Media, Indonesia, berita Indonesia, foto Indonesia, portal Indonesia, berita terkini, berita ekonomi, berita bisnis, berita olahraga, berita hiburan, berita lingkungan, berita politik, rss feed, galeri foto,medan kini,terkini,medan, sumatera utara,sumut,nasional,ekonomi,sosial,budaya
Jum'at, 21 November 2014
Find us: 
  • BAYARLAH PAJAK BUMI DAN BANGUNAN ANDA TEPAT WAKTU. (PESAN INI DISAMPAIKAN PEMKO MEDAN BEKERJASAMA DENGAN BERITASUMUT.COM) ***
  • beritasumut.com 2012-2014. Powered By:ariewebnet

    Kebakaran Bencana Paling Sering Terjadi di Medan
    Selasa, 19 Maret 2013 | 12:24:07
    Medan, (beritasumut.com) – Pemko Medan memberikan apresisiasi dan terima kasih kepada Konsul Jenderal Jepang dan JICA atas kerjasamanya dengan Satuan Kerja Perangkat Daerah Pemko Medan  untuk melaksanakan seminar penanggulangan kebakaran dan banjir bertaraf internasional. 

    Diharapkan  seminar ini nantinya akan memberikan manfaat dan pembelajaran bagi Kota Medan. Di Medan, bencana yang yang paling terjadi adalah kebakaran dan yang kedua banjir. Menyangkut masalah bencana alam, Pemko Medan sudah melakukan antisipasi dengan melakukan pengerukan Sungai Babura dan Sungai Deli.

    “Di Medan, baru sekali terjadi banjir yakni Tahun 2011. Itu pun hanya sekilas, hanya tergenang, satu jam kemudian surut. Itu bukan banjir. Banjir itu kalau masyarakat harus mengungsi,” ujar Walikota Medan Drs H Rahudman Harahap MM pada acara Internasional Seminar on Fire and Flood Fighting di Medan, Selasa (19/03/2013). 

    Seminar diikuti berbagai lapisan seperti akademisi, pemuda, tokoh agama, budayawan dan lainnya serta dihadiri Konsul Jepang Mr Yuji Hamada, Konsul Malaysia, Konsul Kehormatan Belanda, Ketua DPD RI H  Irman Gusman, Anggota DPD RI asal Sumut Parlindungan Purba, Damayanti Lubis, Rahmat Shah, Anggota Dewan Kota Medan Budi D Sinulingga serta Anggota DPRD Medan.

    Dikatakan,  konsep Pemko Medan dalam menanggulangi banjir dengan menata pemukiman di pinggir sungai yakni dengan melakukan pendekatan agar warga mau berubah. Selama ini rumah warga membelakangi sungai kemudian dicoba supaya rumah warga menghadap sungai. 

    Nantinya Pemko Medan akan melakukan kerjasama dengan Menteri Perumahan Rakyat untuk menata pemukiman tersebut dan ini mendapat dukungan dari DPRD Medan.

    “Seminar ini juga dalam rangka mendorong agar kepala lingkungan di Kota Medan yang jumlahnya 2001 orang  dan pernah mendapat pelatihan pencegahan kebakaran, bisa siap siaga menghadapi kebakaran,  serta dapat mengingat kembali hal-hal yang lebih teknis,” ungkap Walikota Medan.        

    Menurutnya, dengan adanya seminar yang didukung para ahli pemadam kebakaran dari Jepang, diharapkan nantinya ada Standar Operasional Prosedur (SOP) yakni suatu sistem yang menjadi pedoman yang jelas untuk bisa disosialisasikan kepada para relawan yang sudah dibentuk dan juga organisasi formal Kepling. 

    Hal ini nantinya akan difasilitasi karena bencana di Medan yang sering dihadapi adalah bencana kebakaran. Dengan seminar ini nantinya para relawan Medan dan Sumut diharapkan dapat mengantisispasi bencana kebakaran termasuk penyediaan peralatan dan SDM yang menggunakan alat tersebut.

    Selain itu, hal terpenting dalam penanggulangan bencana kebakaran adalah peran masyarakat. Bila terjadi bencana kebakaran, diminta agar masyarakat tidak mendekat. Sebab akibat masyarakat telalu ramai, mobil pemadam kebakaran kerap sulit masuk ke lokasi kebakaran. Konsep Pemko Medan dalam menghadapi bencana kebakaran adalah menyiapkan portable yang memililki tembakan yang lebih kuat apabila lokasi kebakaran terblokir.

    Panaitia pelaksana seminar Parlindungan Purba melaporkan, terjadinya bencana kebakaran selalu tidak terduga. Bencana ini tentunya semua tidak menginginkannya. Untuk itulah perlu sama-sama mencegah secara dini dan melakukan penanggulangan apabila sewaktu-waktu terjadi. Seminar ini guna memberikan wawasan dan pengetahuan guna penanggulangannya.

    Dilaporkan, seminar ini baru pertama dilakukan dan Medan adalah kota pertama di Indonesia tempat digelarnya seminar yang bertaraf internasional ini. Seminar ini menghadirkan sejumlah ahli pencegah kebakaran dari Jepang seperti Mr Tanaka selaku Chief Advisor JICA selaku narasumber serta ahli pemadam kebakaran dari Indoensia yakni Nurhadi. (BS-024)

    Akses berita terbaru versi mobile di: m.beritasumut.com

    Berikan Komentar

    Tinggalkan Komentar
    Nama*:
    Email*:
    Website:
    Komentar*:
    : * Masukkan kode disamping!
    beritasumut.com © 2009 - 2014. Design by. ariewebnet