Peristiwa

Amri Pulungan Kembali Berulah, Balik Lagi ke Penjara Usai Ditembak Tekab Reskrim Polsek Percut Sei Tuan


Amri Pulungan Kembali Berulah, Balik Lagi ke Penjara Usai Ditembak Tekab Reskrim Polsek Percut Sei Tuan
BERITASUMUT.COM/BS04

Beritasumut.com-Meski baru bebas dari tahanan, Amri Pulungan (31) warga Jalan Pengabdian, Gang Bunga Terompet, Desa Lau Dendang, Kecamatan Percut Sei Tuan kembali berulah. Pulungan harus kembali ke penjara plus dihadiahi timah panas oleh personil Polsek Percut Sei Tuan.

Dari informasi dihimpun, Tekab Reskrim Polsek Percut Sei Tuan di bawah pimpinan Kanit Reskrimnya, Iptu Luis Beltrans STK SIK MH terpaksa menembak Pulungan setelah terlibat dalam aksi pencurian sepeda motor (curanmor) di Jalan PWI, Lorong VI, Desa Laut Dendang. Setelah dilumpuhkan, personil kemudian membawa napi asimilasi ini ke Rumah Sakit Bhayangkara Medan."Barang bukti yang berhasil ditemukan dari pelaku, kunci Leter T, handphone Nokia, pingset dan celana panjang hasil kejahatan," ujar Kapolsek Percut Sei Tuan Kompol Aris Wibowo SIK MH kepada wartawan, Jumat (05/06/2020).

Kompol Aris menjelaskan, pencurian terjadi saat korban Wanda Josep Tarigan mengendarai sepeda motor Jupiter Z mencari orang bernama Dodres di Jalan PWI, dan bertemu dengan pelaku Pulungan. Korban kemudian bertanya kepada pelaku apakah nampak Bang Dodres.Melihat korban mengendarai sepeda motor seorang diri, pelaku menjawab, "Ayo kita datangi Bang Dodres,” jawabnya.
Kemudian korban dan pelaku menelusuri Jalan PWI, dan bertemu dengan Angga (DPO), Pulungan menanyakan keberadaan Dodres."Di mana Bang Dodres," tanya Pulungan dan dijawab "tidak Tau,” oleh Angga.

Saat korban berjalan mengikuti kedua pelaku, Angga langung naik ke atas sepeda motor korban dan membawanya kabur bersama Pulungan dengan meninggalkan korban sendiri."Sepeda motor tersebut mereka jual kepada Faiz seharga Rp1,2 juta.Uang tersebut mereka bagi hasil, Pulungan mendapat Rp 500 ribu, Angga Rp 600 ribu, sisanya Rp 100 ribu diambil Faiz," jelas Kompol Aris.

Kompol Aris menambahkan, uang hasil penjualan sepeda motor curian itu dipergunakan Pulungan untuk membeli handpone Nokia dan celana panjang dan sisanya untuk foya-foya membeli narkoba jenis sabu.“Tersangka dijerat pasal 363 ranmor dengan ancaman di atas 6 tahun penjara,” pungkas Kompol Aris.(BS04)


Tag:MalingNapipencurianPOlsek Percut Sei TuanbegalPerampok