Sabtu, 24 Agustus 2019
  • Home
  • Wisata
  • Pemprovsu Dukung Penyelamatan Situs Bersejarah Benteng Tanduk Benoa

Pemprovsu Dukung Penyelamatan Situs Bersejarah Benteng Tanduk Benoa

Minggu, 20 Januari 2019 08:15:00
BAGIKAN:
BERITASUMUT.COM/IST
Beritasumut.com-Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) mendukung dan mengapresiasi upaya penyelamatan situs bersejarah Benteng Tanduk Benoa, yang akan dilakukan oleh Majelis Raja-Raja, Datuk-Datuk dan Masyarakat Adat Sumatera Utara (Sumut). Rencana penyelematan situs bersejarah ini disampaikan oleh Wan Chaidir Barus selaku Ketua Majelis Raja-Raja, Datuk-Datuk dan Masyarakat Adat Sumut.
 
Wan Chaidir serta rombongan diterima oleh Sekretaris Daerah Provinsi Sumut (Sekdaprovsu) Dr Ir Hj R Sabrina MSi di ruang kerjanya lantai 9 Kantor Gubernur Sumut, Jalan Pangeran Diponegoro, Nomor.30, Medan, akhir pekan kemarin. “Kami selaku Pemprovsu tentunya sangat mendukung upaya ini, situs sejarah merupakan akar budaya yang harus kita lestarikan,” ujar Sabrina.
 
Sabrina pun menceritakan bahwa Pemprovsu juga baru-baru ini telah melakukan penyelamatan situs bersejarah Benteng Putri Hijau dan pemugaran makam Pahlawan Nasional Tengku Amir Hamzah. Untuk mengawali upaya ini, Sabrina menyarankan agar memperhatikan status lahan dan keberadaan orang-orang yang menduduki lahan.“Selain itu, upayakan pula untuk mencari tahu hal-hal apa lagi yang terkait dengan benteng tersebut. Seperti disebutkan Bapak Wan bahwa di sekitar tembok terdapat tumbuhan herbal. Nah, itu juga perlu diteliti, bawa pakar tanaman ke sana,” saran Sabrina.
 
Sabrina menyampaikan bahwa Pemprovsu senantiasa bersedia memberikan bantuan dan dukungan yang dibutuhkan Majelis Raja-Raja Datuk-Datuk dan Masyarakat Adat Sumut untuk melakukan upaya penyelamatan situs ini. “Penyelamatan situs bersejarah adalah bukti kecintaan kita pada sejarah dan budaya yang kita miliki,” ucapnya.
 
Ketua Majelis Raja-Raja Datuk-Datuk dan Masyarakat Adat Sumut Wan Chaidir Barus menjelaskan bahwa rencana awal upaya penyelamatan situs bersejarah Benteng Tanduk Benoa akan dilakukan dalam bentuk seminar terlebih dahulu pada Februari 2019. Seminar, kata Wan, akan mensosialisikan dan mengakrabkan masyarakat dengan sejarah Benteng Tanduk Benoa yang berkaitan dengan Perang Sunggal.
 
“Kampung Tanduk Benoa adalah sebuah dusun kecil yang masuk ke dalam struktur pemerintahan Desa Suka Makmur, Kecamatan Kutalimbaru, Kabupaten Deli Serdang. Jadi, Tanduk Benoa ini, dulunya adalah markas dan benteng perjuangan rakyat Karo melawan Belanda pada perang Sunggal,” jelas Wan.
 
Wan berharap upaya penyelamatan situs bersejarah melalui seminar yang bekerja sama dengan LIPI dan Magister Sejarah USU ini akan berlanjut pada upaya-upaya lanjutan. Turut hadir dalam pertemuan tersebut Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Hidayati, Kepala Biro Pemerintahan Setdaprovsu Afifi Lubis, mewakili Bappeda, dan mewakili Dinas Pendidikan.(BS03)
 
T#g:Benteng Tanduk BenoaKaroPemprovsuSunggalBelanda
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
  • 13 jam lalu

    RUPS-LB Bank Sumut, Muchammad Budi Utomo Jabat Dirut Bank Sumut

    Beritasumut.com–Muchammad Budi Utomo resmi ditetapkan dan diangkat sebagai Direktur Utama (Dirut) PT Bank Sumut, setelah keluarnya surat kepu

  • 2 hari lalu

    Kerap Pesta Sabu di Salon Mexsi, Polres Tanah Karo Amankan 6 Pelaku

    Beritasumut.com–Disinyalir kerap pesta narkoba dan terlibat dalam transaksi Sabu-sabu, enam orang pelaku, dua diantaranya wanita, berikut bar

  • 3 hari lalu

    Serius Tangani Banjir Kota Medan, Edy Rahmayadi Pimpin Langsung Pelebaran Sungai Badera

    Beritasumut.com–Berbagai upaya dilakukan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) untuk percepatan penanganan banjir di Kota Meda

  • 4 hari lalu

    Polsek Sunggal Berhasil Tangkap Sindikat Pencurian Mobil

    Beritasumut.com–Tim Pegasus Polsek Sunggal berhasil mengungkap jaringan pencurian kendaraan roda empat (mobil). Pelaku tersebut adalah ABG (3

  • 3 hari lalu

    Empat Prioritas Kegiatan Disepakati di Rencana Aksi Kelapa Sawit Berkelanjutan Provinsi Sumut

    Beritasumut.com–Sebanyak 35 orang yang berasal dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Provinsi Sumatera Utara, sektor swasta dan lembaga non-

  • Copyright © 2010 - 2019 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.