Senin, 19 Februari 2018
  • Home
  • Peristiwa
  • Diduga Salah Tangkap, Korban Mengaku Tak Kenali Pelaku Jambret
pilkada beritasumut.com

Diduga Salah Tangkap, Korban Mengaku Tak Kenali Pelaku Jambret

Senin, 06 November 2017 21:30:00
BAGIKAN:
BERITASUMUT.COM/BS08
Korban berbaju Pink saat memberikan kesaksian di persidangan
Beritasumut.com-Hakim Tunggal Morgan Simanjuntak menegaskan akan membebaskan terdakwa terduga pelaku penjambretan, Eko Syahputra (17) warga Jalan Gaperta Ujung, Medan Helvetia apabila tidak terbukti bersalah. Hal itu disampaikannya lantaran Rafiah alias Efi yang menjadi korban penjambretan menyebutkan tak mengenali terdakwa pelaku.
 
Dari penuturan korban, pelaku yang menjambret dirinya sewaktu di Simpang Jalan S Parman tidak sama dengan ciri-ciri terdakwa yang berperawakan gemuk. "Saya tidak kenal. Ini bukan pelakunya. Yang menjambret saya waktu itu orangnya kurus," ujarnya saat sidang digelar di Ruang Anak, Pengadilan Negeri (PN) Medan, Senin (06/11/2017) sore.
 
Lebih lanjut korban mengatakan, saat di kantor Polrestabes Medan, dirinya juga tidak diperbolehkan bertemu dengan pelaku. "Terus saat di Berita Acara Pemeriksaan (BAP) juga saya cuma disuruh tanda tangan saja. Padahal sudah saya jelaskan yang menjambret itu berjumlah 
dua orang berboncengan sepeda motor jenis bebek. Bukan seperti yang di BAP pelakunya tiga orang naik dua kreta," jelasnya.
 
Sementara itu, saksi dari kepolisian, Bripka Sugeng menyebutkan pihaknya menetapkan Eko sebagai pelaku sudah sesuai prosedur. "Kami berdasarkan pengakuan terdakwa saat diperiksa Majelis," tukasnya yang juga diamini Jaksa Penuntut Umum (JPU) Baktiar Koto.
 
Terpisah, saat diwawancarai terdakwa melalui Penasehat Hukumnya, Boasa Simanjuntak SH MH dan Tuseno SH mengatakan saat itu terdakwa ditangkap di dekat rumahnya sekitar 1 minggu setelah korban membuat laporan. "Tepatnya pada tanggal 5 Oktober 2017. Di situ dia membawa uang sebanyak Rp12 juta karena memang mau disuruh mamaknya belanja untuk jualan mereka. Tapi anehnya yang dikembalikan polisi hanya Rp1 juta. Sisanya gak tau kemana," ujarnya.
 
Sambung Boasa, selama diperiksa, terdakwa juga mendapat intimidasi dan penganiayaan. "Kakinya habis dipukuli. Selain itu dia juga diancam akan ditembak kalau tidak mau ngaku," tandasnya. Usai mendengarkan keterangan saksi, majelis hakim menutup persidangan dan berencana melanjutkannya pekan depan. (BS08)
T#g:JPUJambretKriminalPersidanganPolisiPolrestabes Medansalah tangkap
ceritasumut.com
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
  • 2 hari lalu

    Hanya 1 Jam, Polisi Berhasil Tangkap Pelaku Jambret HP di Jalan Sudirman

    Beritasumut.com-Hanya satu jam berselang, pelaku jambret, Frangki Agus Dwi Putra (25) warga Jalan SM Raja Gang Cahaya No 10, Kecamatan Medan Kota,

  • 3 hari lalu

    Sat Reskrim Polres Simalungun Gelar Anev

    Beritasumut.com-Untuk mengetahui hasil kinerja anggota, Sat Reskrim Polres Simalungun menggelar Analisis dan Evaluasi (Anev) kinerja seluruh pengem

  • 3 hari lalu

    Kapolsek Kutalimbaru Berbagi Kasih dengan Anggota yang Keluarganya Sakit

    Beritasumut.com-Kapolsek Kutalimbaru AKP Martualesi Sitepu didampingi Ketua Bhayangkari Ranting Kutalimbaru Adelina Martualesi mengunjungi rumah an

  • 4 hari lalu

    Kapolrestabes Medan Himbau Masyarakat Jangan Terprovokasi Isu Penyerangan tokoh Agama di Medsos

    Beritasumut.com-Belakangan ini, isu provokasi penyerangan tokoh agama menyebar di media sosial (medsos). Terkait hal itu, Kapolrestabes Medan Kombe

  • 5 hari lalu

    Buyung Berlan Ditangkap Polisi Karena Aniaya Wahyu Damanik

    Beritasumut.com-Tim Serse Unit Jahtanras Polrestabes Medan berhasil menciduk seorang yang diduga terlibat kasus penganiayaan. Tersangka adalah M Sa

  • Copyright © 2010 - 2018 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.