjaga neneknya yang sakit. Namun ternyata anaknya malah dipekerjakan di tempat kusuk lulur milik tersangka RP. Atas kejadian tersebut, Pelapor merasa keberatan dan membuat pengaduan di SPKT Polres Pelabuhan Belawan dan meminta agar tersangka dihukum sesuai hukum yang berlaku di Negara Kesatuan Republik Indonesia,” paparnya.

Dia menjelaskan, penangkapan ini berdasarkan Laporan Polisi Nomor :LP/305/VII/2020/SU/SPKT PEL-BLWN Tanggal 13 Juli 2020. "Pelapor atas nama Rosidawati," ungkapnya. Menanggapi laporan tersebut, sambung Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan, pihaknya lalu memerintahkan anggotanya untuk melakukan penyelidikan dan dilakukan penggeledahan di tempat kusuk lulur milik tersangka dan melakukan penangkapan terhadap tersangka.

Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan menyatakan pihaknya akan menindak tegas perusahaan atau tempat kusuk lulur yang memperkerjakan anak di bawah umur. “Kalau ada tempat kusuk lulur yang memperkerjakan anak di bawah umur, kami akan tindak tanpa pandang bulu,” tegasnya.

Dari kasus itu sendiri, selain menahan tersangka, polisi juga berhasil mengamankan barang bukti berupa satu buah spanduk iklan tempat kusuk lulur bertuliskan Mawar, Satu buah spanduk iklan tempat kusuk lulur bertuliskan Amoure, 10 Sachet kondom merk Sutra, 2 buah celana dalam wanita, 2 buah Bra/BH, 2 set pakaian rok mini, 4 buah buku daftar tamu, 1 botol lotion merk Marine, Tablet obat-obatan khusus wanita, Tissu kertas, lipstik dan kutek, juga Seprai tempat tidur.

Selanjutnya Tersangka dan barang bukti diamankan ke Mako Polres Pelabuhan Belawan untuk dilakukan pengembangan terhadap tersangka. "Tersangka dipersangkakan dengan pasal 76 Jo Pasal 88 UURI No.17 Thn 2016 tentang Perlindungan anak dengan ancaman hukuman 12 Tahun Penjara," pungkasnya. (BS04)


Tag:Desa sampaliKusuk LulurPSKPerdagangan AnakPolres PelabuhanBelawanTrafficking