Pendidikan

Bupati Batubara: Keselamatan dan Kesehatan Peserta Didik Jadi Perhatian Kita


Bupati Batubara: Keselamatan dan Kesehatan Peserta Didik Jadi Perhatian Kita
BERITASUMUT.COM/IST

Beritasumut.com-Keselamatan dan Kesehatan peserta didik, pendidik, tenaga kependidikan, keluarga dan masyarakat merupakan prioritas dan tetap menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Batubara dalam menetapkan kebijakan pembelajaran.

Hal ini dikatakan Bupati Batubara Ir H Zahir MAP terkait perpanjangan belajar dari rumah untuk sebahagian besar UPTD sekolah SD dan SMP didampingi Sekdakab, Sakti Alam Siregar dan Kadisdik Ilyas Sitorus.

Dilansir dari laman batubarakab.go.id, Minggu (06/09/2020), bahwa penyelenggaraan belajar dari rumah (BDR) pada tahun pelajaran 2020/2021 di masa pandemik corona virus disease 2019 (Covid-19) diperpanjang sampai dengan 19 September 2020 dalam hal ini tetap mengacu kepada Keputusan Bersama Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Menteri Agama, Menteri Kesehatan dan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia.

Tentang Perubahan Atas Keputusan Bersama Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Menteri Agama, Menteri Kesehatan dan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia 01/KB/2020 Nomor 516 Tahun 2020 Nomor HK.03.01/Menkes/363/2020 Nomor 119/4536/SJ, Nomor 440-882 Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran Tahun Ajaran 2020/2021 dan Tahun Akademik 2020/2021 di Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) dan Surat Edaran Bupati Batubara Nomor : 420/4343 tentang Penyelenggaraan Belajar dari Rumah Pada Tahun Pelajaran 2020/2021 di Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) tegasnya.

Kadisdik Kabupaten Batubara Ilyas Sitorus menambahkan bahwa dalam Surat Edaran Bupati Batubara Nomor 420/5090 tanggal 4 September 2020 memgatur beberapa hal di antaranya Kegiatan Belajar Mengajar diseluruh PAUD, SD dan SMP di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Batubara dilaksanakan dengan Belajar Dari Rumah (BDR) diperpanjang sampai dengan tanggal 19 September 2020, terkecuali Sekolah Tangguh yang ditetapkan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Batubara melalui monitoring dan evaulasi untuk dapat melakukan Kombinasi Pembelajaran Tatap Muka dengan Belajar Dari Rumah (BDR).

Sekolah Tangguh Disiplin Covid -19 dapat melakukan kombinasi Pembelajaran Tatap Muka dan Belajar Dari Rumah mulai tanggal 7 September 2020. Kemudian penyelenggaraan pembelajaran tatap muka pada sekolah tangguh disiplin pencegahan penyebaran COVID-19 mengikuti pada pedoman yang dikeluarkan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Batubara.

Penerapan kurikulum pada PAUD dan Satuan Pendidikan Tingkat SD dan SMP dapat mengunakan kurikulum 2013, kurikulum darurat atau melakukan penyederhanaan kurikulum secara mandiri.Pelaksanaan kegiatan pembelajaran pada satuan pendidikan tingkat SD dan SMP tidak membebani siswa dengan tuntutan menuntaskan seluruh capaian kurikulum dan dapat berfokus pada pembelajaran yang essensial dan kontekstual.

Penyelengara PAUD dan Kepala Satuan Pendidikan Tingkat SD dan SMP di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Batubara wajib melakukan pemantauan kepada guru dan peserta didik secara berkesinambungan terhadap pelaksanaan Belajar Dari Rumah (BDR).Guru dan tenaga kependidikan pada PAUD, SD dan SMP di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Batubara tetap menjalankan tugas sesuai jam kerja berdasarkan tugas pokok dan fungsi (TUPOKSI) masing-masing dengan mematuhi protokol kesehatan pencegahan penyebaran Corona Virus Disease 2019 (COVID-19).

Terakhir kata Ilyas, memberitahukan kepada orang tua/wali siswa agar menjaga/mengawasi siswa tidak keluar rumah dan tidak membawa siswa ke tempat keramaian atau keluar daerah jika tidak diperlukan serta melakukan pendampingan baik secara luring atau daring terhadap siswa dengan menyesuaikan kondisi, ketersediaan waktu dan sarana prasarana pembelajaran.(BS09)


Tag:BatubaraCOVID 19COVID-19COVID 19COVID-19CoronaSekolah