Peristiwa

Usai Didakwa, Mantan Bupati Tobasa Liberty Langsung Ditahan


Usai Didakwa, Mantan Bupati Tobasa Liberty Langsung Ditahan
beritasumut.com/ilustrasi

Beritasumut.com-Mantan Bupati Toba Samosir, Liberty Pasaribu langsung ditahan setelah Jaksa PenuntutUmum (JPU) dari Kejari Toba Samosir JS Malau membacakan dakwaan dalam persidangan yang berlangsung diruang Cakra VII Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Medan, Senin (20/06/2016).

Menurut Majelis Hakim Tipikor Didik S Handono perintah penahanan ini dilakukan agar mempermudah proses pemeriksaan dipersidangan, maka terdakwa langsung ditahan dikarenakan domisilinya terdakwa di Jakarta dan dalam kondisi sehat.

JPU JS Malau kepada wartawan usai persidangan mengatakan pihaknya segera melaksanakan perintah penetapan dari Ketua Majelis Hakim. Sebutnya lagi selaku eksekutor, maka jaksa segera melaksanakan perintah dari majelis hakim.

Malau juga menerangkan, Liberty sempat kaget mendengarkan perintah ketua majelis hakim sehingga untuk itu tadinya, kita memberikan penjelasan kepada terdakwa yang terjerat kasus dugaan korupsi peminjaman kas APBD Tahun 2006 sebesar Rp 3 Miliar tersebut agar memakluminya.

"Memang, sebelumnya terdakwa selama proses penyidikan dan penuntutan tidak ditahan dengan alasan terdakwa koperatif dan sakit jantung yang dideritanya. Akan tetapi, majelis hakim memiliki alasan lainnya untuk mempermudah proses pemeriksaan dipersidangan maka terdakwa langsung ditahan dikarenakan domisilinya terdakwa di Jakarta dan dalam kondisi sehat," ujar Malau.

Sementara itu dari pantauan wartawan, Liberty Pasaribu tampak emosi ketika para jurnalis hendak mengabadikan fotonya. Bahkan sempat ingin menampar seorang fotografer, namun hal tersebut batal karena pengacara Liberty berkepala plontos langsung menenangkan kliennya.

Seperti diberitakan sebelumnya, dalam kasus ini sudah tiga orang dihukum yaitu mantan Bupati Tobasa Monang Sitorus, mantan Kepala Bagian Keuangan Setdakab Tobasa Arnold Simanjuntak dan mantan Pemegang Kas Setdakab Tobasa Jansen Batubara. Dimana ketiganya dihukum masing-masing 1 tahun hingga 3 tahun penjara.(BS03)


Tag: