Rabu, 22 November 2017
  • Home
  • Pendidikan
  • Bupati Deli Serdang: Peringatan HAI Harus Jadi Pembaharu Kualitas Pendidikan
pilkada beritasumut.com

Bupati Deli Serdang: Peringatan HAI Harus Jadi Pembaharu Kualitas Pendidikan

Selasa, 14 November 2017 23:15:00
BAGIKAN:
BERITASUMUT.COM/BS05
Beritasumut.com-Bupati Deli Serdang H Ashari Tambunan pada acara Peringatan Hari Aksara Internasional (HAI) Kabupaten Deli Serdang Tahun 2017 memberikan piagam penghargaan kepada institusi, pembina/tokoh, pegiat Literasi, Organisasi Mitra PAUD dan PNF (Pendidikan Non Formal), Gerakan MeSRA Bertuah serta para Pegiat Pendidikan Non Formal, di Gedung Balairung, Lubuk Pakam pada Selasa (14/11/2017).
 
Selain memberikan penghargaan pada peringatan HAI yang bertemakan 'Membangun Budaya Literasi di Era Digital', Bupati didampingi Ketua TP PKK Yunita Ashari, Wakil Ketua TP PKK Asdiana Zainuddin, Kasubdit Pendidikan Keaksaraan dan Budaya Baca Kemendikbud RI Dr Kastum MPd, Unsur FKPD, Kadis Pendidikan Deli Serdang Dra Wastianna Harahap bersama para pimpinan SKPD, juga menyaksikan beberapa penampilan dari anak-anak sekolah serta peninjauan stand pameran pengembangan pendidikan perempuan marjinal yang berlangsung selama tiga hari.
 
Bupati dalam sambutannya menyampaikan bahwa membaca merupakan salah satu cara untuk memperoleh ilmu pengetahuan dan teknologi guna meningkatkan mutu kehidupan setiap orang.Namun di dalam literasi dasar, masyarakat dituntut bukan hanya mampu untuk membaca dan menghitung saja, akan tetapi lebih dari itu, harus pula dapat memanfaatkan perkembangan dunia teknologi (digital) yang memperluas akses terhadap pembelajaran, untuk menguasai ilmu pengetahuan, memperbaiki kemajuan keaksaraan, memfasilitasi penilaian keterampilan, dan membuat manajemen serta tata kelola menjadi lebih efisien.
 
"Peringatan Hari Aksara Internasional ini, harus dapat kita jadikan sebagai penggelora dan pembaharu semangat di dalam meningkatkan kualitas pendidikan keaksaraan yang terintegrasi dengan pelatihan keterampilan sesuai konteks lokal sebagai pondasi gerakan pemberdayaan masyarakat, demi terwujudnya masyarakat yang tidak hanya terbebas dari buta aksara, akan tetapi juga memiliki kecakapan hidup, yakni mampu berkolaborasi, berpikir kritis, kreatif, serta komunikatif, untuk mewujudkan generasi yang berkualitas dan mampu bersaing khususnya ditengah derasnya perkembangan dunia teknologi digital yang terus berkembang saat ini,” papar Bupati.
 
Kasubdit Pendidikan Keaksaraan dan Budaya Baca Kemendikbud RI Dr Kastum MPd menambahkan bahwa membaca adalah jendela cakrawala dunia. Menurutnya HAI bukan hanya acara seremonial belaka melainkan wujud komitmen Pemkab Deliserdang dalam rangka persoalan pemberantasan buta aksara.
 
Lanjutnya, berdasarkan data yang diketahuinya, bahwa di Deli Serdang jumlah yang masih buta aksara 0,07%, data ini termasuk yang sangat kecil. "Sedikit lagi Deli Serdang akan dinyatakan sebagai Kabupaten yang bebas buta aksara, mari kita dukung gebrakan Bupati untuk menuntaskan buta aksara di Kabupaten ini, sehingga Tahun 2018 Deli Serdang mendapatkan Anugrah Purna Aksara dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan," ujar Kastum”.
 
Sementara itu, Kepala Dinas (Kadis) Pendidikan Deli Serdang Dra Wastianna melaporkan bahwa berbagai kegiatan dilaksanakan pada HAI seperti festival literasi budaya dan kebangsaan anak usia dini (cerdas cermat), lomba tari kreasi maumere oleh warga belajar LKP, PKBM dan kesetaraan, lomba cerdas cermat bagi warga belajar kesetaraan paket B dan paket C, lomba menulis surat untuk Bupati Deli Serdang, Lomba make up gaun malam, festival kuliner dan literasi budaya tradisional daerah, fasion show busana adat, lomba stand pameran serta seminar literasi yang diikuti 600 peserta. (BS05)
 
T#g:Hari Aksara Internasional
ceritasumut.com
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
http://ceritasumut.com/
Copyright © 2010 - 2017 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.