Peristiwa

Bantah Isu Tudingan Penganiayaan Sesama Napi, Kepala Rutan Tanjung Gusta Medan: Ceritanya Dilebih-Lebihkan


Bantah Isu Tudingan Penganiayaan Sesama Napi, Kepala Rutan Tanjung Gusta Medan: Ceritanya Dilebih-Lebihkan
BERITASUMUT.COM/BS04

Beritasumut.com-Menyoal isu bahwa ada penganiayaan yang dilakukan sesama narapidana (Napi), Kepala Rumah Tahanan (Rutan) Kelas-IA Tanjung Gusta Medan Theo Adrianus Purba AMD IP SH MH memberikan jawaban klarifikasinya kepada wartawan, Kamis (24/09/2020).

Theo menjelaskan, selama ini Rutan Lapas Kelas-IA Tanjung Gusta Medan terus melakukan terobosan baik dalam menciptakan suasana aman dan kondusif kepada warga binaan. Tindakan itu untuk memberikan rasa aman kepada warga binaan, serta tidak menimbulkan kegaduhan di masyarakat. "Yang selama ini disebut-sebut ada warga binaan dianiaya itu adalah bohong dan hanya membuat kegaduhan kepada warga binaan sendiri. Tentunya warga binaan yang bernama Muslim itu telah melanggar peraturan berat akan diproses sesuai dengan hukum yang berlaku," ujarnya.

Dia menilai, pelaku Muslim telah melakukan komunikasi kepada masyarakat dengan melebih-lebihkan ceritanya. "Dengan menggunakan ponsel, pelaku menyebutkan telah dianiaya oleh kelompok Bustami sehingga mengalami memar di wajah," sambung Kepala Rutan.

Dari hal tersebut, sambungnya, diketahui Napi Muslim bebas menggunakan alat komunikasi yakni ponsel, padahal telah dilarang ada di dalam sel Rutan Tanjung Gusta Medan. "Muslim tidak akan mendapatkan keringanan hukuman, bahkan bertambah karena melanggar aturan berat yang ada di Rutan Tanjung Gusta Medan," tegas Kepala Rutan Kelas-IA ini.

Dia menyebutkan, untuk warga binaan bernama Muslim juga telah mengakui menyebarkan berita bohong yang membuat kegaduhan kepada warga binaan itu sendiri. Sedangkan Boy yang disebutkan ikut terlibat melakukan penganiayaan itu juga diproses. "Ada enam orang yang mendapatkan perhatian dari petugas Rutan Tanjung Gusta Medan," paparnya.

Kepala Rutan Tanjung Gusta Medan ini menegaskan, kalau ada napi yang dianiaya pastikan melaporkan kejadian itu kepada petugas. "Namun hal itu tidak ada laporan sama sekali. Kalau ada yang menganiaya sesama napi pasti diproses. Saya harapkan tidak ada lagi yang memunculkan kegaduhan oleh warga binaan Rutan Tanjung Gusta Medan," tandasnya. (BS04)


Tag:Kekerasan LapasKepala RutanKriminalpenganiayaan napiRutan TanjungGustaSindikat Bustami