Peristiwa

Demo Tolak Omnibus Law di Medan, 117 Demonstran Anarkis Ikuti Rapid Test, 3 Pendemo Reaktif Covid-19


Demo Tolak Omnibus Law di Medan, 117 Demonstran Anarkis Ikuti Rapid Test, 3 Pendemo Reaktif Covid-19
BERITASUMUT.COM/BS04

Beritasumut.com-Ribuan massa berunjuk rasa yang menolak pengesahan Omnibus Law (UU Cipta Kerja) di Gedung DPRD Sumut, Jalan Imam Bonjol Medan, Kamis (08/10/2020). Dari demo yang berujung ricuh itu, Polrestabes Medan berhasil mengamankan 117 orang demonstran anarkis.

"Dari 117 orang dilakukan rapid test, 3 orang dinyatakan reaktif Covid-19 dan mengikuti aturan protokol kesehatan," ucap Kapolrestabes Medan, Kombes Riko Sunarko kepada wartawan, Kamis (08/10/2020) malam.

Dijelaskannya, petugas gabungan Polda Sumut bersama Polrestabes Medan berhasil mengamankan 177 orang tersebut dan memulihkan situasi yang ada agar aman dan kondusif di Kota Medan. Dalam aksi demo tersebut para mahasiswa dan elemen masyarakat sempat melakukan tindakan anarkis, sehingga mengakibatkan tujuh orang personil polisi terluka, satu diantaranya Polwan.

Semua pelaku yang ditangkap terkait melakukan pelemparan terhadap kaca gedung DPRD Sumut dan aparat kepolisian yang bertugas mengamankan aksi demo. 177 orang yang ditangkap dilakukan pendataan untuk didata dan dimintai keterangannya oleh kepolisian.

Untuk pemeriksaan lebih lanjut, pihak kepolisian pun melakukan rapid tes Covid-19 terhadap 177 orang pelaku anarkis. "Dari hasil rapid test tersebut kepada 117 orang, ada 3 orang yang reaktif Covid-19. Tentunya pihak kita melakukan aturan protokol kesehatan untuk 3 orang pendemo tersebut, " paparnya.

Namun, sambungnya, karena hari sudah semakin malam, pihak Kepolisian pun memboyong seluruh pelaku demo anarkis ke Mapolda Sumatera Utara dengan empat truk milik Polri. "Hal ini untuk pemeriksaan lebih lanjut dan dilakukan karantina," tandas Kombes Riko. (BS04)


Tag:COVID 19COVID-19Omnibus LawPolda SumutPolrestabes MedanRapid TestUU CiptaKerja