Senin, 19 Februari 2018
  • Home
  • Ekonomi
  • Polri dan GAPKI Teken MoU Sistem Pengamanan Perkebunan Kelapa Sawit
pilkada beritasumut.com

Polri dan GAPKI Teken MoU Sistem Pengamanan Perkebunan Kelapa Sawit

Selasa, 07 November 2017 12:14:00
BAGIKAN:
beritasumut.com/ist
Beritasumut.com-Kabaharkam Polri, Komjen Pol Drs Putut Eko Bayuseno SH, menghadiri acara Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Polri dan Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI), bertempat di Hotel Dharmawangsa Jakarta Selatan, Selasa (07/11/2017).
 
MoU tersebut mengatur tentang Sistem Peningkatan Keamanan dan Penegakan Hukum di Lingkungan Kerja Perusahaan Perkebunan Anggota Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia.
 
Komjen Pol Putut Eko Bayuseno menekankan, penandatanganan nota kesepahaman ini merupakan langkah awal dari kerja sama yang akan dilakukan ke depan, yang nantinya akan ditindaklanjuti dengan suatu pedoman kerja yang tegas.
 
“Kemudian kita sosialisasikan ke Polda-polda. Karena MoU ini tidak akan ada artinya kalau Polda-polda tidak tahu. Nanti kita lakukan bersama-sama. Mungkin dimulai dari Polda-polda yang banyak kebun kelapa sawitnya, seperti di Sumatera dan juga Kalimantan,” kata Komjen Pol Putut Eko Bayuseno.
 
Selain itu, Kabaharkam menjelaskan, dalam rangka mendorong keberhasilan usaha di sektor perkebunan kelapa sawit, Polri yang mempunyai jaringan sangat besar mulai tingkat pusat sampai tingkat desa, akan mengedepankan upaya pencegahan, dimana ujung tombaknya adalah personel Bhabinkamtibmas.
 
“Kelapa sawit merupakan salah satu pemasok devisa terbesar di negara kita ini. Oleh karena itu, sebagai aparat keamanan, kami wajib melindungi keberhasilan usaha kelapa sawit,” tegasnya.
 
Komjen Pol Putut Eko Bayuseno menilai, penandatanganan MoU ini sudah tepat sebagai langkah awal mencari solusi bersama menanggulangi persoalan yang dapat menghambat keberhasilan usaha perkebunan kelapa sawit.
 
Sementara terkait permasalahan pencurian buah segar oleh masyarakat sekitar yang sering dikeluhkan pengusaha kelapa sawit, Komjen Pol Putut Eko Bayuseno melihat salah satu penyebabnya adalah karena pengaruh narkoba.
 
“Sudah sejauh ini narkoba menyerang masyarakat kita. Selain itu, hukum kita belum mengatur tentang pencurian kelapa sawit ini sehingga tidak membuat jera pelaku pencurian,” ungkapnya.
 
Penyebab lain, lanjut Komjen Pol Putut Eko Bayuseno, mungkin juga karena masyarakat sekitar tidak punya pekerjaan lain.
 
Untuk itu, Kabaharkam mendorong penggunaan Dana Desa yang telah dikucurkan Pemerintah untuk menciptakan program-program padat karya. Sehingga dapat dijadikan solusi untuk mengurangi pengangguran.
 
“Mungkin juga GAPKI memberikan terobosan-terobosan positif untuk memerikan masyarakat pekerjaan,” imbau Komjen Pol Putut Eko Bayuseno, seperti dilansir tribratanews.com.
 
Turut hadir dalam kegiatan tersebut mewakili Ketua Umum GAPKI, Pierre Togar Sitanggang, Pengurus GAPKI Pusat dan Cabang, serta Pejabat Utama Baharkam Polri, di antaranya Dir Pam Obvit Korsabhara Baharkam Polri Brigjen Pol Drs Ahmad Lumumba dan Karobinopsnal Baharkam Polri Brigjen Pol Drs Edy S Tambunan MSi.(BS01)
T#g:GapkiPengamanan Perkebunan SawitPerkebunansawit
ceritasumut.com
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
  • satu minggu lalu

    Polsek Pagar Merbau Amankan Pelaku Pembuang Bayi di Perkebunan Sawit

    Beritasumut.com-Personil Unit Reskrim Polsek Pagar Merbau bergerak cepat untuk menyelidiki Orangtua biologis dari bayi yang dibuang di bawah pohon

  • satu bulan lalu

    Kasus Dirut PT Perkebunan Sumut, DPRD Sumut Minta Poldasu Segera Diproses Sampai Tuntas

    Beritasumut.com-Bungkamnya Polda Sumut (Poldasu) atas kasus Direktur Utama (Dirut) PT Perkebunan Sumatera Utara (PSU), Darwin Nasution, memantik re

  • satu bulan lalu

    Kasus Dirut PT Perkebunan Sumut, Kabid Humas Bungkam

    Beritasumut.com-Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Rina Sari Ginting, terkesan melindungi terlapor kasus pemberangusan hak-hak pekerja perkebunan

  • 3 bulan lalu

    Presiden Jokowi Tanam Kelapa Sawit dan Bagikan Sertifikat Tanah di Sergai

    Beritasumut.com-Kapolda Sumut (Kapoldasu) Irjen Pol Drs.Paulus Waterpauw dan Pangdam I/BB Mayjen TNI Cucu Somantri mendampingi Presiden RI Joko Wid

  • 3 bulan lalu

    Presiden Jokowi Minta Diskriminasi Kelapa Sawit Dihentikan

    Beritasumut.com-Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta agar diskriminasi terhadap kelapa sawit di Uni Eropa segera dihentikan. Sejumlah sikap dan ke

  • Copyright © 2010 - 2018 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.