Kamis, 23 Mei 2019
  • Home
  • Wisata
  • Lima Tahun Dikembangkan, Indonesia Raih Peringkat Pertama Wisata Halal Dunia 2019

Lima Tahun Dikembangkan, Indonesia Raih Peringkat Pertama Wisata Halal Dunia 2019

Kamis, 18 April 2019 12:00:00
BAGIKAN:
beritasumut.com/ist
Beritasumut.com-Indonesia bersama dengan Malaysia dinyatakan berhasil meraih peringkat pertama sebagai destinasi wisata halal dunia versi GMTI (Global Muslim Travel Index) 2019. 
 
Pengumuman keberhasilan ini disampaikan oleh CEO CrescentRating dan juga halaltrip.com, Fazal Bahardeen, bertempat di Hotel Pullman Jakarta, Selasa (09/04/2016), yang dihadiri oleh Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya dan para deputi di lingkungan Kementerian Pariwisata.
 
“Setelah bergabung dalam GMTI, tahun ini, Indonesia patut berbangga karena akhirnya mampu menduduki peringkat pertama wisata halal dunia, bersanding dengan Malaysia, dengan total skor 78,” ungkap Fazal dalam kesempatan itu.
 
Selain Indonesia dan Malaysia, urutan ranking wisata halal dunia versi GMTI diraih oleh Turki (skor 75), Arab Saudi (skor 72), serta Uni Emirat Arab(skor 71). Adapun negara lain yang masuk dalam top 10 wisata halal dunia lainnya antara lain Qatar (skor 68), Maroko (skor 67), Bahrain (skor 66), Oman (skor 66), dan Brunei Darussalam (skor 65).
 
Program Prioritas
 
Menpar Arief Yahya yang hadir dalam acara tersebut secara khusus mengucapkan terima kasih pada seluruh jajaran Tim Percepatan Pengembangan Pariwisata Halal yang telah bekerja keras sehingga prestasi baru ini berhasil diraih untuk Indonesia.
 
“Saya ucapkan selamat bagi seluruh Tim Percepatan Pengembangan Pariwisata Halal yang akhirnya berhasil mewujudkan mimpi Indonesia sebagai destinasi wisata halal terbaik di dunia, tahun ini. Saya harapkan prestasi ini akan memacu destinasi wisata lain di Indonesia untuk segera mengembangkan wisata halal di masing-masing daerahnya, karena kita mampu, Indonesia mampu dan layak untuk dikenal dunia,” sambung Menpar.
 
Pengembangan pariwisata halal Indonesia, lanjut Menpar Arief Yahya, merupakan salah satu program prioritas Kementerian Pariwisata yang sudah dikerjakan sejak lima tahun yang lalu. Data GMTI 2019 menunjukkan bahwa hingga tahun 2030, jumlah wisatawan muslim (wislim) diproyeksikan akan menembus angka 230 juta di seluruh dunia.
 
Selain itu, pertumbuhan pasar pariwisata halal Indonesia di tahun 2018 mencapai 18%, dengan jumlah wisatawan muslim (wislim) mancanegara yang berkunjung ke destinasi wisata halal prioritas Indonesia mencapai 2,8 juta dengan devisa mencapai lebih dari Rp 40 triliun.
 
Mengacu pada target capaian 20 juta kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) yang harus diraih di tahun 2019, Kementerian Pariwisata menargetkan 25% atau setara 5 juta dari 20 juta wisman adalah wisatawan muslim.
 
Peluang inilah yang ditangkap oleh Kementerian Pariwisata, dan ditindaklanjuti dengan pengembangan 10 Destinasi Halal Prioritas Nasional di tahun 2018 yang mengacu standar GMTI, antara lain: Aceh, Riau dan Kepulauan Riau, Sumatera Barat, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur (Malang Raya), Lombok, dan Sulawesi Selatan (Makassar dan sekitarnya).
 
“Tahun ini, penguatan destinasi pariwisata halal dilakukan dengan menambah keikutsertaan 6 Kabupaten dan Kota yang terdapat di dalam wilayah 10 Destinasi Halal Prioritas Nasional, yaitu Kota Tanjung Pinang, Kota Pekanbaru, Kota Bandung, Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat, dan Kabupaten Cianjur,” ungkap Menpar.
 
Destinasi Prioritas
 
CrescentRating-Mastercard juga telah mengumumkan bahwa top 5 destinasi wisata halal prioritas Indonesia 2019 secara berturut-turut diraih oleh Lombok (Nusa Tenggara Barat) dengan skor 70, Aceh dengan skor 66, Riau dan Kepulauan Riau dengan skor 63, DKI Jakarta dengan skor 59, serta Sumatera Barat dengan skor 59.(rel).
T#g:pariwisataWisataWisata Halaldestinasi wisataObjek Wisata
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
  • 6 hari lalu

    Ajak Turis Milenial Jelajahi dan Rasakan Destinasi Baru, Lion Air Group Buka 20 Jaringan Popular

    Beritasumut.com-Lion Air (kode penerbangan JT), Wings Air (kode penerbangan IW), Batik Air (kode penerbangan ID), Malindo Air (kode penerbangan OD)

  • 3 minggu lalu

    Aplikasi OSS Permudah Investor Pariwisata Tanamkan Modal di Indonesia

    Beritasumut.com-Aplikasi Online Single Submission (OSS) terbukti mempermudah investor pariwisata untuk menanamkan modalnya di Indonesia sehingga me

  • 3 minggu lalu

    Malindo Air Tawarkan Destinasi Wisata ke Tiongkok

    Beritasumut.com–Sudah ada rencana perjalanan ke Tiongkok? Malindo Air telah memulai layanan baru internasional dari Malaysia ke dua kota favo

  • 3 minggu lalu

    Hadirkan Investor, Walikota Ajak Kementerian BUMN Tinjau Potensi Pariwisata di Sibolga

    Beritasumut.com-Wali Kota Sibolga Drs HM Syarfi Hutauruk MM didampingi Wakil Wali Kota Sibolga Edi Polo Sitanggang SPi, Sekretaris Daerah Kota Sibo

  • 3 minggu lalu

    Referensi Liburan ke Hong Kong dari Olivia Lazuardy dan Nicoline Patricia

    Beritasumut.com-Hong Kong, sebuah negara beribukota metropolitan yang kerap dikenal sebagai destinasi berlibur dan shopping, kini didaulat sebagai

  • Copyright © 2010 - 2019 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.