Pendidikan

MTs Negeri 1 Labura Direndam Banjir, Kepala Kankemenag Labura Turun ke Lokasi


MTs Negeri 1 Labura Direndam Banjir, Kepala Kankemenag Labura Turun ke Lokasi
BERITASUMUT.COM/IST

Beritasumut.com-Kepala Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura), Agus Priadi SAg MSi meninjau langsung lokasi pasca banjir yang melanda MTs Negeri 1 Labura. Kedatangan Kakan Kemenag Labura disambut langsung oleh Kepala MTs Negeri 1 Labura Akhmad Syiroj SPd MPd, Selasa (06/10/2020).

Ka Kankemenag Labura dalam kunjungannya turut didampingi Kasubbag Tata Usaha Kankemenag Labura Dr H Asbin Pasaribu MA, bersama Pengawas MTs Negeri 1 Labura Baktiar Siregar SAg. Ka Kankemenag pun memberikan bimbingan dan arahan sekaligus motivasi kepada guru-guru dan seluruh staf MTsN 1 Labura.

Agus Priadi mengatakan, pihaknya turut prihatin atas musibah banjir yang melanda MTs Negeri 1 Labura. "Tetap sabar dan kuat dalam menghadapi musibah ini, sebab dengan kesabaran dan kekuatan kita akan menjadi lebih tangguh dalam menghadapi dan memecahkan masalah. Mudah-mudahan ada yang simpatik dengan musibah ini dan mendapat bantuan dari berbagai pihak sehingga bronjong dapat dibangun di tepi sungai,” ungkapnya dilansir dari Sumut.kemenag.go.id, Rabu (07/10/2020).

Agus berpesan agar para guru terus berkarya dan berinovasi dalam melaksanakan tupoksi masing-masing untuk mencerdaskan anak bangsa. "Mari membangun madrasah ini sehingga menjadi lebih berwibawa dan semakin diidolakan oleh masyarakat,” katanya.

Senada itu, Kepala MTs Negeri 1 Labura, Akhmad Syiroj SPd MPd menyampaikan terima kasih atas bimbingan, arahan, pencerahan dan motivasi yang diberikan dari Kepala Kankemenag Labura. "Kehadiran bapak menjadi penyemangat bagi kami untuk membangun madrasah ini menjadi semakin hebat dan bermartabat,” ujarnya.

Dijelaskannya, musibah banjir yang melanda MTs Negeri 1 Labura terjadi pada Minggu (04/10/2020) malam akibat sungai meluap yang letaknya berada di samping madrasah. "Musibah ini mengakibatkan pekarangan madrasah dan ruang kelas maupun kantor terendam air bercampur lumpur, sehingga beberapa berkas yang letaknya agak rendah ikut terendam air," jelasnya.

Banjir musiman ini, sambungnya, sudah lama tidak terjadi setelah pihak pemerintah kabupaten menormalisasi sungai setahun yang lalu. Namun akibat hujan yang terus menerus di samping lokasi madrasah berada di dataran rendah, akhirnya sungai meluap yang mengakibatkan banjir. “Semoga banjir ini dapat ditanggulangi dengan segera, sehingga bangunan madrasah tidak rusak. Musibah banjir ini jangan membuat semangat kita menjadi surut, tapi harus semakin kuat dan semangat dalam melaksanakan tupoksi kita,” tutup Akhmad Syiroj. (BS09)


Tag:Banjirbencana alamKemenag Laburalabuhanbatu utaraMTsNegeri1 Labura