Pendidikan

3.100 Kursi Jalur SBMPTN di USU Direbutkan 35 Ribu Peserta


3.100 Kursi Jalur SBMPTN di USU Direbutkan 35 Ribu Peserta
BERITASUMUT.COM/ILUSTRASI

Beritasumut.com-Universitas Sumatera Utara (USU) membuka peluang bagi lebih kurang 3.100 mahasiswa baru untuk diterima melalui jalur Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2020. Daya tampung tersebut akan diperjuangkan para calon mahasiswa yang menjadi peserta dalam Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) 2020 yang akan dimulai pada tanggal 5 Juli 2020 mendatang.

“Jumlah daya tampung USU untuk tahun akademik 2020/2021 secara keseluruhan sebanyak 7.800 mahasiswa. Khusus melalui jalur SBMPTN kami akan menerima 3.100 mahasiswa. Sampai akhir penutupan pendaftaran, jumlah peserta UTBK USU sebanyak lebih kurang 35 ribu peserta,” ungkap Wakil Rektor I USU Prof Dr Ir Rosmayati MS, selaku Ketua Panitia UTBK seperti dilansir dari laman usu.ac.id, Minggu (28/06/2020).

Dikatakannya, UTBK akan dilaksanakan dalam dua sesi di mana sesi pertama akan berlangsung pada tanggal 5-14 Juli 2020 dan sesi II pada 20-29 Juli 2020. Ia mengharapkan seluruh peserta untuk dapat mengikuti protokol yang telah ditetapkan oleh satgas Covid-19 Provinsi Sumatera Utara (Sumut), sehingga tidak menimbulkan klaster baru penyebaran virus Corona.

“Para peserta nantinya harus menggunakan sanitizer, masker dan diukur suhu tubuhnya sebelum memasuki ruangan ujian. Di dalam ruangan juga mahasiswa harus tetap berada dalam posisi physical distancing sebagaimana yang telah diterapkan oleh panitia pelaksana UTBK. Sebelum ujian dimulai kami juga sudah melakukan sterilisasi terhadap seluruh peralatan yang digunakan dalam ujian dengan menggunakan desinfektan,” terang Prof Rosmayati.

Ia menyebutkan, potensi per ruangan yang telah disediakan USU untuk lokasi ujian sangat bervariasi, yakni antara 15"40 peserta. Mengenai jaringan internet juga sudah diantisipasi dan dipersiapkan seluruhnya oleh panitia, sehingga diharapkan tidak menjadi faktor penghambat ujian.

Prof Rosmayati mengatakan, dalam pelaksanaan UTBK tahun ini terdapat beberapa perubahan penting yang disebabkan kondisi pandemi yang menuntut kewaspadaan ekstra dari panitia penyelenggara. “LTMPT telah menetapkan adanya perubahan jadwal ujian dari yang semula 4 sesi menjadi 2 sesi per harinya. Hal ini dimaksudkan untuk memberikan kesempatan yang cukup panjang bagi panitia dalam melakukan sterilisasi alat-alat komputer dan ruangan, sebelum digunakan untuk peserta UTBK di sesi berikutnya,” paparnya.

Perubahan tersebut membawa implikasi terhadap jadwal ujian para peserta yang telah ditetapkan sebelumnya. “Untuk itu kami berharap kepada seluruh peserta untuk tetap mengikuti berita-berita dan informasi yang ditayangkan di website LTMPT, yang mana LTMPT dalam waktu dekat akan melaksanakan re-schedule. Nantinya para peserta yang terikut dalam daftar re-schedule harus melakukan log in kembali untuk mencetak kartu ujiannya yang baru, karena baik jadwal maupun lokasi ujiannya otomatis akan berubah. Perubahan juga akan diinformasikan melalui email peserta,” jelasnya.

Untuk pengawasan ujian, USU akan bekerjasama dengan 4 mitra USU lainnya dan memberdayakan para dosen dan pegawai USU serta berkoordinasi langsung dengan satgas Covid-19 provinsi Sumut selama pelaksanaannya.

“Harapan kami semua sebagai panitia UTBK USU kepada seluruh peserta untuk mengikuti semua prosedur pengamanan dan protokol kesehatan yang telah ditetapkan, sehingga kita semua dapat tetap sehat dan terpelihara dari penularan Covid-19. Sebelum dan sesudah pelaksanaan ujian, para peserta tidak dibenarkan berkumpul dan berkerumun. Kami juga mengingatkan kepada para orangtua atau anggota keluarga yang mengantarkan peserta ke lokasi ujian agar tidak menunggu dan berkumpul membentuk kerumunan. Setelah mengantar langsung pulang kembali. Kita harus turut serta menjaga dan berupaya agar Sumatera Utara dapat menurunkan jumlah penderita Covid-19 dan segera terbebas dari pandemi ini,” pungkasnya.(BS09)


Tag:SBMPTNUSUUTBK