Senin, 30 September 2013 | 21:44:18

Kejati Dituding Lamban Tangani Dugaan Korupsi di Pemprov Sumut

Sebarkan:
Google

Medan, (beritasumut.com) – Penegakan hukum di Sumatera Utara dinilai masih jauh dari yang diharapkan. Kejakaan Tinggi Sumatera Utara dianggap lamban dan terkesan tebang pilih dalam mengusut tuntas kasus dugaan korupsi di Sumut. Kemudian terindikasi jaksa nakal di Sumut semakin menjamur sehingga proses hukum tidak berjalan sesuai dengan prosedur. 

Sampai saat ini banyak kasus dugaan korupsi di Sumut terindikasi mengendap di Kejati Sumut seperti kasus dugaan korupsi penggunaan anggaran APBD di Dinas PSDA, penggunaan anggaran APBD-DIPA APBN di Dinas Tata Ruang dan Permukiman Sumut, penggunaan anggaran APBD/APBN di Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Sumut serta penggunaan anggaran APBN/APBN/DAK dan BDB di Dinas PU, Dinas Kesehatan dan Dinas Pendidikan Kabupaten Labuhan Batu Utara Tahun 2012.

Seperti dugaan penyimpangan di UPT Dinas PSDA Provinsi Sumatera Utara Kabupaten Labuhan Batu sumber APBD 2012 sebesar Rp6.945.100.00 yang dibagi 10 item pekerjaan pengendalian banjir dan pengamanan sungai diantaranya di Kecamatan Kualuh Selatan Kabupaten Labura, Sungai Kualuh di Kecamatan Kualuh Selatan Kabupaten Labura, Sungai Kanopan di Kecamatan Kualuh Hulu Kabupaten Labura, Sungai Ledong di Kecamatan Kualuh Hulu Kabupaten Labura.

Kemudian Sungai Aek Kota Batu Kecamatan Ne IX-X Kabupaten Labura, Sungai aek Natas di Kecamatan Aek Natas (Paket I dan III) Kabupaten Labura, Sungai Aek Kuo (Paket 1 dan 2) Kecamatan Aek Kuo Kabupaten Labura, Sungai Merbau (paket 1) di Kecamatan Merbau Kabupaten Labura serta Sungai Simangalam di Kecamatan Aek Natas Kabupaten Labura, ungkap puluhan massa yang tergabung dalam Lembaga Gerakan Demokrat Anti Korupsi (Gerdasi) dengan Edy Simatupang sebagai koordinator aksi dalam unjukrasa di Gedung Kejati Sumut baru-baru ini.

Edy di Medan, Senin (30/9/2913) menegaskan, penyimpangan yang terjadi di 10 item pekerjaan pengendalian banjir dan pengamanan sungai tersebut, seperti di Sungai Kualuh pembangunan beronjong telah terjadi penyimpangan manipulasi bahan material dari tanah keras diganti dengan tanah pasir. 

Akibatnya, tanggul tersebut baru saja siap dibangun sudah jebol persisnya Desember 2012 lalu sudah jebol diterjang arus banjir dan dilanjutkan pekerjaan perbaikannya pada Juni 2013 baru-baru ini, namun ketahanan tanggul tersebut tidak menjamin kekokohannya karena menggunakan material pasir sungai. 

Maka Kejati Sumut sudah pantas menyelidiki pekerjaan paket pengendalian banjir dan pengamanan sungai di Kualuh khususnya paket pekerjaan pembangunan bronjong dengan memanggil Kepala UPT PSDA Labuhan Batu Ir Dinsa Sitompul selaku penanggungjawab pekerjaan tersebut.

Selain itu kata Edy, masa pada saat itu juga minta Kejatisu  mengusut penggunaan anggaran APBD-DIPA dan APBD Dinas Tata Ruang dan Permukiman provsu 2012  pada kegiatan pelaksanaan proyek peningkatan jalan dan pembangunan tembok penahan/dinding sepanjang 6 km di Desa Paluh Magna Kecamatan Hamparan Perak Kabupaten Deliserdang sebesar Rp1.800.000.000.

Selanjutnya pembangunan saluran drainase di Jalan Hamparan Perak Kecamatan Paluh sepanjang 500 meter sebesar Rp900.000.000 serta pelaksanaan pembangunan saluran drainase di Jalan Eka Warni Kecamatan Medan Johor sebesar Rp800.000.000. 

Pada ketiga pekerjaan tersebut disinyalir tidak sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB). Pasalnya, pekerjaan peningkatan jalan sudah mengalami kerukan akibat kurangnya pemadatan dan tipisnya lapisan aspal dilapis serta pembangunan tembok/dinding penahan menggunakan material batu bata, bukan batu sungai. 

Hal tersebut sudah pernah dilaporkan resmi ke Kejati Sumut namun sampai saat ini sepertinya tidak ada realisasi dari pihak penegak hukum di Sumut membuat puluhan massa mendesak untuk dibuka kembali pengaduannya dan mendesak Kejati Sumut memeriksa PPK bernama Ir Edy Rinjani.

Masih menurut massa, penggunaan anggaran DIPA-APBN pengembangan kawasan permukiman dan perbatasan Sumut Tahun 2012 seperti pekerjaan pelaksanaan penyediaan PSD permukiman kumuh di kawasan Bagan Deli, pembangunan jalan poros di kawasan Nelayan Indah Medan Utara, penyediaan PSD permukiman kumuh di Bagan Deli Kota Medan,Tebing Tinggi, Humbang Hasundutan, Tapanuli Utara, Samosir dan Langkat.

"Rata-rata pelaksanaan pengembangan kawasan permukiman perkotaan jalan poros tersebut tiduga tidak sesuai dengan Rencana Kerja Anggaran (RKA). Sebagai Satker atau PPK yang mengelolah pekerjaan tersebut yang merupakan Kepala UPT Tarukim Sumut di Kota Pematang Siantar Ir Ida Mariani harus bertanggungjawab," sebut massa melalui pengeras suara di Kantor Kejati Sumut. 


Hal sama juga ditemukan, kata Edy, pada penggunaan APBD/APBN Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Sumut 2012 terkait pengadaan lahan kurang lebih 20 H di Kecamatan Sibolangit Kabupaten Deli Serdang Rp1,4 miliar. Lahan tersebut terlantar meskipun sempat ada proyek didalamnya dan terhenti tampa sebab, bahkan disinyalir keabsahan alas hak lahan tersebut bermasalah dan harga di luar batas kewajaran alias mark up. 

Selanjutnya pengelolaan Bansos Rp36,7 miliar berupa dua item anggaran disinyalir menyimpang khususnya proyek peningkatan kualitas dan kuantitas benih dan bibit ternak mengoptimalkan sumber daya lokal Rp 24miliar dan proyek pemingkatan produksi pakan ternak dengan pemberdayagunaan sumber daya lokal Rp12,9 miliar.

"Kejati Sumut harus memanggil Kadis Peternakan dan Kesehatan Hewan Sumut Dra Tety Erlina Lubis Msi selaku Pengguna Anggaran (PA) serta pejabat yang bertanggungjawab atas dugaan penyelewengan penggunaan anggaran dimaksud," katanya.

Selanjutnya tegasnya lagi, penggunaan anggaran APBD/APBN/DAK dan BDB di Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Kesehatan dan Dinas Pendidikan Kabupaten Labuhan Batu Utara (Labura). Dinas PU Labura disinyalir melakukan pekerjaan tidak sesuai dengan juknis seperti pekerjaan jalan dan jembatan, gedung-gedung Rp50.000.000.000. Pembangunan gedung kantor Dinas Pertanian Rp1.700.000.000, pembangunan pekerjaan jalan, gedung dan pengairan dari DAK Rp17.013.865.000, pembangunan gedung kantor bupati Rp5.400.000.000. 

Kemudian pengalihan proyek perkerasan jalan Kuala Bangka ke Kuala Hilir dialihkan menjadi jalan beton di Kelapa Sebatang Tanjung Leidong yang diduga tidak sesuai dengan bestek. “Kita juga mendesak Kejati Sumut untuk memeriksa Kadis PU Labura Isa Ansyari selaku otang yang paling bertanggungjawab pada pekerjaan tersebut serta selaku pengguna anggaran pada SKPD tersebut," tandasnyas. (BS-001)
 
 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Kamis, 5 Maret 2015 | 19:46:20

Kejati Sumut Tahan Otak Pelaku Dugaan Korupsi Alkes RSUD Perdagangan

Beritasumut.com – Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejati Sumut) menahan rekanan RSUD Perdagangan, Kabupaten Simalungun, atas kasus dugaan korupsi pengadaan alat-alat kesehatan (Alkes). Dia adalah, Wan Kek Ali
Kamis, 26 Februari 2015 | 13:58:14

Kejati Sumut Dimosi Tidak Percaya

Beritasumut.com – Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejati Sumut) dihadiahi mosi tidak percaya karena pengusutan kasus dugaan korupsi Bupati Labuhanbatu Selatan (Labusel) Wildan Aswan Tanjung dinilai jalan di te
Senin, 23 Februari 2015 | 22:34:56

Kejati Sumut Selidiki Dugaan Korupsi Pengerjaan IPA PDAM Tirtanadi

Beritasumut.com – Penyidik Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejati Sumut) menyelidi dugaan tindak pidana korupsi pada pengerjaan proyek instalasi pengolahan air (IPA) milik Perusahaan Daerah Air M
Senin, 23 Februari 2015 | 22:29:40

Sebelum Limpahkan Kasus Bupati Tobasa ke Pengadilan Tipikor, Kejati Sumut Gelar Ekspos

Beritasumut.com – Jaksa Penuntut Umum (JPU) akan melakukan ekspos internal kasus dugaan korupsi dan pencucian uang dalam pembebasan lahan untuk lokasi pembangunan base camp PLTA Asahan III di Desa Meranti Utara
 
Berita Lainnya
Kamis, 5 Maret 2015 | 19:57:51

Polda Sumut Akan Launching Taman Lalulintas Portable

Beritasumut.com – Wali Kota Medan Drs HT Dzulmi Eldin S Msi menerima kunjungan Direktur Lalulintas  (Dirlantas) Polda Sumatera Utara (Sumut) Kombes Pol Refdi Andri di Rumah Dinas Wali Kota, Jalan Sudirman,
 
Kamis, 5 Maret 2015 | 19:46:20

Kejati Sumut Tahan Otak Pelaku Dugaan Korupsi Alkes RSUD Perdagangan

Beritasumut.com – Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejati Sumut) menahan rekanan RSUD Perdagangan, Kabupaten Simalungun, atas kasus dugaan korupsi pengadaan alat-alat kesehatan (Alkes). Dia adalah, Wan Kek Ali
 
Kamis, 5 Maret 2015 | 17:49:54

Sindikat Copet di Angkot Dengan Modus Pijat Disikat

Beritasumut.com – Tiga dari lima tersangka pencopet di dalam angkot dengan modus pijat dihajar massa di Jalan Sisingamangaraja, Simpang Mariendal, Amplas, Kamis (5/3/2015).Ketiga tersangka yang diamankan yakni
 
Kamis, 5 Maret 2015 | 16:28:17

2 Bandar 1 Kurir Ditangkap, 1 Kg Sabu Disita

Beritasumut.com – Satuan Reserse Narkoba Polresta Medan mengamankan dua bandar dan seorang kurir sabu.Ketiga tersangka yang diamankan adalah AS (29) warga Jalan Datuk Kabu, Kecamatan Percut Sei Tuan, SR alias I
 
Kamis, 5 Maret 2015 | 16:20:12

Kenalan Lewat Facebook, Cewek 14 Tahun Disetubuhi di Kebun Sawit

Beritasumut.com – Kasus pencabulan yang dialami Bunga (14) nama samaran warga Kecamatan Bandar Pasir Mandoge, Kabupaten Asahan, sampai saat ini tak kunjung juga diproses Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (UP
 
Kamis, 5 Maret 2015 | 15:15:58

Ini 109 Kereta Yang Disita Polda Sumut

Beritasumut.com – Polda Sumatera Utara (Sumut) menggerebek rumah yang dijadikan gudang di Jalan Pasar II Barat, Medan Marelan, Rabu (4/3/2015) kemarin. Dari lokasi itu ditemukan 116 unit kereta yang diduga seba
 
Kamis, 5 Maret 2015 | 14:30:07

Polda Sumut Sita 116 Kereta Diduga Curian

Beritasumut.com – Polda Sumatera Utara (Sumut) menggerebek rumah yang dijadikan gudang di Jalan Pasar II Barat, Medan Marelan. Dari lokasi itu ditemukan 116 unit kereta yang diduga sebagai hasil tindak pidana p
 
Kamis, 5 Maret 2015 | 03:13:27

Asyik Motret, Kamera Fotografer Dirampas

Beritasumut.com – Said Harahap, fotografer salah satu harian di Medan mengalami peristiwa nahas.Kamera DSLR  5D Mark III dan lensa 16-35 mm series L miliknya dirampas dua pemuda yang mengendarai kereta Yam
 
Rabu, 4 Maret 2015 | 23:24:33

Diperkosa, Ibu Rumah Tangga Ini Tak Sadar 12 Jam

Beritasumut.com – VP seorang ibu rumah tangga (IRT) mengaku telah menjadi korban pemerkosaan dan pencurian HP, saat berada di Hotel Lee Garden pada Oktober 2014 lalu. Penegasan ini disampaikan VP dalam kesaksia
 
Rabu, 4 Maret 2015 | 23:18:10

Dekan dan Mantan Dekan FIB USU Tak Tahu Proyek Etnomusikologi

Beritasumut.com – Dekan dan mantan Dekan Fakultas Ilmu Budaya (sebelumnya bernama Fakultas Sastra) Universitas Sumatera Utara (USU) Dr Drs Syahron Lubis MA dan Prof Drs Syaifuddin MA PhD mengaku tidak tahu mena
 
Rabu, 4 Maret 2015 | 23:07:36

Jumlah Tersangka Dugaan Korupsi Alkes RSUD Sultan Sulaiman Bakal Bertambah

Beritasumut.com – Kasus dugaan korupsi alat kesehatan (Alkes) di RSUD Sultan Sulaiman, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) Tahun 2012 terus berlanjut. Informasi yang didapat akan ada tersangka baru yang bakal di
 
Rabu, 4 Maret 2015 | 22:37:24

Dua Tersangka Pencuri Kereta Diamankan, Satu Ditembak

Beritasumut.com – Spesialis pencurian kereta diamankan Unit Ranmor Satreskrim Polresta Medan di tanah garapan di Jalan Denai.Kedua tersangka berinisial IML (29) warga Jalan Sakti Lubis, Simpang Limun dan I (28)
 
Rabu, 4 Maret 2015 | 22:31:52

Laporan Dicabut, Polresta Medan Hentikan Kasus Bupati Taput

Medan – Kasus dugaan penganiayaan Bupati Tapanuli Utara (Taput) Nikson Nababan terhadap  Widhiastuty Suwardianto (38), berakhir. Widhi resmi mencabut laporan tersebut dari Polresta Medan.Kasatreskrim Polre
 
Rabu, 4 Maret 2015 | 22:11:53

Kampung Kubur Digerebek Lagi

Beritasumut.com – Personel Satresnarkoba Polresta Medan menggerebek lokasi judi di Kampung Kubur, Jalan Zainul Arifin/Jalan Airlangga,  Medan, Rabu (4/3/2015).Dalam penggerebekan yang dipimpin Wakasatreskr
 
Rabu, 4 Maret 2015 | 21:47:34

Polsek Sunggal Amankan 5 Tersangka Kasus 3C

Beritasumut.com – Dalam sepekan, Polsek Sunggal mengamankan lima tersangka kasus curat, curas, curanmor (3C) yang kerap beraksi di wilayah hukum Polsek Sunggal.Kapolsek Sunggal Kompol Aldi Subartono mengatakan
 
 
 
 
Terpopuler
 
 
 
 
Top