Pemko Binjai
Media, Indonesia, berita Indonesia, foto Indonesia, portal Indonesia, berita terkini, berita ekonomi, berita bisnis, berita olahraga, berita hiburan, berita lingkungan, berita politik, rss feed, galeri foto,medan kini,terkini,medan, sumatera utara,sumut,nasional,ekonomi,sosial,budaya
Rabu, 23 Juli 2014
Find us: 
BAYARLAH PAJAK ANDA SEBELUM JATUH TEMPO DEMI KELANGSUNGAN PEMBANGUNAN BANGSA. ORANG BIJAK, TAAT PAJAK. (PESAN INI DISAMPAIKAN PEMKO MEDAN)

beritasumut.com 2012. Powered By:ariewebnet

Cukup satu Alat Bukti Untuk Copot Bawaslu Provinsi
Syafrida Rasahan Ketua Bawaslu Sumut
Kamis, 18 Juli 2013 | 20:29:37
Medan, (beritasumut.com) – Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Muhammad tidak mau main-main dengan tiga anggota Bawaslu Provinsi Sumatera Utara (Sumut) yang baru dilantik. Karena baginya cukup satu alat bukti atas pelanggaran yang dilakukan untuk mencopot bawahannya di Provinsi.

“Kalau di KPK butuh dua alat bukti, maka di Bawaslu cukup satu bukti Anda (Bawaslu Provinsi) akan diganti atau dicopot jabatannya," tegas Muhammad dalam sambutannya usai melantik tiga anggota Bawaslu Sumut yaitu Syafrida R Rasahan, Aulia Andri dan Herdi Munthe di Hotel Soechi, Jalan Cirebon, Medan, Rabu (17/7/2013).

Peringatan keras tersebut langsung diberikanya mengingat perpolitikan di Sumut termasuk yang menjadi sorotan di Indonesia. Untuk itu diingatkannya agar dalam menjalankan tugas, seluruh anggota Bawaslu Sumut menghindarkan diri dari kecurangan dalam berpolitik. 

"Saya sangat yakin begitu selesai dilantik, ketiga anggota Bawaslu Sumut akan langsung mendapat godaan yang menggiurkan dan berpotensi merusak integritas sebagai pengawas Pemilu. Saya yakin besok Anda sudah mulai digoda oleh parpol,” ujarnya.

Amanah yang diemban oleh anggota Bawaslu Sumut bukan sesuatu yang ringan. Bersikap netral dalam pengawasan penyelenggaraan Pemilu membutuhkan integritas yang tinggi. Godaan sejumlah materi, pemberian fasilitas gratisdari pihak yang berkepentingan serta gratifikasi kerap datang dalam dunia politik. Untuk itu dia meminta Bawaslu Sumut yang dilantik saat Ramadhan dapat menjalankan komitmen terhadap fakta integritas dalam menjaga netralitasnya.

Sejauh ini, kata Muhammad, dengan ketiga anggota Bawaslu Sumut yang telah dilantik. Karena semuanya telah melewati proses seleksi yang cukup ketat. Disamping itu juga masyarakat telah memberikan tanggapan dan masukan terkait jejak rekam ketiganya.

Semua masukan dan tanggapan masyarakat terutama yang bersifat negatif telah diklarifikasi dan diinvestigasi oleh Bawaslu sebelum dipilih dan ditetapkan. “Laporan-laporan masyarakat yang bersifat negatif telah kita klarifikasi dan investigasi. Inilah hasilnya,” imbuh Muhammad.

Terkait masih adanya gugatan terhadap proses seleksi Bawaslu yang dilayangkan tiga pimpinna Panwaslu Sumut sebelumnya di Mahkamah Konstitusi (MK), Muhammad menilai tidak ada alasan mereka untuk menunda pelantikan. Sebab berbeda antara Panwaslu yang bersifat ad hoc dengan Bawaslu yang dilantiknya saat ini. “Yang dilantik Bawaslu Provinsi, bukan Panwaslu, dan gugatan tidak akan menghalangi,” ujarnya.

Namun dia yakin proses seleksi bawaslu Sumut yang telah berjalan sudah sesuai dengan aturan dan perundang-undangan. Pelantikan juga digelar sebulan setelah Gubernur dan Wakil Gubernur Sumut terpilih dilantik. Jadi, tidak ada persoalan. Yang jadi permasalahan justru jika Bawaslu tidak segera dilantik dan terjadi kekosongan pengawasan tahapan pemilu di Sumut yang belakangan hari berpotensi untuk digugat.

Sementara itu, ketiga anggota Bawaslu Sumut setelah dilantik langsung menggelar rapat pleno pertamanya dalam rangka memilih Ketua Bawaslu Sumut. Aulia Andri yang ditunjuk sebagai juru bicara usai pleno mengatakan bahwa pemilihan berlangsung cepat dan langsung aklamasi menetapkan Syafrida R Rasahan, mantan Komisioner KPU Asahan sebagai Ketua Bawaslu Sumut. 

“Telah terpilih secara kekeluargaan dan aklamasi, satu-satunya Bawaslu Sumut yang paling cantik, Syafrida Rasahan sebagai ketua,” kata Aulia.

Herdi Munthe dalam kesempatan itu juga meminta agar mereka ikut diawasi. Karena yang bisa mengawasi pengawas pemilu sesungguhnya hanya masyarakat dan para jurnalis. “Tolong ikut awasi kami. Agar integritas seperti yang ditekankan Ketua Bawaslu RI dapat kami jaga dan pertahankan,” ujarnya. (BS-022)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.beritasumut.com
Tinggalkan Komentar
Nama*:
Email*:
Website:
Komentar*:
: * Masukkan kode disamping!
beritasumut.com © 2009 - 2014. Design by. ariewebnet