Minggu, 18 Februari 2018
  • Home
  • Kesehatan
  • Perbedaan Inilah, yang Membuat Masyarakat Indonesia Lebih Percaya Dokter di Luar Negeri
pilkada beritasumut.com

Perbedaan Inilah, yang Membuat Masyarakat Indonesia Lebih Percaya Dokter di Luar Negeri

Jumat, 10 November 2017 23:15:00
BAGIKAN:
BERITASUMUT.COM/IST

Beritasumut.com-Founder AsiaPR Silih Agung Wasesa mengungkapkan, ada kebiasaan komunikasi yang salah dari dokter terhadap pasien. Sehingga tak mengherankan, jika pasien asal Indonesia lebih menaruh kepercayaan untuk berobat ke luar negeri daripada di negaranya sendiri.Meski sebenarnya secara teknologi, rumah sakit di Indonesia tak kalah dengan yang ada di Malaysia, Singapura atau negara lain.

"Yang membedakan kenapa orang-orang suka berobat keluar negeri itu karena komunikasinya. Kalau di luar negeri itu dokter membuat konsumennya (pasien) menjadi nyaman. Tapi kalau dokter di sini memang sudah mengarah kesana, tapi ada juga dokter yang malah membikin takut," ujar Pilih menanggapi sikap sebagian masyarakat Indonesia terkait perobatan di rumah sakit, Jumat (10/11/2017).

Silih menegaskan, perbedaan inilah yang seharusnya dapat menjadi perhatian. Untuk itu, paradigma tenaga kesehatan yang ada harus dirubah, bahwa harus membuat pasien menjadi nyaman."Sehingga apa yang harus kita lakukan supaya masyarakat akan suka berobat di Indonesia adalah teknik itu harus dimunculkan. Kenyamanan pasien harus dinomor satukan, jadi nggak harus ditakut-takutin," jelasnya.

Bentuknya tutur consultant komunikasi ini, ialah dari sikap dokter kepada pasien. Artinya, sebut dia, dokter harus menjawab secara jelas apa penyakit pasien, seperti menjelaskan kepada temannya sendiri."Jadi ngomongnya bukan hanya penyakitnya begini, lalu ambil obat saja. Itu kan nggak ada komunikasinya," terangnya.

Selain itu, sambung Silih, ialah bagaimana agar rumah sakit itu juga menjadi tempat yang nyaman untuk dikunjungi. Untuk itu, timpal dia, keidentikan rumah sakit sebagai tempat yang menyeramkan juga harus dibenahi.

"Memang sudah ada rumah sakit yang kantinnya bersih, dan toiletnya tidak lagi bau obat. Jadi orang datang ke rumah sakit itu perasaannya seperti datang ke mal. Hal yang kayak gitu yang membuat konsumen menjadi nyaman. Sehinga, selain pasien yakin akan sembuh serta biaya ditanggung BPJS, jadi datang berobat pun dengan perasaan senang," pungkasnya.(BS07)
 

T#g:Rumah Sakit
ceritasumut.com
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
  • 4 hari lalu

    Patung Ikon RSUD dr Pirngadi Dibongkar Ulang

    Beritasumut.com-Manajemen Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Pirngadi Medan memutuskan untuk membongkar kembali patung dokter Raden Pirngadi Gonggop

  • 5 hari lalu

    RS Pirngadi Mulai Proyek Pengembangan di November 2019

    Beritasumut.com-Walikota Medan T Dzulmi Eldin bersama PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) telah resmi menandatangani Perjanjian Pelaksanaan Fasilit

  • 6 hari lalu

    Penggunaan Antibiotik Penting, Tapi Harus Perlu Dikontrol

    Beritasumut.com-Selama ini antibiotik memiliki posisi yang sangat penting dalam dunia kesehatan. Antibiotik dinilai sangat manjur dalam menyembuhka

  • 3 minggu lalu

    Minimalisir Warga Berobat Keluar Negeri, Gubsu Minta Rumah Sakit di Sumut Tingkatkan Layanan

    Beritasumut.com-Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Dr Erry Nuradi diwakili Plt Sekdapovsu Ibnu Sri Hutomo meresmikan Rumah Sakit Umum Eshmun Marelan,

  • satu bulan lalu

    Inilah 3 Persyaratan Baru untuk Akreditasi Rumah Sakit

    Beritasumut.com-Ketua Persatuan Rumah Sakit Indonesia (Persi) Sumut, dr Azwan Hakmi Lubis menyatakan, pada tahun 2018 ini Komisi Akredirasi Rumah S

  • Copyright © 2010 - 2018 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.