Media, Indonesia, berita Indonesia, foto Indonesia, portal Indonesia, berita terkini, berita ekonomi, berita bisnis, berita olahraga, berita hiburan, berita lingkungan, berita politik, rss feed, galeri foto,medan kini,terkini,medan, sumatera utara,sumut,nasional,ekonomi,sosial,budaya
Kamis, 02 Oktober 2014
Find us: 
  • INSTRUKSI WALIKOTA MEDAN DRS. DZULMI ELDIN S,MSi. KEPADA WARGA KOTA MEDAN UNTUK MENGIBARKAN BENDERA MERAH PUTIH SETENGAH TIANG PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2014 DAN SATU TIANG PENUH PADA TANGGAL 01 OKTOBER 2014 DI DEPAN PERKANTORAN PEMERINTAH / SWASTA, KANTOR TNI / POLRI, RUMAH, SEKOLAH DAN KAMPUS MULAI DARI PUKUL 06.00 WIB S/D 18.00 WIB DIMINTA KEPADA WARGA KOTA MEDAN UNTUK TIDAK MENGIBARKAN BENDERA MERAH PUTIH SAMPAI MALAM HARI.
  • beritasumut.com 2012-2014. Powered By:ariewebnet

    Mahasiswa Desak PT Sorikmas Mining Ditutup
    Selasa, 2 April 2013 | 18:47:52
    Medan, (beritasumut.com) – Seratusan mahasiswa menuntut perusahaan tambang PT Sorikmas Mining segera tutup. Perusahaan asing ini dinilai hanya menimbulkan kesengsaraan bagi masyarakat Mandailing Natal, Sumatera Utara (Sumut).

    Aksi demo itu digagas Ikatan Mahasiswa Mandailing Natal (Ima Madina). Dengan menggunakan berbagai kendaraan terutama sepeda motor, mereka datang ke Gedung DPRD Sumut, Jalan Imam Bonjol, Medan, Selasa (02/04/12013). 

    Dalam orasinya, massa yang dipimpin Koordinator Aksi Sofyan Saputra Nasution mengecam tindak kekerasan yang dilakukan Brimob terhadap masyarakat Kecamatan Naga Juang, Madina. Brimob dinilai arogan saat menghadapi masyarakat yang berdemo menolak kehadiran perusahaan itu pada akhir Maret lalu.

    “Kami meminta DPRD Sumut merekomendasikan agar presiden meninjau ulang kontrak karya PT Sorikmas Mining,” kata Sofyan.

    Selain itu, massa juga meminta DPRD melakukan investigasi lapangan terhadap penganiayaan dan tindak kekerasan terhadap masyarakat Naga Juang yang dilakukan aparat keamanan dan pihak keamanan perusahaan. Massa juga prihatin melihat Bupati Madina Hidayat Batubara yang tidak bertindak apa-apa padahal rakyatnya menderita dan kerap dianiaya pihak PT SM.

    Aksi demo ini mendapat tanggapan dari beberapa anggota DPRD Sumut, antara lain Raudin Purba dan Syamsul Hilal. Mereka berjanji akan menindaklanjuti keluhan mahasiswa dan akan mengupayakan memanggil Kapolda Sumut guna meminta penjelasan terkait masalah penganiayaan yang sudah beberapa kali terjadi ini. Setelah mendapat tanggapan itu, massa pendemo kemudian membubarkan diri dengan tertib. (BS-035)

    Akses berita terbaru versi mobile di: m.beritasumut.com
    Tinggalkan Komentar
    Nama*:
    Email*:
    Website:
    Komentar*:
    : * Masukkan kode disamping!
    beritasumut.com © 2009 - 2014. Design by. ariewebnet