Senin, 18 Februari 2019
  • Home
  • Wisata
  • BPODT Gelar Site Visit Pelatihan Kepariwisataan Masyarakat Kawasan Danau Toba

BPODT Gelar Site Visit Pelatihan Kepariwisataan Masyarakat Kawasan Danau Toba

Sabtu, 01 Desember 2018 16:30:00
BAGIKAN:
BERITASUMUT.COM/IST
Beritasumut.com-Badan Pelaksana Otorita Danau Toba (BPODT) yang berada di bawah naungan Kementerian Pariwisata telah sukses melaksanakan Site Visit Program Pelatihan Kepariwisataan untuk masyarakat kawasan Danau Toba di Bandung, Jawa Barat di pekan akhir November 2018 kemarin. Acara yang diadakan oleh BPODT khusus kepada para Orangtua yang putra-putrinya sedang mengikuti program pelatihan kepariwisataan di STP Bandung selama 8 bulan.
 
Rommy Fauzi selaku Direktur Industri Pariwisata dan Kelembagaan Kepariwisataan BPODT, melalui siaran persnya, Sabtu (01/12/2018) menuturkan, sebagai pengelola kawasan, BPODT tidak hanya fokus untuk pengembangan infrastruktur dan fasilitas-fasilitas lainnya, namun juga penyediaan sumber daya manusia yang memadai. "Saat ini BPODT tengah mempersiapkan sumber daya manusia yang notabene adalah masyarakat asli yang berasal dari masyarakat sekitar lahan otorita kawasan Danau Toba untuk menjadi bagian dari kawasan pariwisata Danau Toba," ujarnya.
 
Dijeaskannya, saat ini BPODT telah mengirim sebanyak 22 orang lulusan SMA/sederajat yang berasal dari 6 desa di sekitar lahan otorita untuk mengikuti pelatihan di STP Bandung, Jawa Barat selama 8 bulan mulai dari bulan Oktober 2018 hingga Mei 2019. "Melalui acara Site Visit Program Pelatihan Kepariwisataan Masyarakat Kawasan Danau Toba, BPODT mengajak para Orangtua/wali siswa untuk mengunjungi anak-anak mereka yang tengah menempuh pelatihan kepariwisataan. Kita juga berdiskusi dengan ketua program serta para dosen untuk mengetahui perkembangan anak-anaknya selama menempuh pelatihan di Bandung," terangnya.
 
Selain mengunjungi anak-anak mereka yang sedang menjalani pelatihan, lanjut Rommy, para Orangtua juga diajak berwisata di kota Bandung untuk melihat bagaimana situasi industri pariwisata yang berada di Bandung seperti hotel, restaurant dan destinasi hutan Cikole yang sangat indah dan alami. "Mereka juga diajak untuk melihat standar pelayanan dan keramahan di Bandung, mulai dari porter yang berada di bandara, driver bus wisata yang kami gunakan, pelayan restoran, satpam hotel, dsb. Tujuan diadakannya kegiatan ini, agar para orang tua terbuka wawasannya tentang pariwisata ke depannya,” pungkasnya.
 
Sebagai informasi, di atas tanah seluas 386 hektar yang berada di kawasan Toba Samosir, nantinya kawasan tersebut akan dibangun fasilitas-fasilitas penunjang pariwisata seperti hotel dan resor berstandar internasional, arena meeting, incentive, convention and exhibition (MICE), agro-forestry, pertanian organik, wisata desa, dan masih banyak lagi yang lainnya. (Rel)
T#g:BPODTBandungdanau tobaOtorita DanautobaPariwisata Sumut
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
  • 4 hari lalu

    Wagubsu Bersama Menpar Bahas Percepatan Pengembangan Pariwisata Danau Toba

    Beritasumut.com-Menteri Pariwisata Republik Indonesia (Menpar RI) Arief Yahya menerima kunjungan Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagubsu) Musa Rajek

  • satu minggu lalu

    PT Inalum, Perum Jasa Tirta I dan Pemkab Samosir Tandatangani Perjanjian Kerjasama Tripartit Tentang Konservasi Danau Toba

    Beritasumut.com-PT. Inalum (Persero), Perum Jasa Tirta I dan Pemerintah Kabupaten Samosir melakukan penandatangan PKS Tripartit Tentang Konservasi

  • satu minggu lalu

    Nomadic Tourism Danau Toba Direncanakan Rampung April 2019

    Beritasumut.com-Tindak lanjut upaya percepatan pembangunan kawasan Danau Toba kembali dibahas dalam Rapat Koordinasi Tindak Lanjut Kawasan Pariwisa

  • 2 minggu lalu

    Dekranasda Tobasa Bantu Penenun Ulos

    Beritasumut.com-Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Toba Samosir (Tobasa) Brenda Ritawati Darwin Siagian mengunjungi para

  • 3 minggu lalu

    Komisi D DPRD Sumut Usulkan Kajian Menyeluruh Terkait Penanganan Longsor di Jembatan Sidua-dua Simalungun

    Beritasumut.com-Komisi D DPRD Sumut meminta penanganan pasca longsor di Jembatan Sidua-dua Simalungun dilakukan kajian menyeluruh. Hal ini diungkap

  • Copyright © 2010 - 2019 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.