Rabu, 17 April 2013 | 23:21:02

Pukat Gerandong Masih Tetap Beroperasi

Google
Nelayan tradisional.
Medan, (beritasumut.com) – Forum Solidaritas Nelayan Tradisional (FSNT) Kota Medan meminta DPRD Provinsi Sumatera Utara mendesak Pemprov Sumut khususnya Dinas Perikanan dan Kelautan untuk tidak berlaku diskriminatif terhadap nelayan Belawan. Permen Nomor 2 Tahun 2011 yang mengatur tentang alat tangkap dan operasional harus benar-benar dapat direalisasikan.
 
Hal itu diungkapkan Ketua FSNT Ahmad Jafar didampingi sekretaris Ruslan MS dan sejumlah tokoh masyarakat nelayan Belawan seperti Zul Syahdan, Rusli, Naim Zahri, Nazaruddin dan Ibnu Hajar di Gedung DPRD Sumut, Jalan Imam Bonjol, Medan, Selasa (16/04/2013).
 
“Meskipun Permen Nomor 2 Tahun 2011 telah dikeluarkan namun sampai  saat ini kapal-kapal pukat gerandong tetap beroperasional dilautan dengan bebas tanpa ada pencegahan maupun tindakan tegas dari instansi terkait. Kita mengharapkan ada tindakan tegas dari yang bersangkutan terhadap pukat grandong ini,” ujarnya.
 
Dijelaskannya, pukat ikan yang beroperasional dilautan terbagi dalam berbagai kelas diantaranya yaitu pukat ikan gerandong yang diusahai oleh pengusaha-pengusaha besar dan kaya, pukat ikan trawl dan pukat ikan apung yang diusahai nelayan-nelayan tradisionil. Pukat ikan trawl ini juga memasuki wilayah operasional di bawah 60 mil dari bibir pantai.
 
Ahmad Jafar yang turut didampingi sejumlah nelayan pukat teri dari Labuhan Batu, Manaf Lubis, Muhammad Ridwan Harahap, Darmanto, Dahren Dalimunthe dan juragan ikan Beng Kui, lebih lanjut mengindikasikan DPRD Sumut telah berlaku tidak fair dan pilih kasih terhadap para nelayan di Belawan.
 
“Meskipun FSNT telah berulangkali menyuarakan aspirasi keprihatinan masyarakat nelayan, namun Komisi B DPRD Sumut tidak memandang serius keberadaan perjuangan FSNT.  Buktinya dalam Rapat Dengar Pendapat Komisi B terkait permasalahan nasib nelayan FSNT tidak dilibatkan dan bahkan tidak diundang sama sekali. Komisi B hanya mengundang Distanla Kota Medan, Diskanla Sumut, Asosiasi Nelayan Indonesia (pengusaha gerandong), Assosiasi Nelayan Pukat Teri (Anpati) dan sejumlah organisasi nelayan lainnya tanpa mengundang FSNT,” ungkapnya seraya tetap bersikukuh akan terus memperjuangkan nasib para nelayan tradisionil yang semakin hari semakin memprihatinkan di gerus nelayan pukat gerandong. (BS-023)
 
 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Senin, 13 Juli 2015 | 21:12:59

Ribuan Pemudik Tiba di Belawan

Beritasumut.com - Sebanyak 2.838 pemudik tiba di Pelabuhan Belawan, Medan, Senin (13/7/2015). Mereka menumpang KM Kelud yang merupakan kapal Pelni terakhir dari Jakarta.Informasi dihimpun, KM Kelud tiba di Pela
Kamis, 9 Juli 2015 | 14:52:57

Dihantam Ombak Besar, Kapal Nelayan Sinar Maju Tenggelam di Perairan Madina

Beritasumut.com - Kapal nelayan KM Sinar Maju tenggelam di laut lepas sekira 2 mil dari Pulau Ilik, Desa Batu Mundam, Kecamatan Muara Batang Gadis, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), akibat dihantam ombak bes
Rabu, 17 Juni 2015 | 15:00:27

Medan Belawan Raih Raskin Award 2014

Beritasumut.com - Kecamatan Medan Belawan mendapatkan penghargaan Raskin Award dari Walikota Medan Dzulmi Eldin di Pendopo Rumah Dinas Walikota, Jalan Sudirman, Medan, Selasa (16/6/2015). Penghargaan itu d
Minggu, 7 Juni 2015 | 20:03:58

Setelah Ditahan Setahun Lebih, Barulah Myanmar Bebaskan 55 Nelayan Indonesia

Beritasumut.com - Sebanyak 55 nelayan Warga Negara Indonesia (WNI) yang telah mendapatkan pengampunan masa hukuman oleh Pemerintah Republik Uni Myanmar akan dipulangkan ke Indonesia, Senin (8/6/2015) besok.Sepe
 
Berita Lainnya
Kamis, 30 Juli 2015 | 01:55:33

MUI: BPJS Kesehatan Haram

Beritasumut.com - Majelis Ulama Indonesia (MUI) memutuskan sistem Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan haram. MUI meminta pemerintah membentuk BPJS yang sesuai dengan hukum syariah.Dikutip dari m
 
Kamis, 30 Juli 2015 | 00:01:41

Angkutan Umum Hantam Tiang Listrik dan Terbalik di Simalungun, 3 Tewas 7 Luka

Beritasumut.com - Tiga orang tewas dalam kecelakaan tunggal angkutan umum di Simalungun, Rabu (29/7/2015). Tujuh penumpang lainnya juga luka-luka akibat peristiwa itu.Kepala Bidang Humas Polda Sumut Kombes Pol
 
Rabu, 29 Juli 2015 | 22:22:13

Kuburan Yang Dibongkar PT SMGP Diperkirakan Berumur 100 Tahun

Beritasumut.com - Isu pembongkaran kuburan yang dilakukan PT Sorik Marapi Geothermal Power (PT SMGP) tanpa seizin masyarakat di Desa Roburan Dolok, Kecamatan Panyabungan Selatan, Kabupaten Mandailing Natal (Mad
 
Rabu, 29 Juli 2015 | 20:24:55

8 Pelajar Medan Magang ke Ichikawa Jepang

Beritasumut.com - Asisten Umum Setda Kota Medan Ikhwan Habibi Daulay melepas keberangkatan delapan pelajar asal Kota Medan untuk magang ke Kota Ichikawa, Jepang mulai 30 Juli sampai 8 Agustus mendatang.Pelepasa
 
Rabu, 29 Juli 2015 | 20:02:01

Tambang Emas Martabe Kirim 21 Kelompok Tani Studi Banding ke Deli Serdang

Beritasumut.com - Tambang Emas Martabe melepas 21 kelompok tani yang berada di desa lingkar tambang melakukan studi banding ke Deli Serdang. Kegiatan ini berlangsung dari 28 sampai dengan 30 Juli 2015. Lokasi s
 
Selasa, 28 Juli 2015 | 21:32:44

PT SMGP Diduga Bongkar Kuburan Tanpa Seizin Masyarakat

Beritasumut.com - PT Sorik Marapi Geothermal Power (PT SMGP) diduga membongkar kuburan di Desa Roburan Dolok, Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), tanpa seizin masyarakat.Sejak pengerjaan
 
Selasa, 28 Juli 2015 | 18:07:35

Pati Kritis Disambar Kereta Api

Beritasumut.com - Pati Ndruru (26) warga Jalan Salak, Medan, dilarikan ke Rumah Sakit Deli, Medan, Selasa (28/7/2015).Pasalnya, korban nyaris tewas karena ditabrak kereta api ekonomi jurusan Tanjung Balai-Medan
 
Selasa, 28 Juli 2015 | 17:50:01

Longsor di Sidimpuan, 5 Orang Tewas 2 Hilang

Beritasumut.com - Bencana alam tanah longsor terjadi di Kota Padang Sidimpuan, Senin (27/7/2015) sore. Lima orang tewas dalam peristiwa ini, sedangkan dua lainnya masih hilang."Tanah longsor itu menimpa 1 unit
 
Selasa, 28 Juli 2015 | 17:43:09

Truk Sampah Pemko Medan Tabrak Klinik

Beritasumut.com - Satu unit truk pengangkut sampah milik Pemko Medan BK BK 8234 J menabrak pagar Erha Clinic di Jalan Iskandar Muda, Medan, Selasa (28/7/2015) siang.Sebelum manabrak pagar Erha Clinic, truk peng
 
Senin, 27 Juli 2015 | 23:15:27

Ini Peraih Adhi Makayasa 2015

Beritasumut.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan menyerahkan penghargaan Adhi Makayasa 2015 kepada empat Perwira Remaja (Praja) lulusan terbaik Akademi Angkatan TNI dan Akademi Kepolisian (Akpol) Semarang.
 
Senin, 27 Juli 2015 | 22:39:41

Tukang Kusuk Ditemukan Tewas Mengapung di Kolam Ikan Tanah Garapan

Beritasumut.com - Fadlan (35) warga Jalan Denai, Gang Sehat, Kecamatan Medan Denai, ditemukan tewas mengapung di kolam ikan di tanah garapan Pasar II, Kecamatan Percut Sei Tuan, Deli Serdang, Senin (37/7/2015).
 
Senin, 27 Juli 2015 | 10:06:13

Gempa 5 Skala Richter Guncang Nias Barat, Tidak Berpotensi Tsunami

Beritasumut.com - Gempa berkekuatan 5 Skala Richter mengguncang kawasan Kabupaten Nias Barat, Senin (27/7/2015) pagi. Dikutip dari situs resmi BMKG, gempa terjadi pada pukul 06.55 WIB. Lokasi pusat gempa berada
 
Minggu, 26 Juli 2015 | 22:54:41

Penadah dan Pencuri Sepeda Motor Diamankan, Seorang Penadah Merupakan Oknum Polisi

Beritasumut.com - Unit Reskrim Polsek Medan Kota mengamankan dua  orang penadah dan tiga pencuri sepeda motor antarprovinsi pada Sabtu (25/7/2015) sore kemarin.Dua orang penadah, berinisial IR (28) merupak
 
Minggu, 26 Juli 2015 | 22:34:30

Hujan Es Hebohkan Warga Medan

Beritasumut.com - Warga Sari Rejo, Kecamatan Medan Polonia dihebohkan dengan fenomena hujan es disertai angin kencang saat hujan mengguyur Kota Medan, Ahad (26/7/2015).Hujan es yang mengguyur kawasan tersebut&n
 
Minggu, 26 Juli 2015 | 21:35:12

Belasan Rumah di Delitua Rusak Dihantam Angin Kencang

Beritasumut.com - Hujan deras disertai angin kencang yang terjadi, Ahad (26/7/2015), tidak hanya merubuhkan baliho dan pohon yang ada di Kota Medan.Di Kabupaten Deli Serdang, belasan rumah semi permanen juga ru
 
 
 
 
Terpopuler
 
Lazada Indonesia
 
 
 
 
Medanku TV
 
Top