Selasa, 9 April 2013 | 03:07:14

Kejaksaan Kesulitan Ungkap Dugaan Pungli Jembatan Timbang

Google

Medan, (beritasumut.com) Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara Noor Rachmat mengaku sulit untuk membuktikan praktek pungutan liar atau pungli di Jembatan Timbang Dinas Perhubungan Provinsi Sumut tanpa ada yang melapor ke kejaksaan.

"Sehubungan dengan adanya dugaan praktek pungli yang terjadi di 13 jembatan timbang di Sumatera Utara, tidak gampang untuk membuktikan karena sifatnya tertutup antara si pemberi maupun si penerima," ujar Noor di Medan, Senin (08/04/2013).

Meski demikian pihak kejaksaan pernah melakukan pengawasan dan menangkap tangan oknum Dishub Sumut yang melakukan pungli dikawasan Jembatan Timbang Sibolangit pada Maret 2011 lalu, sehingga untuk itulah tim kejaksaan dan bantuan masyarakat ini akan lebih mudah mengungkap praktek pungli.

Dikatakannya, mengenai sebagian pejabat Dishub Sumut yang telah dipanggil untuk dimintai keterangan dalam kasus dugaan pungli di Dishub Sumut, Noor belum bisa memastikan berapa jumlahnya namun kejaksaan terus melakukan pemeriksaan dalam pengumpulan bahan dan keterangan (Pulbaket).

Kajati juga memaparkan dari sebagian saksi yang diperiksa bisa saja nantinya menjadi tersangka dalam kasus ini. "Masih menjadi kajian kami. Belum bisa disimpulkan. Bila memungkinkan kami akan turun ke lapangan," jelasnya.

Noor mengatakan, penyelidikan dugaan pungli di jembatan timbang itu berdasarkan laporan masyarakat ke Kejagung. Lantas pihaknya diberi amanah oleh Kejagung untuk menyelidiki perkara yang diduga melibatkan oknum Dishub Sumut. 

"Ini berdasarkan laporan masyarakat ke Kejagung. Bukan karena Kejati tidak mampu, tapi laporannya itu memang ke sana. Lalu Kejagung memerintahkan kami. Mana saya tau kenapa mereka langsung lapor ke Kejagung, tanyakan saja langsung sama pelapornya," bebernya.

Dalam perkara ini Kejati Sumut telah memanggil beberapa pejabat dan staf di lingkungan Dishub Sumut dan pejabat yang bertugas di jembatan timbang terkait dugaan kasus pungli di jembatan timbang. Para pejabat tersebut dipanggil silih berganti oleh tim penyidik Kejati Sumut sejak dua pekan lalu. Setidaknya Plt Sekretaris Dishub Sumut Ali Amas telah memenuhi panggilan Kejati Sumut.

Sebelumnya, Aspidsus Kejati Sumut Yuspar meminta pihak-pihak yang dikenakan pungli harap melaporkannya ke Kejati Sumut. Apalagi Yuspar mengaku pungli tersebut hampir sama dengan gratifikasi. 

"Perkara ini berdasarkan laporan dari masyarakat. Tapi kita harap orang yang kena pungli itu yang harusnya langsung melapor ke kita. Apalagi pungli ini sama dengan gratifikasi. Jadi masih terus kita selidiki pejabat mana saja yang terlibat," ungkapnya. (BS-021)
 
 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Kamis, 30 Juli 2015 | 21:03:56

Kejati Sumut Tahan 2 Tersangka Korupsi Alkes RSUD Tengku Mansyur Tanjung Balai

Beritasumut.com - Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Sumut) menahan dua tersangka kasus dugaan tindak pidana korupsi pengadaan alat kesehatan (Alkes) di RSUD Tengku Mansyur, Kota Tanjung Balai, Kamis (30/7/2015).
Rabu, 8 Juli 2015 | 00:16:42

Kejati Sumut Tahan Mantan Ketua DPRD Nisel

Beritasumut.com - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatera Utara (Sumut) menahan mantan Ketua DPRD Kabupaten Nias Selatan (Nisel) Effendi alias Seng Hiang di Rutan Tanjung Gusta, Medan, Selasa (7/7/2015). Seng H
Rabu, 24 Juni 2015 | 21:55:15

Kejati Sumut Akan Panggil Fraksi DPRD Asahan Yang Menolak Anggaran Proyek Pembangunan Masjid Agung Kisaran

Beritasumut.com - Penyidik Pidsus Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejati Sumut) akan memanggil Fraksi DPRD Kabupaten Asahan Periode 2009-2014 yang menolak anggaran proyek pembangunan Masjid Agung Ahmad Bakrie,
Selasa, 23 Juni 2015 | 20:36:03

Jelang Arus Mudik Lebaran, Dishub Sumut Uji Kelaikan Bus dan Tes Urine Sopir

Beritasumut.com - Dinas Perhubungan Provinsi Sumatera Utara (Sumut) akan melakukan uji kelaikan armada dan kesehatan sopir menjelang arus mudik Lebaran 1436 H.Seluruh sopir angkutan umum mulai tujuh hari sebelu
 
Berita Lainnya
Selasa, 4 Agustus 2015 | 22:18:48

Tolak Permintaan Gatot, KPK Pastikan Kasus Bansos Sumut Ditangani Kejagung

Beritasumut.com - Harapan Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Gatot Pujo Nugroho dan istri mudanya, Evi Susanti agar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengambil alih kasus dugaan korupsi dan Bantuan Sosial (Bansos
 
Selasa, 4 Agustus 2015 | 22:14:28

KPK Terima Geri Jadi Justice Collaborator Kasus Suap Hakim PTUN Medan

Beritasumut.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menerima permintaan anak buah OC Kaligis, M Yagari Bhastara alias Geri menjadi Justice Collaborator (JC). Plt Wakil Ketua KPK Johan Budi SP mengat
 
Selasa, 4 Agustus 2015 | 22:02:25

2 Perantara 354 Kg Ganja Lolos Dari Hukuman Mati

Beritasumut.com - Dua orang yang terlibat dalam pengiriman 354 kg ganja dari Aceh ke Medan lolos dari hukuman mati. Mereka masing-masing dijatuhi hukuman penjara seumur hidup.Kedua terdakwa yaitu Robinson Tambu
 
Selasa, 4 Agustus 2015 | 21:43:49

Wagub Sumut Tolak Komentari Pernyataan Pengacara Gatot

Beritasumut.com - Wakil Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Tengku Erry Nuradi menolak mengomentari pernyataan pengacara Gubernur Sumut Gatot Pujo Nugroho dan istrinya Evi Susanti, Razman Arief Nasution yang menyer
 
Selasa, 4 Agustus 2015 | 21:39:08

Wagub Sumut Prihatin dan Berharap Gatot Tabah

Beritasumut.com - Wakil Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Tengku Erry Nuradi mengaku prihatin dengan penahanan terhadap Gubernur Sumut Gatot Pujo Nugroho dan istrinya Evi Susanti setelah diperiksa sebagai tersang
 
Selasa, 4 Agustus 2015 | 21:07:21

Gatot Ditahan KPK, Tengku Erry Sedih

Beritasumut.com - Wakil Gubernur (Wagub) Sumatera Utara (Sumut) Tengku Erry Nuradi mengaku sedih dan prihatin dengan ditahannya Gubernur Sumut Gatot Pujo Nugroho dan istri mudanya, Evi Susanti oleh KPK.Hal itu
 
Selasa, 4 Agustus 2015 | 20:53:09

Gubernur Sumut Minta KPK Ambil Alih Kasusnya di Kejaksaan

Beritasumut.com - Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Gatot Pujo Nugroho serta istri mudanya, Evi Susanti meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mempercepat proses penanganan kasus suap hakim Pengadilan Tata Us
 
Selasa, 4 Agustus 2015 | 19:46:30

Penahanan Gubernur Sumut Harus Jadi Pelajaran Bagi Calon Kepala Daerah

Beritasumut.com - Penahanan Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Gatot Pujo Nugroho oleh KPK dalam kasus suap Hakim dan Panitera PTUN Medan harus menjadi pembelajaran calon kepala daerah di Sumut yang akan bertarung
 
Selasa, 4 Agustus 2015 | 18:49:15

Gatot Ditahan KPK, Ini Komentar Satpol PP Penjaga Rumah Dinas Gubernur Sumut

Beritasumut.com - Penahanan Gubernur Sumatera Utara Gatot Pujo Nugroho oleh KPK dalam kasus suap Hakim dan Panitera PTUN, mengejutkan banyak kalangan, termasuk penjaga rumah Dinas Gubernur Sumut di Jalan Sudirm
 
Selasa, 4 Agustus 2015 | 18:42:47

Gubernur Sumut Ditahan KPK, Anggota DPR RI Prihatin

Beritasumut.com - Anggota DPR RI Hasrul Azwar mengaku prihatin dengan ditahannya Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Gatot Pujo Nugroho dan istri mudanya Evi Susanti, dalam kasus suap Hakim dan Panitera PTUN Medan.
 
Selasa, 4 Agustus 2015 | 18:09:39

Diajak ke Hotel, Mahasiswi Ini Diperkosa Pacar

Beritasumut.com - Seorang mahasiswi salah satu perguruan tinggi swasta di Medan berinisial IR mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian (SPKT) Polsek Sunggal. Ia melaporkan pacarnya RS karena telah memperkosanya.&
 
Selasa, 4 Agustus 2015 | 18:04:48

Kereta Pedagang Pajak USU Dirampas Saat Menjemput Nenek

Beritasumut.com - Fikri (26) warga Pasar VIII Tembung yang indekos di Jalan Jamin Ginting, Medan, mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polsek Sunggal. Pedagang Pajak USU ini menjadi korban bega
 
Senin, 3 Agustus 2015 | 21:28:27

KPK Tahan Gubernur Sumut dan Istri Muda

Beritasumut.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Gatot Pujo Nugroho dan istri mudanya, Evi Susanti, Senin (3/8/2015) malam.Gatot tampak keluar dari Gedung KPK, Jakart
 
Senin, 3 Agustus 2015 | 19:50:36

Artis Eza Gionino Ditangkap Pakai Sabu

Beritasumut.com - Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Selatan menangkap artis pengguna sabu Eza Gionino di Kompleks Perumahan Country Cibubur, Cikeas, Bogor."Tersangka bernama EG umur 28 tahun, barang b
 
Senin, 3 Agustus 2015 | 18:03:22

Yafonaso Laia Tikam Teman Satu Penjara di Nusakambangan

Beritasumut.com - Terpidana mati kasus pembunuhan asal Nias, Yafonaso Laia, menikam teman satu penjara, Ujang Supriyatna (33), di LP Kelas I Batu Nusakambangan, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, Sabtu (1/8/2015)
 
 
 
 
Terpopuler
 
Lazada Indonesia
 
 
 
 
Medanku TV
 
Top