Peristiwa

Kepala Kankemenag Asahan Koordinasi Bersama Penyuluh Agama Katolik, Tetap Jaga Integritas Jelang Pilkada 2020


Kepala Kankemenag Asahan Koordinasi Bersama Penyuluh Agama Katolik, Tetap Jaga Integritas Jelang Pilkada 2020
BERITASUMUT.COM/IST

Beritasumut.com-Kepala Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kabupaten Asahan, Dr H Hayatsyah MPd memimpin langsung rapat koordinasi bersama Penyuluh Agama Kristen Katolik Kemenag Asahan, di Aula Kantor Kemenag Asahan, Kamis (08/10/2020). Diikuti oleh 10 orang Penyuluh Non PNS dan 1 orang PNS, rapat ini dihadiri Penyelenggara Katolik Lusia Saragi SAg.

Dalam koordinasi itu, Kepala Kankemenag menyampaikan bahwa Penyuluh Agama Katolik harus dapat menjalankan fungsi serta tanggung jawabnya sebagai agent of change. "Harus dapat mengadakan perubahan kearah yang lebih baik, sebab Penyuluh juga pemimpin masyarakat. Sebagai imam dalam masalah agama dan masalah kemasyarakatan, serta masalah kenegaraan dalam rangka menyukseskan program pemerintah," ujar Dr H Hayatsyah MPd, dilansir dari Sumut.kemenag.go.id, Kamis (08/10/2020).

Dia menambahkan, Penyuluh harus bertindak, berbuat dan berbicara sebagai seorang penyuluh yang mempunyai dan memegang teguh integritas. "Seorang penyuluh harus dapat memaknai moderasi beragama yakni cara pandang, sikap dan perilaku beragama yang selalu mengambil posisi di tengah. Tidak mudah terprovokasi dengan individu-individu yang menginginkan perpecahan antar umat beragama," jelasnya.

Untuk itu, Kepala Kankemenag mengharapkan kerjasama yang baik pada semua Penyuluh Agama. "Baik Islam, Kristen Protestan dan Katolik agar mengedepankan tugas dan fungsi penyuluhnya diatas kepentingan pribadi, sebagai usaha membentuk masyarakat Kabupaten yang religius dan lebih saling toleransi antar umat beragama. Sehingga moderasi beragama dapat terlaksana dengan baik tanpa adanya unsur paksaan dari siapapun," pesannya.

Akhirnya, dia mengingatkan tentang Pemilihan Kepala Daerah serempak yang akan berlangsung di bulan Desember Tahun 2020 ini. "Sangat diharapkan peran penyuluh agama untuk dapat menentramkan hati rakyat dan memberikan penyejuk hati bilamana pilihan mereka tidak terpilih. Sehingga Pilkada ini nantinya akan damai dan saling menghormati siapapun yang terpilih menjadi Kepala Daerah," tutupnya. (BS09)


Tag:Agama KatolikInfo KemenagKemenag AsahanPenyuluh agamaPilkada 2020