Rabu, 22 November 2017
  • Home
  • Kesehatan
  • Agar Iuran Peserta Berhenti, BPJS Minta Laporkan Anggota Keluarga yang Meninggal
pilkada beritasumut.com

Agar Iuran Peserta Berhenti, BPJS Minta Laporkan Anggota Keluarga yang Meninggal

Senin, 13 November 2017 22:15:00
BAGIKAN:
BERITASUMUT.COM/IST
Beritasumut.com-Agar iuran peserta yang ditagih setiap bulan berhenti, Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan meminta agar warga yang anggota keluarganya telah meninggal dunia untuk segera memberi laporan."Pasien harus segera lapor ke BPJS Kesehatan, dan juga menyerahkan kartunya supaya tagihannya bisa dihentikan," tegas Kepala BPJS Kesehatan Cabang Medan, Ari Dwi Aryani, Senin (13/11/2017).
 
Namun, Ari menyebutkan, untuk peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) yang dibayarkan melalui Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) dan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) biasanya kartunya akan ditahan Rumah Sakit (RS) saat meninggal dunia. Selanjutnya, verifikator BPJS Kesehatan yang ada di RS yang langsung akan menyerahkan kartu tersebut ke kantor BPJS Kesehatan."Kalau peserta PBI maupun pegawai negeri sipil (PNS) mereka tidak menyerahkan langsung kartu pesertanya ke BPJS. Tetapi akan melalui pihak RS," jelasnya.
 
Akan tetapi, sambung Ari bagi peserta mandiri, RS tidak berhak untuk menahan kartu pasien BPJS Kesehatan yang meninggal dunia. Apalagi jika tidak ada tunggakan atau denda yang harus dilunasi."Tidak, rumah sakit tidak berhak menahan kartu pasien. Untuk apa juga menahàn kartu pasien?," terangnya.
 
Lebih jauh, Ari mengimbau dan mengingatkan masyarakat agar segera melaporkan keluarga, sanak saudara dan kerabat yang meninggal di RS agar segera melapor ke kantor BPJS Kesehatan. Hal itu guna menghindari tetap berjalannya iuran kepesertaan setiap bulan."Intinya kalau  pasien meninggal harus dlaporkan ke BPJS Kesehatan. Segera setelah meninggal agar tagihan dihentikan," pungkasnya. (BS07)
T#g:BPJS
ceritasumut.com
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
  • 11 jam lalu

    Inilah Alasan RS Martha Friska Multatuli Putuskan Kerjasama dengan BPJS Kesehatan

    Beritasumut.com-Direktur Penunjang Pelayanan RS Martha Friska Multatuli dr Olivia menjelaskan alasan penghentian kerjasama dengan Badan Penyelengga

  • 2 hari lalu

    Mulai 1 Desember Mendatang, RS Martha Friska Multatuli Tak Lagi Layani BPJS

    Beritasumut.com-Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan akan memutuskan untuk menghentikan kerjasama pelayanan terhadap RS Martha Frisk

  • 2 hari lalu

    BPJS: Lindungi Karyawan Melalui BPJS Ketenagakerjaan

    Beritasumut.com-Badan penyelengaran jaminan sosial (BPJS) ketenagakerjaan berikan santunan dan sosialisasi serta mendekatkan diri kepada masyarakat

  • 5 hari lalu

    Dana Kapitasi Puskesmas di Kabupaten/Kota di Sumut Belum Optimal

    Beritasumut.com-Anggota VI Badan Pengawas Keuangan (BPK) RI Hary Azhar Aziz mengatakan, menurut potret yang dilakukan BPK pada Fasilitas Kesehatan

  • 7 hari lalu

    Defisit Rp 9 Triliun, Inilah Upaya yang Dilakukan oleh BPJS Kesehatan

    Beritasumut.com-Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan saat ini mengalami defisit anggaran hingga mencapai Rp 9 triliun. Kepala BPJS K

  • http://ceritasumut.com/
    Copyright © 2010 - 2017 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.