Peristiwa

Kakankemenag Asahan Minta Penyuluh Agama Disiplin Laksanakan Tugas di Era AKB


Kakankemenag Asahan Minta Penyuluh Agama Disiplin Laksanakan Tugas di Era AKB
BERITASUMUT.COM/IST

Beritasumut.com-Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakankemenag) Kabupaten Asahan, Dr H Hayatsyah MPd menekankan kepada para Penyuluh Agama Islam Kabupaten Asahan untuk tetap dan terus meningkatkan kinerja dan disiplin dalam melaksanakan tugas di wilayah binaannya masing masing meski dalam era Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB).

Hal ini disampaikannya dalam Rapat Koordinasi Penyuluh Agama Islam di lingkungan Kemenag Kabupaten Asahan, yang dihadiri oleh Koordinator Penyuluh Agama Islam Kecamatan di Aula Kemenag Asahan, pertengahan pekan ini.

Kakankemenag Kabupaten Asahan, Dr H Hayatsyah MPd menegaskan, para Koordinator Penyuluh Kecamatan, walaupun saat ini, suasana masih dalam era AKB pandemi Covid 19 pelaksanaan kinerja dan disiplin dalam bertugas harus tetap berjalan dengan baik dan sesuai dengan aturan, serta tetap mematuhi protokol kesehatan.

"Masa pandemi Covid 19 ini metode dan strategi penyuluhan hendaknya melalui pemanfaatan tekhnologi media komunikasi atau media sosial online dengan video ceramah atau tausiyah yang berdurasi pendek. Ajak masyarakat terus meningkatkan iman dan ibadah, imunitas tubuh dengan mengkonsumsi makanan yang sehat dan bergizi, serta amankan diri dan orang lain dengan mematuhi dan mantaati protokol kesehatan dengan menjaga jarak 1,5 hingga 2 meter, cuci tangan pakai sabun dengan sesering mungkin, dan memakai masker jika keluar dari rumah," ujarnya dilansir dari Sumut.kemenag.go.id, Jumat (25/09/2020).

Hayatsyah menegaskan, kepatuhan masyarakat dalam wilayah binaan petugas terhadap protokol kesehatan menunjukkan keberhasilan Kemenag dalam memberikan penyuluhan. "Untuk itu para penyuluh agama harus serius memberikan perhatian kepada seluruh masyarakat, termasuk anak jalanan. Saat ini semakin banyak kita lihat para anak-anak jalanan di wilayah Kabupaten Asahan dan sekitarnya, dengan berbagai kegiatan yang mereka lakukan seperti mengamen, nongkrong-nongkrong di pinggir jalan, di pasar, balap liar, dan sebagainya," sambungnya.

Dia meminta para petuga melakukan pembinaan terhadap para anak jalanan. "Jangan sampai mereka terbawa oleh keras dan ganasnya jalanan saat ini. Jangan sampai mereka meresahkan masyarakat dengan prilaku dan perbuatan yang tidak hanya melanggar norma dan aturan agama, negara dan budaya/adat yang berlaku di daerah kita ini. Seperti narkoba, minum-minuman keras, tawuran, mencopet, merampok dan lainnya. Ajak mereka dengan penuh kasih sayang dan keramahtamahan. Tuntun mereka sesuai dengan perkembangan jiwa dan psikologisnya," tutur Hayatsyah.

Hayatsyah juga berharap kepada para PAI di Kabupaten Asahan saat ini di Kabupaten Asahan telah berlangsung proses demokrasi yaitu tahapan-tahapan PILKADA, pendaftaran CABUP dan CAWABUP telah berlangsung, dan menunggu tahap berikutnya yaitu penetapan CABUP dan CAWABUP. "Kita berkeinginan seluruh tahapan ini berlangsung dengan baik dan lancar. Karenanya saya berharap agar para PAI dapat menenangkan masyarakat agar proses ini berlangsung damai dan kondusif. Tidak mengganggu ketertiban kamtibmas, serta kerukunan masyarakat Kabupaten Asahan yang religius ini," pesannya.

Pada kesempatan rakor ini, Hayatsyah menyampaikan kepada para Koordinator PAI Kecamatan tentang rencana melaksanakan program Dakwah Touring, program ini adalah dakwah bilhal atau dakwah action dengan langsung terjun kepada masyarakat dengan memberikan bantuan atau santunan kepada masyarakat yang memerlukan dan membutuhkan.

"Program ini diharapkan dapat merefresh diri, jiwa dan pikiran kita, yang selama ini jenuh dan penat dengan kesibukan dan rutinitas kerja kita baik di rumah apalagi di kantor. Saya berharap seluruh pejabat dan PAI Kemenag Asahan dapat mengikuti kebijakan dan program ini. Kebersamaan itu sangatlah indah dan membuat diri kita sehat dan bugar baik jasmani maupun rohani," pungkas Hayatsyah. (BS09)


Tag:COVID 19COVID-19Info KemenagKakankemenag AsahanPenyuluh agamaProtokol Kesehatan