Pemko Binjai
Media, Indonesia, berita Indonesia, foto Indonesia, portal Indonesia, berita terkini, berita ekonomi, berita bisnis, berita olahraga, berita hiburan, berita lingkungan, berita politik, rss feed, galeri foto,medan kini,terkini,medan, sumatera utara,sumut,nasional,ekonomi,sosial,budaya
Selasa, 29 Juli 2014
Find us: 
BAYARLAH PAJAK ANDA SEBELUM JATUH TEMPO DEMI KELANGSUNGAN PEMBANGUNAN BANGSA. ORANG BIJAK, TAAT PAJAK. (PESAN INI DISAMPAIKAN PEMKO MEDAN)

beritasumut.com 2012. Powered By:ariewebnet

Komisioner KPU Samosir, Nias Barat dan Nias Utara PAW
Rabu, 22 Mei 2013 | 00:50:26
Medan, (beritasumut.com) – Tiga orang Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten/Kota di Sumatera Utara (Sumut) akan menjalani proses Pergantian Antar Waktu (PAW). Ketiganya, masing-masing, Ketua KPU Samosir Megianto, Ketua KPU Nias Utara Emanuel Zebua dan Anggota KPU Nias Barat Meatasi Dolay. Ketiganya menjalani PAW karena tercatat sebagai bakal calon legislatif di daerah masing-masing.

"Ketiga anggota KPU itu di PAW, karena mereka maju sebagai bakal caleg legislatif (bacaleg)," kata Komisioner KPU Sumut Rajin Sitepu di Kantor KPU Sumut, Jalan Perintis Kemerdekaan, Medan, Selasa (21/5/2013).

Rajin Sitepu menyebutkan, PAW terhadap ketiganya akan berlangsung pada Rabu (22/5/2013) di Aula KPU Sumut. Ketiganya digantikan oleh calon anggota KPU pada seleksi masa bakti 2008-2013 di daerah masing-masing, yakni Ika Rolina Samosir selaku pengganti Megianto, Eforius Harefa selaku pengganti Emanuel Zebua dan Cakra Eli Gulo menggantikan Meatasi Dolay.

Ketika ditanya tentang persyaratan, dikemukakan Rajin, PAW anggota KPU Samosir, Nias Utara dan Nias Barat sudah menjalani pemeriksaan persyaratan dan ketiganya memenuhi syarat menjadi anggota KPU.

Selain, PAW masing-masing KPU di tiga daerah tersebut, rencana PAW juga akan terjadi di KPU Simalungun. Namun, hal ini masih membutuhkan klarifikasi dari KPU Sumut terhadap syarat sosok Samsul yang menjadi calon pengganti Jon Alden komisioner KPU Simalungun yang meninggal dunia.

Tertundanya pelantikan PAW anggota KPU Simalungun, disebabkan adanya informasi yang simpang siur. KPU Sumut memperoleh informasi bahwa Syamsul Nahar adalah Wakil Ketua DPC PKB Simalungun Periode 2008-2013 sesuai SK No.2872/DPP-02/IV/A.1/I/2008. Sementara informasi lain, ada yang menyebutkan Syamsul Nahar tidak pengurus partai politik.

"Sesuai informasi yang diperoleh, sehingga KPU Sumut perlu melakukan klarifikasi. Kalau benar demikian, tentu ia tidak memenuhi syarat," jelas Rajin seraya menambahkan, verifikasi terhadap Syamsul akan dilakukan ke Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Sebab, informasi yang masuk ke KPU Sumut menyebutkan, Syamsul menjadi salah satu pengurus di partai tersebut.

Sementara informasi diperoleh wartawan, persoalan Syamsul Nahar tidak saja dilaporkan ke KPU Sumut, tapi juga dilaporkan ke KPU RI dan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) di Jakarta. Dalam laporan itu disebutkan, Syamsul Nahar adalah wakil ketua DPC PKB Simalungun 2008-2013 sesuai SK No.2872/DPP-02/IV/A.1/I/2008, dan juga menduduki jabatan sebagai Sekretaris NU Simalungun.

"Ketiga nama Drs Syamsul Nahar, Samsyul Nahar dan Syamsul SAg adalah orang yang sama, sebagai pengurus partai politik yang tidak memenuhi syarat sebagai PAW Anggota KPU Simalungun," demikian bunyi laporan ke KPU RI dan DKPP di Jakarta. (BS-022)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.beritasumut.com
Tinggalkan Komentar
Nama*:
Email*:
Website:
Komentar*:
: * Masukkan kode disamping!
beritasumut.com © 2009 - 2014. Design by. ariewebnet