Mubes PPTSB
Media, Indonesia, berita Indonesia, foto Indonesia, portal Indonesia, berita terkini, berita ekonomi, berita bisnis, berita olahraga, berita hiburan, berita lingkungan, berita politik, rss feed, galeri foto,medan kini,terkini,medan, sumatera utara,sumut,nasional,ekonomi,sosial,budaya
Jum'at, 31 Oktober 2014
Find us: 
  • BAYARLAH PAJAK BUMI DAN BANGUNAN ANDA TEPAT WAKTU. (PESAN INI DISAMPAIKAN PEMKO MEDAN BEKERJASAMA DENGAN BERITASUMUT.COM)
  • beritasumut.com 2012-2014. Powered By:ariewebnet

    Lurah dan Camat Medan Denai Perintahkan Spanduk Fadly Nurzal Dicopot
    Sabtu, 5 Januari 2013 | 22:29:28
    Medan, (beritasumut.com) Memeriahkan Harlah PPP ke 40 yang jatuh pada Sabtu 5 Januari 2013, DPC Partai Persatuan Pembangunan Kota Medan menggelar kegiatan bakti sosial (Baksos) yang salah satu programnya adalah mengadakan sunat rasul massal terhadap lebih kurang 50 anak dari keluarga kurang mampu. Kegiatan sunat massal yang digelar di Perguruan Al Washliyah, Jalan Panglima Denai, Kota Medan, Sumatera Utara, Sabtu (05/01/2013) pagi diwarnai dengan pemasangan bendera PPP dan pemasangan spanduk sunat massal dan Harlah PPP di seputaran area lokasi acara.

    Namun di tengah-tengah berlangsungnya acara sekira jam 11.30 WIB masuk laporan ke panitia pelaksana (para kader PPP) yang sedang mendengarkan tausiah agama Islam (disampakan Ustadz Syafaruddin SAg) di halaman Perguruan Al Washliyah. Dilaporkan saksi mata sejumlah bendera dan spanduk Harlah PPP dan Sunatan Massal bergambar Ketua DPW PPP Sumut H Fadly Nurzal SAg yang dikeluarkan sekretariat dan dipasang di pagar taman segitiga Jalan Panglima Denai-Jalan Medan Tenggara (Menteng)-Jalan Selamat, dicopot oleh oknum Kepling Kelurahan Menteng, Kecamatan Medan Denai.

    Dari lokasi acara Ketua DPC PPP Kota Medan Aja Syahri SAg dan beberapa kader PPP segera turun langsung ke lokasi taman simpang tiga jalan. Di sana mereka menjumpai tiga orang oknum Kepling sedang mengumpulkan bendera-bendera dan spanduk Fadly Nurzal untuk dibawa ke kantor Camat Medan Denai. Salah seorang Kepling bermarga Siregar dan dua Kepling lain dari Kelurahan Menteng ini merasa tidak bersalah ketika dipertanyakan kepada mereka atas pencopotan sejumlah bendera PPP dan spanduk Fadly.

    "Kami mencopot bendera PPP dan spanduk Fadly Nurzal ini atas instruksi (perintah) Camat Medan Denai dan Lurah Menteng Pandapotan Ritonga. Kami jangan dipersalahkan Kami hanya menjalankan tugas," jelas Kepling bermarga Siregar membela diri.

    Aktivis Islam yang juga Ketua Forum Bersama (FB) Laskar Merah Putih Markas Cabang Kota Medan Sugandhi Siagian SH Sabtu malam di Markas Pergerakan Ummat Islam Masjid Raudhatul Islam, Jalan Putri Hijau, Medan, mengecam keras aksi arogansi oknum Lurah Menteng dan Camat Medan Denai. 

    "Instruksi Lurah dan Camat tersebut sudah merupakan penzoliman terhadap Fadly Nurzal yang notabene adalah Cawagub Sumut. Mungkin ada sentimen dari pihak tertentu namun yang jelas mereka telah melanggar UU dan HAM di NKRI ini. Bendera termasuk salah satu dari atribut, lambang dan simbol partai yang dilindungi UU di negeri ini. Tidak sembarangan seseorang maupun aparat pemerintah mencopot lambang partai, ujarnya.

    Oknum Lurah Menteng Pandapotan Ritonga dan Camat Medan Denai terlihat dengan jelas tanpa memberikan konfirmasi atau melakukan pemberitahuan ke panitia penyelenggara sunatan massal yang lokasinya tidak seberapa jauh dari lokasi bendera dan spanduk. Sebagai pejabat pemerintah yang sudah kewajibannya memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat sudah selayaknya melakukan konfirmasi peneguran sebelum melakukan pencopotan, tandas Gandhi. (BS-023/BS-001)

    Akses berita terbaru versi mobile di: m.beritasumut.com
    Pondok Madu

    Berikan Komentar

    Tinggalkan Komentar
    Nama*:
    Email*:
    Website:
    Komentar*:
    : * Masukkan kode disamping!
    beritasumut.com © 2009 - 2014. Design by. ariewebnet