Minggu, 11 Agustus 2013 | 16:35:00

KPU Dairi Diminta Diskualifikasi JS

Sebarkan:
Google

Medan, (beritasumut.com) – Dua pasangan Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Dairi meminta Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Dairi segera mendiskualifikasi satu di antara 4 calon peserta, dengan dugaan tidak memenuhi syarat pencalonan. 

Anggota Badan Pengawas Pemilihan Umum Provinsi Sumatera Utara Aulia Andri mengatakan, pihaknya sudah menerima laporan itu. "Sudah dan masih dipelajari," ujarnya melalui telepon, Ahad (11/8/2013).  

Pasangan Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Dairi Parlemen Sinaga- Reinfil Capah dan Luhut Matondang-Maradu Gading Lingga sebagai pelapor telah melaporkan dugaan penyimpangan yang terjadi pada tahapan Pilbub Dairi kepada Bawaslu, KPU Sumut dan juga Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP).

"Kita sudah laporkan permasalahannya dan berikut menyerahkan bukti-bukti yang lengkap. Kepada Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Dairi, kami antar langsung sedangkan untuk instansi lain kami kirim, Senin lalu melalui pengiriman tercatat," kata Parlemen di Medan, belum lama ini.

Alasan laporan itu, dikarenakan KPU Dairi memverifikasi berkas pendaftaran calon bupati berinisial JS yang dinilai tidak memenuhi syarat pendaftaran sesuai Peraturan KPU No.9/2012 tentang Pedoman Teknis Pencalonan Pemilukada. Dimana pendaftar harus melampirkan fotokopi ijazah atau surat keterangan pengganti ijazah (SKPI) mulai SD hingga SMA yang dilegalisir oleh lembaga berwenang.

Ketika mendaftar pada 1 Juli 2013, diketahui JS tidak melengkapi ijazah atau SKPI dilegalisir. Dia hanya menyerahkan fotokopi ijazah SMA atau Paket C. Sedangkan untuk tingkat SD dan SMP, sama sekali tidak ada fotokopi ijazah maupun SKPI. Rekaman penyerahan berkas itu  turut dilampirkan dalam laporan, sebut Parlemen.

Dikatakan Parlemen, persoalan ijazah bakal calon bupati yang incumbent itu bukan persoalan baru dalam Pemilukada Dairi. Pada Tahun 2008, KPU Sumut mengeluarkan surat yang menerangkan bahwa JS belum memenuhi syarat administrasi. Surat KPU Sumut No.270-4790/KPU-SU tertanggal 24 November 2008 ditandatangani Irham Buana Nasution selaku Ketua KPU Sumut (ketika masih menjabat), disebutkan bahwa surat keterangan dari SD serta SMP dari Parulian Medan bukan SKPI, serta tidak dilegalisir Dinas Pendidikan. Selain itu dalam berkas juga tidak disertai surat keterangan hilang yang lazim dilakukan untuk pengurusan SKPI. 

Dalam surat itu, juga diuraikan adanya inkonsistensi riwayat pendidikan yang bersangkutan. Di mana saat mendaftar sebagai calon wakil bupati 2004-2009 yang bersangkutan mengaku alumni SMP 3 Medan sedangkan pada saat mendaftar sebagai calon bupati 2009-2014 mengku tamatan SMP Parulian Medan. Sedangkan Surat Keterangan dari Dinas Pendidikan Sumut No. 421.3/5368.PMU.2/22/2008 tertanggal 21 November 2008 disebutkan JS mengikuti ujian persamaan setingkat SMU berdasarkan ijazah paket B dikeluarkan Kantor Wilayah Departemen Pendidikan Nasional Sumut tertanggal 2 Maret 2007.

Sedangkan SMP Negeri 3 Medan melalui surat No280/I05.1/SMP.3/1996 menerangkan JS terakhir di sekolah itu hingga kelas III di catur wulan II. Sedangan tahun 2004, SMP Negeri 3 Medan mengeluarkan surat Keterangan No 19/I05.1/SLTP.03/0/2004 yang menerangkan nama JS tidak tercatat sebagai lulusan SMP Negeri 3 Tahun 1972. 

"Kami, kedua pasangan menyatakan sangat tidak rasional jika berkompetisi dengan orang yang tidak memenuhi syarat. Sekali lagi, sangat tidak rasional," tegas Parlemen dan Luhut sambil menunjukkan surat protes verifikasi ditandatangani oleh empat orang (kedua pasangan bakal calon).

Dikemukakannya, apabila KPU memberi ruang kepada yang tidak memenuhi syarat, sama halnya pembodohan dan pembohongan nilai demokrasi. Dia juga tidak mau, KPU Dairi sekarang menggadaikan amanah rakyat dan terjerumus dalam permainan kotor. 

"Kita sudah melaporkan semua ini ke Bawaslu dan DKPP sebagai sinyal agar KPU Dairi memverifikasi sesuai dengan aturan yang berlaku. Jangan lakukan seperti yang dilakukan KPU terdahulu, meloloskannya meskipun diduga inkonsistensi riwayat hidup peserta," sebut Luhut.  
Di sisi lain, kedua pasangan calon itu juga turut melaporkan dugaan penyimpangan dilakukan JS sebagai incumbent. Tudingan itu terkait pelanggaran etika di mana sebagai incumbent JS diduga memobilisasi Pegawai Negeri Sipil (PNS). "Dalam rekaman video yang kita kirim ke Bawaslu terlihat jelas para PNS juga murid sekolah menyerahkan pernyataan dukungan. Ini dilakukan di lingkungan sekolah," sebutnya. 

Sementara, JS belum dikonfirmasi terkait laporan itu. Namun, dalam rekaman video yang diterima wartawan di Medan, JS melalui sambutan mengatakan, PNS tidak perlu takut menunjukkan pernyataan sikap, karena menentukan pilihan itu adalah hak. "Yang tidak dibolehkan itu adalah berpolitik praktis. Makanya tadi saya tanya, apakah ada yang menekan? Jangan takut menentukan sikap, kalau itu memang dari hati kita," ungkapnya saat berpidato di Kecamatan Siempat Nempu.

Ketua Panitia Pengawas Pemilihan Umum Kabupaten Dairi Hotmanica Capah saat dikonfirmasi belum bisa memberi keterangan, karena sedang mengikuti acara. Sedangkan pesan singkat dikirim juga belum dibalas. (BS-022)
 
 
 
Komentar
 
 
Berita Terkait
Senin, 24 November 2014 | 19:56:21

Temui Caleg di Rumah Makan, KPU Sergai Dapat Peringatan Keras Dari DKPP

Medan, (beritasumut.com) – Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu Republik Indonesia (DKPP RI) memberikan peringatan keras kepada Ketua KPU Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) M Sopyan dan dua anggotanya Edi Susi
Kamis, 6 November 2014 | 19:17:48

14 Komisioner KPU di Sumut Dipecat

Medan, (beritasumut.com) – Hingga saat ini tercatat sebanyak 14 Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) di Sumatera Utara (Sumut) dipecat karena melanggar etika penyelenggara.Pemecatan terakhir yakni terhadap ti
Kamis, 25 September 2014 | 23:40:16

DKPP Rehabilitasi Komisioner KPU Palas dan Padang Sidimpuan

Jakarta, (beritasumut.com) – Selain memutuskan rehabilitasi terhadap 5 orang Komisioner Komisi Pemilihan Umum Provinsi Sumatera Utara (KPU Sumut), Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) juga merehabilitas
Rabu, 3 September 2014 | 10:10:25

Dilaporkan Caleg Hanura, DKPP Adili KPU Sumut Hari Ini

Medan, (beritasumut.com) – Komisi Pemilihan Umum Provinsi Sumatera Utara (KPU Sumut) dijadwalkan menghadapi sidang Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) atas pengaduan Sujian, Caleg DPRD Sumut dari Parta
 
Berita Lainnya
Minggu, 21 Desember 2014 | 04:30:10

Wali Kota Medan Tindak Tegas Oknum Pemeras Guru

Medan, (beritasumut.com) – Semuan tentunya menyadari di tangan guru terletak masa depan bangsa. Untuk itulah guru harus bekerja dengan ikhlas dan memiliki visi yang jelas yaitu turut mencerdaskan kehidupan bang
 
Jumat, 19 Desember 2014 | 23:43:26

Kepling Pandu Andalan Teritorial

Medan, (beritasumut.com) – Wali Kota Medan Dzulmi Eldin sangat mengapresiasi atas digelarnya  orientasi andalan terrtorial pengurus organisasi kepemudaan melalui Gerakan Pramuka Tahun 2014 di Lapangan Cadi
 
Jumat, 19 Desember 2014 | 23:14:46

Honor Guru Sekolah Minggu di Medan Cair

Medan, (beritasumut.com) – Pemerintah Kota Medan menyalurkan honor Guru Sekolah Minggu di Kota Medan. Sebanyak 2.340 orang Guru sekolah Minggu tersebar di 21 kecamatan. Honor ini diberikan untuk satu tahun. Mas
 
Jumat, 19 Desember 2014 | 22:44:27

Kantor Gubernur Sumut Diminta Sediakan Ruang Singgah Anak

Medan, (beritasumut.com) – Penasihat Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) Evi Diana Erry mengajak kaum perempuan dan ibu rumah tangga untuk membekali diri dengan berbagai kemampuan, ter
 
Jumat, 19 Desember 2014 | 22:18:12

Pemprov Sumut dan Kodam I/BB Tingkatkan Ketahanan Pangan

Medan, (beritasumut.com) – Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagub Sumut) Tengku Erry Nuradi mengimbau seluruh kabupaten/kota, BUMN, PTPN dan Kodam I/Bukit Barisan untuk berkoordinasi dan membangun sinergitas dala
 
Jumat, 19 Desember 2014 | 21:53:04

Dinas Pertamanan dan PKK Medan Gelar Pengajian Jumat Barokah

Medan, (beritasumut.com) – Dinas Pertamanan bekerja sama dengan Tim Penggerak (TP) PKK Kota Medan menggelar pengajian di Musala Ar Raudah Taman Beringin, Jalan Sudirman, Medan, Sumatera Utara (Sumut), Jumat (20
 
Jumat, 19 Desember 2014 | 18:47:42

Disperindag Terus Imbau Pedagang Pasar Baru Panyabungan Lunasi Tunggakan

Panyabungan, (beritasumut.com) – Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UKM Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara (Sumut) terus mengimbau pedagang Pasar Baru Panyabungan untuk melunasi tungg
 
Jumat, 19 Desember 2014 | 16:24:01

Wakil Ketua Datang, Anggota DPRD Madina Keluar

Panyabungan, (beritasumut.com) – Sidang paripurna pandangan fraksi terhadap Nota Jawaban Bupati Mandailing Natal (Madina) di Gedung DPRD Madina diwarnai aksi walk out sejumlah anggota dewan, Kamis (18/12/2014).
 
Jumat, 19 Desember 2014 | 16:22:51

Wakil Ketua DPRD Madina Jafar Suheri Dimosi Tidak Percaya

Panyabungan, (beritasumut.com) – 20 Anggota DPRD Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara (Sumut), melayangkan surat mosi tidak percaya kepada Wakil Ketua DPRD Madina Jafar Suheri.Surat masuk mosi ti
 
Jumat, 19 Desember 2014 | 00:01:50

Minim Peminat, Pendaftaran Calon Panwas Pakpak Bharat Diperpanjang

Medan, (beritasumut.com) – Tim Seleksi Calon Anggota Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) memperpanjang masa pendaftaran calon panwas untuk Kabupaten Pakpak Bharat. Hal ini karena hingga batas akhir penda
 
Kamis, 18 Desember 2014 | 22:52:02

Tenda Tempat Tinggal Dirubuhkan, Korban Penggusuran PT KAI Mengadu ke DPRD Medan

Medan, (beritasumut.com) – Belasan warga korban penggusuran PT KAI yang bermukim di Jalan  Timah, Medan, Sumatera Utara (Sumut) mengadu ke DPRD Kota Medan,Kamis (18/12/2014). Pasalnya,tenda yang mereka pas
 
Kamis, 18 Desember 2014 | 22:50:53

Komisi C DPRD Medan Mulai ‘Silaturahmi’ ke Tempat Hiburan Malam

Medan, (beritasumut.com) – Menjelang Natal dan Tahun Baru 2015, Komisi C DPRD Kota Medan mulai melakukan "silaturahmi" atau mendatangi sejumlah tempat hiburan malam. Anehnya, kunjungan kerja (Kunker) itu t
 
Kamis, 18 Desember 2014 | 22:47:17

DPRD Medan Desak Kadissosnaker Dievaluasi

Medan, (beritasumut.com) – DPRD Kota Medan mendesak Wali Kota Medan Dzulmi Eldin menjatuhkan sanksi tegas kepada Kepala Dinas Sosial dan Tenaga Kerja (Kadissosnaker) Kota Medan Armansyah Lubis. Jabatan Armansay
 
Kamis, 18 Desember 2014 | 22:42:54

Kadis Pertamanan Medan Penuhi Permintaan Keluarga Korban Pohon Tumbang

Medan, (beritasumut.com) – Komisi D DPRD Kota Medan memfasilitasi pertemuan antara keluarga korban pohon tumbang di Jalan Sudirman, Medan, Sumatera Utara (Sumut) dengan Kadis Pertamanan Kota Medan Zulkifli Site
 
Rabu, 17 Desember 2014 | 22:54:45

Dikonfirmasi Soal Isu Mutasi, Bupati Madina Mencak-mencak

Panyabungan, (beritasumut.com) – Bupati Mandailing Natal (Madina) Dahlan Hasan Nasution mengeluarkan kata-kata aneh melalui pesan singkat ketika dikonfirmasi soal isu mutasi di Pemkab Madina. "Mutasi saja
 
 
 
 
Terpopuler
 
 
 
Top