Pendidikan

Kurikulum Pendidikan Diharapkan Responsif dan Antisipatif dalam Masa Pandemi Covid-19


Kurikulum Pendidikan Diharapkan Responsif dan Antisipatif dalam Masa Pandemi Covid-19
BERITASUMUT.COM/IST

Beritasumut.com-Dunia pendidikan dan kampus diharapkan bergerak cepat dan berbenah dalam menghadapi pandemi Covid-19 dan peluang kerja di masa pandemi, dengan melakukan gerakan-gerakan besar berbentuk up grade kurikulum yang responsif dan antisipatif agar menjadi pemenang dalam menangkap peluang dunia industri.

Hal ini diungkapkan Senior Vice President Site Acquisition PT Indosat Mega Media, Ir Rahmad Halomoan Rambe di sela-sela kegiatan Webinar Fisika Unimed tahun 2020.Mengambil tema 'Riset dan Peluang Kerja Masa dan Pasca Pandemik Covid-19', Webinar ini menghadirkan pembicara dari Lembaga Penelitian Indonesia Dr Arjon Turnip MSc dan Sekjen Physical Society of Indonesia (PSI) Wilayah Sumut Prof Nurdin Bukit.

"Pandemi ini merubah lintas sektoral pola kehidupan manusia bahkan bila dilihat dari data statistik pandemi melumpuhkan dunia kerja dengan magnitudo krisis yang jauh berbeda dalam rentang waktu 21 hari berbeda dengan krisis 2008 yang butuh waktu 517 hari," ujar Ir Rahmad dalam siaran persnya, Kamis (04/06/2020).

Sementara itu, Arjon Turnip menjelaskan menulis artikel dan mereview jurnal merupakan bagian dari kegiatan riset. "Oleh karena itu masa sekarang ini adalah waktu yang sangat tepat untuk produktif dalam menulis dan mereview jurnal," tegas chair of IEEE Indonesia CSS/RAS Joint Chapters.

Prof Nurdin Bukit menambahkan, bahwa beberapa topik penelitian yang sangat relevan dilakukan saat ini di antaranya adalah pembuatan alat pelindung diri (APD) dari hasil sintesis beberapa bahan lokal yang bersifat nanokomposit dan ramah lingkungan.
Dalam laporannya, ketua pelaksana yang sekaligus Ketua Program Studi Fisika Dr Juniastel Rajagukguk MSi memaparkan bahwa kegiatan webinar ini sengaja dirancang untuk menjawab permasalahan yang terjadi pada masa dan pasca pandemi Covid-19 ini khususnya dalam bidang riset dan peluang kerja.

"Tema yang diangkat kali ini sangat menarik untuk didiskusikan, terbukti dari jumlah peserta yang mendaftar sebanyak 849 orang.Adapun peserta webinar ini datang dari kalangan dosen, peneliti, guru, fresh graduate, mahasiswa dan swasta," sebutnya.

"Sedangkan jika dikelompokkan berdasar institusi para peserta hadir mewakili 127 Institusi Pendidikan Tinggi dan 10 Lembaga lainnya atau Kementerian di luar Kemendikbud. Jika dilihat dari asal propinsi, maka penyebaran peserta datang dari 20 Provinsi di seluruh Indonesia," sambung Juniastel lagi.

Hadir dari kegiatan tersebut, Dekan FMIPA Unimed Dr Fauziah Harahap, Wakil Dekan I Prof Herbert Sipahutar PhD, Ketua Jurusan Fisika Dr Wawan Bunawan MSi, Sekretaris Jurusan Fisika Sabani MSi, Ketua Prodi Pendidikan Fisika Dr Dewi Wulandari MSi, Laboratorium Fisika Mukti Hamjah MSi dan dosen fisika Unimed lainnya.(BS09)


Tag:COVID 19COVID-19COVID 19COVID-19CoronaUnimed