Peristiwa

Diduga Stres Karena Sakit, Oknum Polisi Bunuh Diri di Serdang Bedagai


Diduga Stres Karena Sakit, Oknum Polisi Bunuh Diri di Serdang Bedagai
BERITASUMUT.COM/BS05

Beritasumut.com-Warga Desa Gempolan Kecamatan Sei Bamban Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara dihebohkan dengan peristiwa bunuh diri oknum polisi berinisial MAP berpangkat Bripka di dalam rumah orang tuanya Dusun V Desa Gempolan pada Rabu (03/06/2020).

Personil yang bertugas di Polsek Rambutan Polres Tebing Tinggi ini ditemukan tewas dengan luka tembak di bagian dagu hingga tembus ke bagian kepala belakang.

Bripka MAP ditemukan tewas bersimbah darah dengan kondisi badan telungkup di kamar depan rumah orang tuanya berinisial NA. Di dekat tubuh korban juga ditemukan satu pucuk senjata api yang milik korban yang diduga dipakai oleh korban untuk melakukan aksi bunuh diri.

Informasi yang dihimpun di lokasi, Bripka MAP datang ke datang ke rumah orang tuanya pada pukul 04.00 WIB dan sempat membuatkan sarapan untuk ibunya. Baru sekira pukul 07.00 WIB ibu korban beserta warga sekitar, dikejutkan dengan letusan senjata api yang berasal dari dalam kamar sebanyak satu kali.

Kapolres Serdang Bedagai, AKBP Robin Simatupang yang datang ke lokasi membenarkan peristiwa bunuh diri oknum polisi berinisial Bripka MAP yang merupakan Personil Polsek Rambutan Polres Tebing Tinggi.

"Korban diduga mengalami stres dan depresi, akibat sakit pinggang yang dideritanya dalam beberapa tahun belakangan ini. yang tak kunjung sembuh walau sudah diobati ke beberapa rumah sakit dan pengobatan alternatif," ujarnya.

Saat ini, jenazah korban sudah dievakuasi dan dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara di Kota Tebing Tinggi untuk diotopsi. Diketahui Bripka MAP memiliki satu orang istri dan dua orang anak yang saat ini tinggal di Kota Tebing Tinggi. (BS05)


Tag:polisi bunuh diriPolres Serdang BedagaiPolres Tebing tinggiPolsek Rambutandiduga stressakit pinggang