Peristiwa

Kapolsek Tak Ada di Kantor, Polsek Namorambe Tolak Pengaduan Korban Pemerkosaan


Kapolsek Tak Ada di Kantor, Polsek Namorambe Tolak Pengaduan Korban Pemerkosaan
Beritasumut.com/Ilustrasi
Kasus pemerkosaan

Beritasumut.com-Keluarga korban pemerkosaan warga Desa Batu Gemuk, Kecamatan Namurambe kesal dengan petugas Polsek Namorambe. Pasalnya, pengaduan keluarga korban M (14) siswi kelas 3 SMP, yang diperkosa pemuda berinisial MDP (15) ditolak Polsek Namorambe dengan alasan Kapolsek tidak berda di kantor.

"Keponakan saya diperkosa sama MDP pada Sabtu (22/5/2016) lalu. Saat itu keponaan saya tidur di kamarnya, lalu MDP mengintip kamar M. MDP kemudian mencongkel jendela kamar dan langsung menutup mulut M. Usai melakukan aksi bejatnya, MDP langsung kabur. M menjerit hingga abangnya yang tidur di sebelah kamarnya terbangun," ujar salah satu keluarga M berinisial GT, seraya menyebutkan jika ponsel pelaku tertinggal di kamar M.

Akibat dari aksi MDP, M mengalami pendarahan. Keluarga pun langsung membawanya ke Rumah Sakit Sembiring Delitua. Menurut GT, saat ini, kondisi keponakannya masih jadi syok dan trauma.

Informasi yang didapat, Petugas Polsek Namorambe mengarahkan keluarga M untuk membuat perdamaian. "Seharusnya petugas Polsek Namorambe bisa menerima pengaduan kita. Kalau begini kinerja Polsek Namorambe, tingkat kriminal pemerkosaan di wilayah hukum Polsek Namorambe makin merajalela. Kami berharap petugas Poldasu bisa menindak Polsek Namurambe yang mengabaikan pengaduan masyarakat," harap GT dengan nada kesal. (BS04)


Tag: