Peristiwa

Terkait Jual Kunci Jawaban, 35 Casis Bintara 2016 Digugurkan


Terkait Jual Kunci Jawaban, 35 Casis Bintara 2016 Digugurkan
Beritasumut.com/Ilustrasi
Penerimaan Bintara 2016

Beritasumut.com-Sebanyak 35 orang calon siswa (Casis) yang terlibat dalam percaloan penerimaan calon Bintara 2016 harus rela digugurkan kepesertaanya sebagai calon polisi karena terlibat percaloan. "Polda sumut menggugurkan 35 calon siswa yang dianggap terlihat percaloan," kata Kabid Humas Polda Sumut, AKBP Rina Sari Ginting, Senin (13/06/2016).

Rina mengatakan, sebenarnya hanya ada beberapa siswa yang digugurkan karena dianggap terlibat dalam percaloan. Sedangkan sisanya digugurkan karena membawa telepon seluler.

Dia menambahkan, keenam anggota Polri yang diamankan pihak Propam Polda Sumut tersebut bukan merupakan panitia pelaksana ujian, melainkan disiagakan untuk membantu keberlangsungan pelaksanaan ujian.

"Jadi keenam anggota Polri yang sebagian di antaranya personel Sabhara itu, bukan merupakan panitia inti. Hanya saja disiagakan untuk membantu proses pelaksanaan ujian karena jumlah peserta cukup banyak hingga ribuan orang," katanya.

Namun menurutnya, kesempatan tersebut justru disalahgunakan untuk menerima handphone yang berisi foto mengenai soal ujian masuk. Saat itu panitia kemudian memergoki adanya dugaan penyerahan handphone dari siswa ke polisi.

Sekadar diketahui, proses seleksi calon siswa bintara Polri diselenggarakan Polda Sumut sejak 7 April 2016. Pendaftaran dibuka lewat http://www.penerimaan.polri.go.id serta Biro SDM Polda Sumut/Polres se-jajaran. Jika dinyatakan lolos seleksi, para calon siswa akan memulai pendidikan pada 10 Agustus 2016. Dengan masa pendidikan selama tujuh bulan, mereka akan dilantik pada 7 Maret 2017, dengan pangkat brigadir polisi dua (Bripda) dan berhak menerima gaji Rp3.200.200/bulan ditambah tunjangan lainnya.(BS04)


Tag:Poldasu