Peristiwa

1.247 Tindak Kriminal di Sumut Terjadi dalam Waktu 8 Hari


1.247 Tindak Kriminal di Sumut Terjadi dalam Waktu 8 Hari
Beritasumut.com/Ist
Polisi saat melakukan razia

Beritasumut.com-Sebanyak 1.247 tindak pidana di semua wilayah Sumatera Utara (Sumut) terjadi dalam kurun waktu 8 hari pelaksanaan Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) Toba 2016 mulai Rabu (08/06/2016) sampai Kamis (16/06/2016).

Dari jumlah kasus itu, pihak kepolisian se-jajaran Polda Sumut mengamankan sebanyak 2.174 tersangka dengan rincian 37 kasus target operasi (TO) dengan 54 tersangka dan 1.161 kasus non target operasi (Non TO) dengan 1.996 tersangka.

"Berkembangnya gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) adalah merupakan dampak dan situasi ekonomi masyarakat, seperti sempitnya lapangan kerja, naiknya harga BBM dan harga-harga sembako serta meningkatnya kebutuhan hidup sehingga menjadikan sebagian oknum masyarakat mencari jalan pintas dengan melakukan kegiatan yang melanggar hukum," kata Kabid Humas Polda Sumut, AKBP Rina Sari Ginting dalam keterangannya kepada wartawan, Jumat (17/06/2016).

Menurut Rina, Ops Pekat bertujuan untuk menindak tegas para pelaku kejahatan, aksi premanisme, perjudian, minuman keras, pornografi dan prostitusi."Ini untuk menciptakan situasi Kamtibmas yang lebih kondusif khususnya menjelang hari Raya Idul Fitri 1437 Hijriyah," sebutnya.

Dari hasil Ops Pekat tersebut, Dit Reskrimum Poldasu mengungkap sembilan kasus, Polresta Medan 333 kasus, Polres Deli Serdang 59 kasus, Polres Binjai 22 kasus, Polres Tebingtinggi 32 kasus, Polres Asahan 10 kasus, dan Polres Labuhanbatu 70 kasus.

Selanjutnya, Polres Batubara mengungkap enam kasus, Polres Tapsel 24 kasus, Polres Sergai empat kasus, Polres Nias 12 kasus, Polres Nisel satu kasus, Polres Humbahas dua kasus, Polres Karo lima Kasus, Polres Pelabuhan Belawan delapan kasus, Polres Simalungun tujuh kasus, Polres Padangsidimpuan tiga kasus, Polres Langkat 139 kasus dan Polres Tobasa sembilan.(BS04)


Tag:Poldasu