Mubes PPTSB
Media, Indonesia, berita Indonesia, foto Indonesia, portal Indonesia, berita terkini, berita ekonomi, berita bisnis, berita olahraga, berita hiburan, berita lingkungan, berita politik, rss feed, galeri foto,medan kini,terkini,medan, sumatera utara,sumut,nasional,ekonomi,sosial,budaya
Sabtu, 01 November 2014
Find us: 
  • BAYARLAH PAJAK BUMI DAN BANGUNAN ANDA TEPAT WAKTU. (PESAN INI DISAMPAIKAN PEMKO MEDAN BEKERJASAMA DENGAN BERITASUMUT.COM)
  • beritasumut.com 2012-2014. Powered By:ariewebnet

    Pengoperasian PLTU Pangkalan Susu Jangan Molor
    Senin, 15 Juli 2013 | 23:32:12
    Medan, (beritasumut.com) – Panitia Khusus (Pansus) Kelistrikan DPRD Provinsi Sumatera Utara meminta jaminan dari masing-masing GM (General Manager) PT PLN di Sumut terhadap penyelesaian dan pengoperasian Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Pangkalan Susu berkapasitas 2 x 200 mw di Kabupaten Langkat, jangan molor lagi.

    Permintaan itu ditegaskan Ketua Pansus Kelistrikan DPRD Sumut Ajib Shah ketika memimpin rapat dengan segenap GM PT PLN di Sumut di Ruang Komisi D DPRD Sumut, Jalan Imam Bonjol, Medan, Senin (15/7/2013).

    “Kita minta apa jaminan dari PLN, Maret 2014, PLTU Pangkalan Susu sudah bisa dioperasionalkan, sebab setiap terjadinya pemadaman selalu yang diandalkan salah satunya menunggu PLTU P Susu selesai. Pihak PLN jangan lagi melakukan pembohongan publik, tapi harus punya komitmen yang jelas,” tegas Ajib.

    Hadir dalam rapat segenap anggota pansus, diantaranya Analisman Zalukhu, Maratua Siregar, Guntur Manurung, Marahalim Harahap, Biller Pasaribu, H Yan Syahrin, Fadly Nurzal, Tahan M Panggabean, Brilian Moktar, Amsal Nasution, Restu K Sarumaha, Jamaluddin Hasibuan.

    Pansus Kelistrikan DPRD Sumut mengingatkan, pihak PLN di Sumut agar memberikan data maupun masukan yang konkrit sebagai bahan pertimbangan bagi pansus kelistrikan, sehingga dapat diketahui kondisi energi listrik yang dimiliki Sumut, sebab sampai saat ini pemadaman selalu menyengsarakan masyarakat khususnya pelanggan.

    Marahalim Harahap mengemukakan, pihak PLN khususnya pembangkit selalu menjadikan alasan beberapa proyek pembangkitan listrik yang terkendala masalah tanah dan izin, seperti PLTA Asahan III dan termasuk PLTU Pangkalan Susu.

    “Padahal masalah proyek Asahan III jauh sebelumnya sudah diingatkan agar diselesaikan masalah izin pinjam pakai ke Menhut, tapi pihak GM menjamin sehingga dilakukan peletakan batu pertama. Nyatanya sampai kini proyek Asahan III masih terkendala. Ini sama saja pembohongan publik,” ungkap Fadly Nurzal menimpali pernyataan Marahalim.

    Dalam rapat itu, Brilian Moktar juga mengungkapkan persoalan lain, terkait pelayanan dan kinerja kelistrikan di Sumut yang dilakukan P2TL dilapangan tidak sesuai peraturan dan perundang-undangan dan masalah data defisit daya di Sumut terjadi simpang siur, membuktikan seolah-olah antara GM PLN di Sumut tidak ada koordinasi.

    Sementara GM PLN Pembangkit Didik Mardianto menyatakan kondisi PLTU Pangkalan Susu di lapangan saat ini sudah mencapai 90,73 persen dikerjakan 3 kontraktor merupakan konsursium diantaranya PT GPEC dan Bagus Karya merupakan investasi dari PT PLN dan dijadwalkan Maret 2014 sudah bisa mensuplai 2 X 200 MW. Hal ini tergantung bisa tidak jaringan 275 KV masuk untuk uji coba.

    Diakui Didik, proyek PLTU Pangkalan Susu terkendala masalah tanah, sehingga pekerja tidak bisa masuk. Sedangkan masalah proyek PLTA Asahan III masih terkendala masalah izin pinjam pakai dari Menhut belum ada dan diperkirakan rata-rata 2-3 tahun baru bisa keluar izinnya, tapi sebelumnya harus ada izin prinsip agar bisa masuk kelokasi.

    “Untuk proyek Sarulla saat ini sedang dalam proses penyelesian kontrak dengan APP nama perusahaannya PT SOL gabungan PLN, Pertamina, Medco. Untuk PLTU Labuan Angin sudah beberapa program perbaikan dilakukan untuk percepatan dan kondisinya sekarang cukup optimal dibanding pembangkit yang ada. Disisi daya mampu kita dalam 1.315 MW ditambah dari Inalum 90 MW, sehingga cukup memenuhi kebutuhan listrik atau real time, pemadaman bisa diminimalkan,” ujar Didik. (BS-022)

    Akses berita terbaru versi mobile di: m.beritasumut.com
    Pondok Madu

    Berikan Komentar

    Tinggalkan Komentar
    Nama*:
    Email*:
    Website:
    Komentar*:
    : * Masukkan kode disamping!
    beritasumut.com © 2009 - 2014. Design by. ariewebnet